Kekoreaan di 2016

Sebagai pecinta Korea newbie, tahun 2016 adalah tahun di mana saya lumayan banyak nonton drama Korea. Awalnya karena tiap nenenin anak nggak tahu mau ngapain, apakah fokus sama wajah anak (bisaaaa, tapi ya bosen juga diliatin mulu, kan) atau main HP (ya seringan sih ini yang dilakukan). Bosen juga lama-lama.

Karena diracunin sama sebuah grup WA, akhirnya saya mulai lah iseng nonton drama Korea. Aksesnya gampang karena banyak web online yang bisa streaming drama Korea, trus bisa nonton pake iPad jadi bisa sambil tiduran, bawa ke kamar mandi, sambil masak, dsc. Bisa multitasking lah. *niat amat, buk!*

Jadi saya mau bikin daftar drama Korea apa aja yang berhasil saya tonton, sampai habis maupun tidak:

Cheese In The Trap (CITT)
Kayaknya saya mulai konsisten nonton drama Korea sejak CITT. Di sini juga saya mulai naksir abis-abisan sama Park Hae Jin karena pembawaannya yang misterius, tinggi, jarang senyum, tapi sekalinya senyum…..alamaaaaaak pingsan!

Ceritanya sendiri tentang anak kuliahan di mana cowoknya misterius, punya sisi kelam, dan naksir cewek berambut orange keriting jelek, nggak kaya, dan suka canggung. Walau temanya biasa aja, ceritanya menarik, dan chemisty Park Hae Jin dan Kim Go Eun dapet banget lah. Sayangnya, endingnya gantung. Ku tak suka ending gantung. Huhuhuhu! Tapi tetap ini salah satu drama yang saya suka banget.

Descendants of the Sun
Berhasil nonton sampai episode 7, tapi kemudian stop karena nggak tahan sama ceritanya yang menurut saya membosankan. Ah, maafkan saya DOTS lovers, kayaknya ini bukan cerita tipe saya. Penasaran sebenarnya sama Song Hye Kyo yang masih kece berat dan mahkluk ganteng Song Jong Ki dan memang sampai episode 7 itu bertahan karena kedua orang cakep ini. Tapi akhirnya menyerah sama ceritanya.

Aku pun akhirnya melewatkan hip Song Song Couple. Bye!

Madam Antoine
Tertarik nonton ini karena tokoh utamanya Psikolog. Jadi banyak kasus psikologi di drama ini, bisa sekalian refleksi lah. Kalau soal ceritanya sih biasa aja, si psikolog yang takut jatuh cinta, ternyata jatuh cinta sama peramal. Kisah cintanya biasa aja, tapi tetap saya nonton sampai terakhir. Ceritanya ringan, nggak njelimet, dan nggak sampai ngebosenin.

W – Two Worlds
Ceritanya absurd, tentang cowok di dalam komik yang jatuh cinta dengan cewek di dunia nyata. Tapi tiap episodenya bikin penasaran. Ini jarang terjadi saya penasaran tiap episode di drama Korea. Jalan ceritanya cepat, nggak bertele-tele, gambarnya bagus, endingnya juga oke.

Paling terutama adalah Lee Jong Suk dan Han Hyo Jo my laff! Chemistry mereka kuat banget di serial ini (kabarnya pas off screen pun begitu), kiss scenenya mantap (duh, adegan di penjara adalah favorit banget hihihi). Sampai sekarang masih suka stalking Jong Suk sama Hyo Jo karena serial ini.

Doctors
Penasaran setelah sekian lama mau lihat akting Park Shin Hye. Yah, walau dia bukan aktris favorit saya, tapi terakhir nonton dia pas The Heirs. Udah lama ya.

Menurut saya akting Kim Rae Won udah oke banget. Kissingnya juga mantap. Ealah dibalas datar sama Park Shin Hye (seperti biasa). Cerita percintaan mereka juga ya datar-datar aja, nggak ada halangan berarti, mulus kayak jalan tol, tanpa konflik, trus tiba-tiba tamat. Jiyah, kentang!

