#PiknikBarengKaleb: Liburan Singkat di Bogor

Weekend kemarin kami getaway ke Bogor. Sebenarnya karena ada kawinan teman, yang mana di hari Minggu malam. Setelah dipikir-pikir, capek juga kalau harus balik lagi ke Jakarta malam-malam dan jauh, dan kami juga udah lama juga nggak liburan. Jadi akhirnya mutusin buat nginep. Kebetulan teman-teman segeng juga berpikiran sama, jadi kita barengan nginep, sama keluarga masing-masing.

Kami berangkat Minggu pagi supaya belum macet. Acara pemberkatannya sendiri jam 2 siang. Namanya bawa bocah ya, jadi tentunya ada drama dululah. Belum lagi dikasih tahu teman, kamarnya full. APAAAH?! Kan udah booking jauh-jauh hari. Setelah saya telepon ke hotel, ternyata kamar untuk queen bed yang full. Untuk kamar double bed mah masih ada, tapi adanya di lantai 2 dengan pemandangan bangunan. Nggak bagus kata mbak resepsionis. Ah, sutralah, kalau udah bawa bocah pengennya begitu sampe masuk kamar buat istirahat. Nggak papalah pemandangan tembok. *ciyaaan*. Setelah beres masalah perhotelan dan drama-drama kecil lainnya, baru akhirnya benar-benar masuk tol jam 10.30. Hahaha, niat early check in jam 10 pun bubar jalan. :’)

Untungnya perjalanan cukup lancar dan nggak mengalami banyak hambatan. Kaleb pun anteng di car seat, baru setengah perjalanan agak rewel karena minta nenen udah waktunya dia tidur. Sampai di Bogor sekitar jam setengah 12-an, tapi kami memutuskan untuk nggak langsung ke hotel karena kalau dilihat dari peta, jalanan masuk ke hotel cukup ke dalam jadinya nggak dekat restoran. Daripada ribet cari makan lagi, kami pun cari makanan. McD to the rescue. Itu pun harus muter-muter dulu lihat peta. Kalo makanan Kaleb mah aman ya, doi udah disiapin dari rumah.

Akhirnya sekitar jam 12-an sampai di hotel (btw, it is Ibis Style Bogor, baru saja dibuka 1 bulan. Letaknya sebelahan sama Novotel Bogor), check in dengan cepat, dan voilaaaaa… dapat kamar queen bed dengan pemandangan pohon-pohon hijau dan gunung. Cakeppp banget! Rejeki anak sholeh, deh. Kaleb aja hobinya berdiri depan jendela jadinya.

Quick Review of Ibis Style Bogor

Hotel Ibis Style ini baru buka sebulan. Jadi bangunannya baru, harga kamar diskon *asooy*, dan semuanya masih bersih.

Kamarnya sendiri nggak terlalu besar, tapi nggak kecil juga. Menurut saya sih pas aja. Saya pake kamar yang tempat tidurnya ukuran quenn, yang mana ternyata buat bertiga dengan anak yang tidurnya lasak jadi agak sempit, ya. Hehehe. Bantalnya empuk, tempat tidurnya bersih, semua rapi. Masih baru ya, jadi bagus semua. Oh ya, di Ibis Style ini juga dikasih bantal guling. Asik, kan? Nggak juga, karena bantal gulingnya sekeras batu. Lagian karena tempat tidurnya sempit jadi bantal guling diungsikan aja.

img_20161002_123223

img_20161002_123247

 

Bagus kan pemandangannya

Bagus kan pemandangannya

Kamar mandinya tipe yang open door. Jadi kalau dua sisi temboknya bisa dibuka jdi kelihatan toiletnya. Unik banget, sih. Kalau temboknya ditutup jadi tembok cermin buat ngaca. Toiletnya compact, tapi cukup lah. Kamar mandi dan toilet dipisah dinding kaca susu, jadi nggak kelihatan. Senang deh, toilet model beginian, jadi kalau satu mandi, satunya mau ke WC ya nggak keganggu.

Pintu kaca itu bisa digeser, jadinya menutup kamar mandi. Di belakang pintu kaca ada lemari pakaian.

Pintu kaca itu bisa digeser, jadinya menutup kamar mandi. Di belakang pintu kaca ada lemari pakaian.

Di dalam kamar disediakan gantungan, kulkas kecil, dan penyimpanan barang berharga. Cukuplah. Sayangnya tidak disediakan sendal hotel. Padahal karena lantainya tidak dilapisi karpet, kalau jalan dengan telanjang kaki jadi dingin banget. Untung kami bawa sendal jepit jadi nggak kedinginan. Kaleb pun selama di kamar tetap pake sendal atau kaus kaki biar nggak kedinginan.

