Anak Berani

IMG_20170730_131847_910

Kemarin Kaleb baru aja vaksin Hepatitis A dan Typhoid. Tinggal sisa vaksin Hepatitis A ulangan 6 bulan lagi dan MR di Puskesmas bulan Agustus nanti, vaksin selanjutnya akan diulang 3 tahun kemudian alias pas umur 5 tahun. HORE! Mamak akhirnya bisa santai dan tarik napas dulu dari dunia pervaksinan ini yang menguras dompet. Hahaha. Demi anak!

Dua hari sebelum vaksin, saya udah sering kasih tahu Kaleb akan divaksin yang berarti akan disuntik lagi. Dua bulan sebelumnya Kaleb divaksin dan dia nangis sebentar pas disuntik, tapi setelah selesai sih diam lagi. Jadi sebenarnya dari bayi Kaleb nggak pernah yang sampai menjerit heboh ketakutan kalau disuntik.

Kebetulan suasana tempat vaksinnya menyenangkan karena banyak mainan jadi Kaleb malah sibuk main. Pas mau masuk ke ruang dokter, dia bawa mainannya juga. Melangkah dengan pasti. Hihi.

Tiba saatnya disuntik, dokter tanya, “Kaleb mau duduk di tempat tidur atau dipangku?”. Kaleb bilang mau duduk di tempat tidur, tetep sambil bawa mainan truknya. Dia lihat dokter sedang mempersiapkan suntikannya dan dia bilang, “Nanti Kaleb disuntik di sini, ya.” sambil tunjuk pahanya. Bad ass abis! Nggak takut. Hahaha!

Tapi akhirnya Dokter minta dipangku mamanya karena takut nanti pas disuntik meronta kaget dan jadi susah disuntik. Beklah! Kaleb duduk di pangkuan saya, lalu dokter mulai menyuntik Kaleb. Anaknya menggeliat kesakitan pada saat disuntik, tapi …. NGGAK NANGIS. Dia cuma bilang, “Sakit!”

Kemudian, beralih ke paha satunya lagi untuk disuntik. Dan lagi-lagi Kaleb nggak nangis! Habis itu dia turun dari pangkuan dan kembali main.

Saya yang bengong karena anak 2 tahun ini berani banget pas disuntik dan nggak nangis. Soalnya dulu waktu saya masih kecil, tiap mau disuntik saya mah udah kayak cacing kepanasan, lari sana-sini menghindar, bahkan sampai ngumpet di bawah meja dokter. Saya baru nggak nangis pas disuntik itu pas SD mau vaksin di sekolah karena gurunya mengancam kalau nangis akan disuntik 2 kali. YA MENURUT LO AJA. Satu kali aja bikin semaput, ini mau 2 kali. Sejak itu saya nggak nangis karena setelah dipikir-pikir ternyata sakitnya gitu doang.

Balik lagi ke Kaleb. Keluar dari ruang dokter, saya nanya ke dia, “Kaleb, tadi gimana rasanya pas disuntik?”

“Sakit sedikit aja.” kata Kaleb.

Ebuset, jawabannya aja bikin saya kaget. Sakit sedikit bok bilangnya! Hahaha!

Jadi Mamak boleh ya kembang kempis, dada membuncah penuh rasa bangga karena anaknya berani banget disuntik dan nggak pake drama. 😀

Selamat hari Senin! 🙂

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Anak Berani

  1. jayden juga dulu pernah disuntik ga pake nangis sama sekali hahahaha… cuma ga tau kenapa belakangan suka nangis lagi, tapi nangisnya cuma sebentaran sih, begitu dikasih stiker sama dokternya, nangisnya langsung diem hahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s