Fokus drama ini lebih ke konflik profesi dokter dan di rumah sakitnya. Itu pun yang bikin saya walau bosen tapi nonton sampai akhir karena saya suka cerita kedokteran.

Cinderella and Four Knights
Berharap ceritanya ala Cinderella, tapi kemudian cuma bertahan sampai 3 episode karena kok pemeran utamanya kurang ganteng, ya. Aku mah selemah itu kalau nonton drama Korea. Nggak ganteng, langsung cao. BHAY! Haha.

K2
Sebenarnya bukan tipe drama yang saya sukai. Banyakan berantem dan politik njelimetnya. Eh, tapi tahu-tahu saya bisa selesaiin sampai tamat. Kok tahu-tahu? Ya, karena saya sebenarnya masih ngarep ada banyak adegan romantisnya, tapi tiba-tiba habis. *penonton kuciwa*

Ceritanya tentang bodyguard yang jatuh cinta sama anak rahasia politikus. Yang dihighlight begitu, jadi ngarep ada banyak kisah percintaannya, dong. NGGAK. Dikiiiit banget, mana akting Yoona kaku dan keberadaan dia nggak begitu penting, kerjaan nangis mulu, lemah pula. Duh, suka nggak tahan karakter macam gini.

Bertahan karena Ji Chang Wook ganteng mampus. Tipe cowok Korea berkulit agak cokelat, mata belok. Jarang banget, kan. Trus malahan chemistry si bodyguard dan ibu tiri yang jahat lebih dapet.

Makanya pas tiba-tiba tamat, saya pun sampai bergumam, “LOH, udah selesai? MANAAA DRAMANYA?”.

Uncontrollably Fond
Penasaran sama Kim Woo Bin yang ganteng. Tapi lagi-lagi cuma berhasil sampai episode 5 atau 7. Dikarenakan……ini napa deh cowoknya udah sekarat tapi marah-marah muluk! Kesel ijk lihatnya! Udah gitu jalan ceritanya yang super lambat bikin tiap nonton ketiduran. Oke deh, kita kurang berjodoh Mas Woo Bin. Bhay!

Shopping King Louie
Ini ceritanya tentang cowok yang gila belanja, super tajir, hilang ingatan, lalu jatuh cinta sama cewek miskin dan polos. STD kan? Tapi karena sederhana dan lucu, jadi menarik untuk ditonton dan bikin ketawa.

Oh ya, ini juga belum saya selesaiin karena waktu itu banyak banget drama Korea yang lagi saya tonton. Tapi sisa 3 episode lagi bakal saya habisin.

The Man Living In Our House
Ceritanya tentang cowok yang tinggal di rumah mendiang ibu si cewek karena disinyalir adalah suami ibunya walau perbedaan umur jauh banget. Konflik bermulai dari situ. Ya tentu saja nanti si anak jatuh cinta dengan mantan suami ibunya. Nah, bingung, kan? Makanya ditonton. Hihihi.

Kim Young Kwang di sini cakep banget lah. Tinggi, badannya bagus, senyumannya bikin meleleh. Saya nonton sampai 13 episode tapi belum ditamatin. Ceritanya agak lambat dan membosankan. Tapi terlanjur nonton sampai banyak karena pesona Yong Kwang.

Seven First Kisses
Mini series super ngayal. Ceritanya cewek biasa-biasa aja yang bisa kencan sama 7 cowok ganteng (seperti Lee Jong Suk, Park Hae Jin, Ji Chang Wook, Lee Min Ho, dll). Satu episode paling 10 menit aja. Saking recehnya, nggak perlu mikir, nggak perlu eneg, udah nikmatin aja. Mayan buat ngendorin otak dan ngayal ala Cinderella. Hahaha.

Legend of the Blue Sea
Tentunya drama yang digadang-gadang bakal meraih rating tinggi ini bikin penasaran semua orang karena dibintangi oleh Lee Min Ho dan Jun Ji Hyun. Plus, ceritanya tentang Mermaid, syuting di Barcelona pula. Komplit, kan.