Di hotel ini, ada kids corner, gratis. Tapi yah, isinya minim banget. Cuma ada satu meja bundar dengan beberapa kursi kecil. Mainannya pun cuma play station satu TV, yang tentunya Kaleb belum bisa mainin, dan balok-balok kayu. Udah itu aja. Sayang banget, ya. Soalnya anak kecil pun bosan kalau mainannya begitu doang.

Kosong melompong banget kan

Kosong melompong banget kan

Kolam renang tersedia untuk dewasa dan anak-anak. Kolamnya nggak besar. Letaknya tepat di sebelah restoran. Masalahnya adalah…. airnya dingiiiiin banget. Saya aja yang masuk ke kolam renang nggak sanggup deh lama-lama. Kaleb yang udah excited mau berenang juga jadi menggigil dan membiru bibirnya, walau dia keukeuh tetap mau berenang. Pantesan aja itu kolam renangnya sepi banget. Nggak ada yang tahan, bok. Akan lebih baik kalau kolam renangnya pake air hangat lah. Biar nggak mubazir gitu keberadaannya.

Untuk restorannya sendiri interiornya bagus, dengan warna-warna pop art. Bisa duduk di sofa atau kursi kayu biasa. Makanannya standar hotel lah, kayak nasi goreng, bihun goreng, buah, sereal, susu, roti, jus. Nggak banyak variasinya tapi cukup. Pagi-pagi kan orang juga nggak makan membabi buta, ya. Kekurangan paling utamanya adalah: nggak ada baby chair sama sekali. Untuk yang punya anak kecil kayak Kaleb, nggak bisa duduk diam di kursi biasa, nggak ada baby chair tuh macam penderitaan lah. Harus makan sambil megangin anaknya. Rempong to the max!

Jadi orang pertama yang makan sarapan di hotel padahal udah jam 7an.

Jadi orang pertama yang makan sarapan di hotel padahal udah jam 7an.

img_20161003_064619

Untuk interior hotelnya sendiri minimalis tapi berwarna warni. Saya sih suka ya dengan warna-warna yang didominasi hijau. Kece!

Bisa pake komputer gratis. Merk Apple bok. Tapi di semua ruangan ada wifi kok. Cukup cepatlah.

Bisa pake komputer gratis. Merk Apple bok. Tapi di semua ruangan ada wifi kok. Cukup cepatlah.

Kesimpulannya, hotelnya bagus, enak buat bermalam, tapi masih banyak yang perlu diperbaiki. Oh, sama akses untuk ke tempat keramaian cukup jauh, harus pake mobil karena letak hotel ini ada di dalam perumahan yang tidak dijangkau dengan kendaraan umum.

***

Setelah istirahat sebentar– errr.. nggak istirahat sih karena nyuapin Kaleb makan– saya pun siap-siap dandan, sementara bapake gantiin baju anaknya. Tepat jam 2 siang, eh hujan deras banget. Derasnya sampai pohon-pohon di jendela bergoyang kencang banget. Waduh, padahal kawinan ini outdoor pula. Hmm, Bogor, sebagai kota hujan, dan kawinan outdoor, plus di musim hujan emang cukup riskan, sih.

Akhirnya saya berangkat ke lokasi pemberkatan nikah yang jaraknya nggak sampai 5 menit naik mobil. Pernikahan belum juga dimulai sementara banyak tamu sudah datang. Akhirnya pemberkatan dipindahkan ke gazebo, yang menurut saya jadi jauh lebih indah. It was a short, yet beautiful holy matrimony. (Btw, di Klub Golf Bogor Raya, tempat pernikahan ini, ada kolam ikan dengan ikan terbesar yang pernah saya lihat. Benar-benar besar, panjangnya kurang lebih 2-3 meter, mirip ikan lele. Dahsyat, bok! Ternyata ikan ini khusus diimpor dari Sungai Amazon. Selain itu, ada ikan aligator warna putih yang juga didatangkan langsung dari Sungai Amazon. Gilaaak, Seaworld aja ikannya nggak seaneh ini. Tapi ngomong-ngomong ini bukan ikan langka kan, ya?)

