Ibu Dilarang Sakit

Saya baru aja masuk kantor setelah 5 hari nggak masuk karena sakit. Lama banget! Padahal sakitnya sepele: radang tenggorokan.

Rabu subuh minggu lalu, Kaleb demam sampai 38 derajat. Masih belum panik nih karena malam sebelumnya dia baik-baik aja. Paginya walau panas, tapi saya harus berangkat kerja karena ada siaran juga. Kaleb pun diberi obat penurun panas. Ternyata seharian itu demamnya nggak turun juga, malah sempat naik ke 39 derajat.

Malamnya saya dan suami bawa ke RS. Setelah dicek, kemungkinan awal karena virus. Disuruh lanjutin aja kasih obat penurun panas. Kalau 3 hari panasnya nggak turun baru cek lab. Oke deh!

Namanya anak sakit ya, maunya digendong nempel-nempel sama ibunya mulu. Saya pun ikut begadang. Kamis kebetulan saya libur, Kaleb sama saya terus. Kamis sore panasnya udah turun. Hore! Keadaan aman tenteran damai, cuma Kaleb malam masih suka tidurnya dipeluk aja.

Sabtu siang saya mulai meriang dan agak demam. Eh, sorenya Kaleb ikutan demam sampai 38 derajat juga. Duh! Mulai sama-sama sakit deh nih. Kaleb tidurnya maunya digendong terus, nyusu harus sama saya, nggak mau pake ASIP.

Minggu pagi, saya meriang dan demam sampai 38 derajat, Kaleb pun sama 38 derajat. Akhirnya ke UGD buat cek lab Kaleb. Hasilnya negatif, jadi sepertinya karena mau flu.

Hari itu saya seharian di kamar karena demam tinggi, Kaleb dijaga Opung dan Papanya. Malamnya Kaleb tidur sama Opung supaya saya bisa istirahat. Lumayan banget. Tapi pagi-paginya Kaleb diungsikan ke kamar saya lagi karena semalaman nggak mau minum ASIP. Ya udah akhirnya seharian itu Kaleb tetap sama saya minumnya.

Kaleb mulai sembuh, saya masih aja demam sampai hari Selasa. Gimana nggak demam bok, nggak ada kesempatan istirahat karena Kaleb nggak mau lepas dari saya. Clingy banget. Huhuhu! Sampai akhirnya demam saya baru hilang hari Rabu dan mulailah batuk-batuk tak tertahankan. Lumayan banget daripada demam terus.

Ini sakit radang tenggorokan paling lama yang pernah saya alami. Baru akhirnya saya nyadar kalau udah jadi ibu NGGAK BOLEH SAKIT. Bapak boleh sakit. Sakit pun bisa istirahat seharian. Tapi kalau ibu sakit, kacaw dunia persilatan.

*tenggak sebotol obat batuk*

3 thoughts on “Ibu Dilarang Sakit

  1. bener kak naomi jadi ibu itu gak boleh sakit huhuhu… kalau ibu sakit semua berantakan deh.. minum vit c deh.. aku kemarinan sempet hampir mau sakit biasa radang itu juga penyakit sepele langganan aku eh diminumin vit c langsung gak jadi sakitnya hehehe.. semoga cepet sembuh ya kak naomi🙂

  2. itu yang pernah Ibu ku bilang… Kalo Ibu ngga boleh sakit, kalaupun sakit masih harus mikirin makan apa buat orang serumah, dan mikirin bla bla bla yg berhubungan sama banyak hal… Hebat buat para Ibu🙂

    Semoga lekas sembuh mba🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s