Your First Steps

Dulu waktu Kaleb masih bayi, bayi lain pada umumnya udah bisa balik badan sendiri, bolak-balik badan, merangkak, Kaleb belum bisa. Tapi dari masih bayi imut, perkembangan bahasa Kaleb bagus banget. Di usia di mana anak lain belum ngoceh, dia udah ngoceh. Sebelum 12 bulan, dia udah bisa bilang Papa, Mama dengan jelas. Pas 12 bulan, udah lumayan banyak kosa-katanya. Jadi dari situ saya sadar, kayaknya Kaleb nggak akan jalan dengan cepat.

Terbukti deh ketika anak usia 1 tahun lainnya udah jalan, Kaleb masih anteng merangkak. Udah nggak terhitung ditanyain, “Anaknya udah jalan belum? Kok belum jalan?”Sebagai ibu yang tahu kalau Kaleb belum bisa jalan tapi masih di rentang umur yang normal, sebenarnya saya harusnya santai aja, ya. Ya santai sih awalnya… lama-lama kan ya khawatir juga. Anak-anak lain usia 13 bulan udah jalan, anak gue masih demen merambat. Tapi balik lagi ke atas, perkembangan bahasanya Kaleb pesat banget. Jadi senang karena sekarang kalau ngobrol sama dia, dia bisa ngerti apa yang diomongin, misal “Kaleb masukin mainannya ke kerangjang mainan, ya. Baju kotor taro mana coba? Kalau makan berdoanya gimana?”. Nah, sekarang anaknya lagi hobi banget bilang, “Manaaa? Manaa? Mana?”. Lucu banget nggak sabarannya. Hahaha.

Memasuki usia ke-14 bulan, saya sih udah pasrah aja kapan jalannya Kaleb. Saya pikir, udahlah dia punya waktunya sendiri. Nggak usah ribet lah emaknya. Hihihi. Kaleb mulai malas merangkak, tapi belum bisa jalan juga, dan nggak suka digendong. Nah lho! Jadi yang ada, setiap dia mau ke suatu tempat, dia pegang tangan orang di sekitarnya untuk nuntun dia jalan. Mayaaaan, makin capek ya mamak ini! Apalagi gandengnya sambil nunduk, duh, encok pegel linu juga, ya. Sebenarnya Kaleb udah bisa jalan maksimal dua langkah. Tapi begitu dia sadar, dia jalan tanpa ada yang pegang, dia panik dan langsung duduk. Gagal maning jalannya.

Nah, kemarin tanggal 31 Mei 2016, pas saya lagi di kantor, saya dikirimin video… KALEB LAGI JALAN! Bukan cuma selangkah, dua langkah. Tapi lebih dari lima langkah dan itu berkali-kali! Ya ampun, bahagia minta ampun sampai saya ulang-ulang terus videonya. Even though I wasn’t there to see your first steps, but I was so happy that I cried. :’)

Videonya diulang berkali-kali dan langsung disebar ke seluruh keluarga. He’s not a baby anymore, he’s officially a toddler. My baby grows so fast. :’) #mamaksentimentil

It maybe your first steps, you may still learn, stumble, and fall, but remember you can always get up, stand straight, and walk again. I can’t wait to hold you to as you walk. I’m such a proud momma! :*

Anyway, Kaleb nggak pake mainan apapun untuk melatih dia jalan. Jadi waktu itu pernah sewa walker yang didorong itu buat Kaleb, tapi kebetulan waktu itu Kaleb masih belum berminat jalan, jadi sia-sia aja karena dia malah mainin pencet-pencetannya aja. Kaleb juga nggak dikasih baby walker karena katanya bahaya, kan. Jadi latihan jalan Kaleb ya benda-benda di sekitarnya aja; pegangan meja, dorong-dorong kursi, merambat di tembok. Teman latihannya ya orang-orang di sekitarnya yang mau nggak mau harus rela pegal nuntuk Kaleb. Hihihi. Jadi, percayalah, berjalan adalah hal yang natural, dia akan bisa jalan sendiri dengan benda-benda di sekitarnya. Kaleb malah jadi lebih kreatif pake alat-alat sekitarnya. Ternyata anak bayi itu cerdas, ya. :’)

PS: videonya menyusul, ya. :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s