Ketika Dikangenin

Sebelum memulai postingan mau mengucapkan:

Selamat hari Idul Fitri
Mohon maaf lahir batin, terutama kalau ada kata-kata atau postingan yang nggak berkenan, ya.
*sungkeman*

Liburan Lebaran ini, saya udah colong start libur 2 hari lebih cepat karena Kaleb masuk RS (yeah, nggak liburan sih itu namanya), jadi saya full sama Kaleb selama kurang lebih 12 hari, tanpa Mbak pula. Ke mana-mana selalu bareng. Nggak ada pake me-time segala. Hihihi.

Kemarin hari pertama masuk kantor. Saya berangkat waktu Kaleb lagi mau mandi. Jadi saya nggak pernah tuh pergi ke kantor sambil bohongin Kaleb, atau diam-diam pergi waktu dia lagi nggak sadar. Saya pasti selalu pamit sama Kaleb. Saya pengen ngajarin dia kalau orang tuanya harus kerja, tapi nanti balik. Nggak perlu dibohongin biar dia nggak separation anxiety nantinya. Nah, seperti biasa saya pamit sama dia, “Kaleb, mami berangkat ke kantor dulu, ya. Kaleb di rumah sama Opung dan Mbak.” kemudian saya cium dia. Anaknya kayaknya masih nggak sadar. Dia nangis waktu saya pergi, tapi kemudian dia diam karena habis itu mandi dan main air.

Eh, waktu di kantor dapat kabar kalau habis mandi anaknya cariin saya, bilang, “Mami mami mami!” dikira maminya ada setelah dia selesai mandi. Kemudian seharian itu dia rewel dan gelisah, berkali-kali jalan ke teras mau lihat kapan orang tuanya pulang.

DUILAAAH, mamak hatinya retak-retak ini. Udahlah ya, di kantor saya jadi sedih, mikirin Kaleb mulu. Mamak galau!

Pulang ke rumah, Kaleb langsung meluk saya dan nggak mau dilepas. Waktu saya makan, dia selalu ada di dekat saya dan bilang, “Mami mami mami” berkali-kali bilang mami.

Salahnya saya adalah sebelum masuk kerja, saya nggak ada woro-woro ke Kaleb kalau besok harus kerja, orang tuanya harus pergi, tapi nanti balik lagi. Jadilah malam itu, saya berkali-kali bilang ke Kaleb, “Besok mami kerja, ya. Kaleb di rumah baik-baik sama Mbak dan Opung.” kadang-kadang anaknya ngerti dan merengek. Kadang-kadang dia pasang muka nggak ngerti dan bodo amat. Tapi ya tetap saya bilangin karena dia pasti ngerti.

Semoga hari ini Kaleb lebih tenang dan lebih sedikit rewelnya ya.

Huhuhu begini nih yang bikin Mamak pengennya kruntelan aja di rumah sama Kaleb. Semoga suatu hari nanti Tuhan dan semesta mengabulkan ya, Kaleb. :’)

#pagipagigalau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s