Pernikahan kecil, sedikit tamu, tapi indah :')

Pernikahan kecil, sedikit tamu, tapi indah :’)

Karena mulainya udah molor sekitar sejam, akhirnya begitu selesai pemberkatan jam 4an lebih, kami pun balik ke hotel. Kasian, Kaleb belum tidur siang. Saya pikir pun saya pengen tidur bentar, deh. Tapi dengan full make up dan males copot softlens, akhirnya saya nggak tidur siang, tapi nonton drama korea #teteep. Sementara suami dan bocah bolehlah bobo.

Sementara mereka tidur nyenyak, saya pun siap-siap lagi, touch up, rapihin rambut, pake baju, siapin baju Kaleb dan suami. Sekitar jam setengah 7 malam, bangunin para lelaki, mereka siap-siap bentar dan cusss berangkat.

Resepsinya outdoor, dekornya sederhana aja, banyak lampu dan itu udah bikin indah banget. Tapi sayangnya pas datang lagi hujan gerimis. Huhuhu, kasian kan bawa bocah. Untungnya saya bawa payung. Satu-satunya tamu yang sambil ngambil prasmanan sambil megangin payung. Wakakak. Maklum bok, demi ambil makanan buat Kaleb. Untungnya di pinggir-pinggirnya beratap jadi banyak yang berteduh di sana.

Kira-kira setengah jam kemudian, hujan berhenti, acara makin seru. Karena yang menikah adalah orang Afrika (ehm, saya lupa tepatnya dari mana berasal), jadi tamu-tamu Afrikanya seru banget joged-joged pake lagu yang seru juga. Plus ngajak orang-orang ikutan joged juga. Ternyata di belahan dunia nun jauh di sana tariannya mirip poco-poco gerakannya. Saya dan suami sangat menikmati banget acara joged-joged ini karena bikin acara nggak kaku dan membosankan.

Seruuu banget. Dancing all night long.

Seruuu banget. Dancing all night long.

Setelah seru joged-joged sampai acaranya habis, akhirnya kami pulang juga. Tepar banget. Nggak sampe lama, langsung pada bobo semua.

Besokannya kami bangun jam 6. Leyeh-leyeh sebentar dan makan di restoran bawah. Habis itu berenang dengan air es, jadi kurang seru. Setelah itu boboin Kaleb dan mariii check out.

Tujuan pertama adalah ketemu teman-teman dari Jakarta yang kebetulan lagi piknik ke Bogor. Kami janjian di Tier Siera Cafe and Lounge. I tell you, this cafe sucks! Karena kami pilih tempat yang outdoor, jadi agak panas. Eh, ternyata sebelahnya entah sekolah, jadi suara anak-anak ribut dan guru mengajar terdengar banget. Yang paling menohok adalah, kami dikasih buku menu, tapi hampir semua menu yang kami pesan kalau nggak belum siap, habis, nggak dikeluarkan lagi. Intinya cuma tersedia sedikit menu. Mau ngamuk nggak, sih? Padahal itu udah jam 12 siang. Pas makanannya keluar pun rasanya kurang enak. Jadi, restoran ini nggak recommended sama sekali lah.

Cafe-nya nggak banget, tapi orang-orangnya seru

Cafe-nya nggak banget, tapi orang-orangnya seru

Karena masih lapar, akhirnya saya dan suami melipir ke Kedai Soto Ibu Rahayu. Makanan lokal FTW lah! Tempatnya sederhana, tapi bersih banget, pelayannya tanggap, ramah, ada baby chair, dan wifi. Nah, gini dong kalau mau usaha kuliner. Menu sotonya bermacam-macam banget, bahkan sampe ada soto goreng rica-rica. Unik banget lah. Harganya pun affordable. Me love it!

Anak bocah banyak gaya

Anak bocah banyak gaya

Dengan kenyangnya kami habis makan soto, maka berakhirlah liburan singkat ini. Senang banget bisa sebentar keluar dari rutinitas. Tapiiii… kok ya nagih lagi mau liburan? *liat sisa cuti tinggal sedikit*😄

6 thoughts on “#PiknikBarengKaleb: Liburan Singkat di Bogor

  1. Eh itu hotelnya bagus ya keliatannya! Pemandangannya bagus. Trus desain resto nya jg bagus. Kalo deketan sama novotel bogor berarti emang tempatnya masih rindang2 gitu yah. Jadi pengen coba deh.. siapa tau msh promo hihi

    • Iya masih rindang. Sebenarnya kedua hotel ini di komplek perumahan sih, kalau mau cari makan ke luar wajib pake kendaraan. Tapi cukup oke kok. Sepertinya masih promo yaa, soalnya baru buka sebulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s