Tapi sungguh saya bosan banget sama ceritanya. Jalan cerita lambat, nggak bikin penasaran, banyakin ngandelin gambar bagus dan Lee Min Ho cakep (eaaa). Akhirnya saya stuck di episode 14. Dikirain episode 16 tamat, tapi ternyata tamatnya di episode 20. TIDAAAAK, lama amat bro!

Ya udah deh, nanti aja tamatinnya. Toh, nggak terlalu penasaran juga.

Romantic Doctor, Teacher Kim
Cerita kedokteran lagi, banyak kasus medis yang saya suka. Jadi ya saya tonton sampai habis. Tapi di balik cerita kedokteran, ada terselip cerita percintaan, walau nggak mendominasi. Munculnya baru pas di akhir-akhir. Tapi chemistry Yoo Yeon Seok dan Seo Hyun Jin benar-benar bikin gemas dan tersenyum-senyum sendiri saat menyaksikan mereka saling suka tapi malu-malu. Ku suka banget lah.

She Was Pretty
Ceritanya dua orang pas kecil saling jatuh cinta, terpisah jauh, baru ketemu pas udah gede. Tapi si cewek yang kecilnya cantik, pas udah besar jadi jelek, cowoknya nggak kenalin.

Yah, mirip cerita Cinderella, nanti berubah jadi cantik. Ceritanya sederhana, gampang ditebak, tapi karena ijk orangnya gampangan, jadi suka banget. Mana cowoknya walau nggak ganteng, tapi kok ya manis amat gitu ke ceweknya. Trus ceritanya happy ending sampai nikah dan punya anak. Awwww!

Doctor Stranger
Nonton drama lama ini karena lagi tergila-gila Jong Suk dan Park Hae Jin. Satu paket banget kan. Tentang kedokteran lagi. Tentu saja biasanya kalau tentang kedokteran pasti saya sampai tamat. Subjektif abis ya. Hahaha.

Ceritanya gabungan medis dan politik. Lumayan ribet tapi nggak sampai pusing. Jong Suk di sini jelek amat rambutnya keriting, tapi Park Hae Jin seperti biasa ganteng misterius, walau perannya agak jahat. Hahaha.

Oh My Venus
Lagi pengen cerita ringan, nemu Oh My Venus. So Ji Sub sebenarnya kurang ganteng dan ketuaan, tapi Shin Min Ah kece, plus fierce banget di sini. Ceritanya tentang cewek idola pas remaja, tapi besarnya jadi gendut yang jatuh cinta sama trainernya. Cerita ringan, nggak banyak konflik.

Suka sama percintaan yang lumayan dewasa, nggak kaku, nggak sok malu-malu dicium, tapi malah mupeng hahaha.

Goblin
Tentu saja saya terseret pada drama yang heboh banget ini. Tadinya saya skeptis banget sama drama ini karena apaan nih ceritanya ada-ada aja. Tapi yah karena semua orang nonton, saya pun nonton. Dan saya jatuh cinta.

Saya suka banget semua adegan bromance Goblin dan Grim Reaper karena kocak dan konyol banget. Saya suka chemistry Goblin dan Eun Tak, chemistry Grim Reaper dan Sunny. Saya suka gambar-gambarnya yang bagus banget. Paling penting, akting Gong Yoo dan Kim Go Eun benar-benar bagus. Kalau ketawa bikin ikut senang, kalau nangis, bikin sesak. Plus, jalan cerita yang memang menarik dan nggak membosankan. Favorit banget!

***

Jadi lumayanlah ya drama Korea yang saya tonton selama tahun 2016 ini. Saya jadi bisa me-time sebelum tidur dengan nonton drama Korea. Nah, ada rekomendasi drama Korea yang bagus lagi?

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Kekoreaan di 2016

    • Sampai sekarang aku pun butuh nonton beberapa episode dulu buat yakin lanjut atau ga. Kayaknya emang drakor tuh susah untuk sekali liat langsung suka, karena di awal aku kebanyakan biasanya bosan. Wajar kok mbak. :)))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s