Review: Kiss Me

Serial Kiss Me season 1 akhirnya berakhir juga! Well, I am very in love with this drama. Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, saya nggak pernah bisa bertahan nonton versi Jepang, Taiwan, dan Korea-nya. Inti ceritanya kan cewek bodoh yang jatuh cinta sama cowok jenius. Nah, di versi sebelumnya, menurut saya ceweknya selain bodoh secara intelegensi, juga bodoh secara hati. Kayak kesihir apa aja sampai stalking mati-matian dan tetap jatuh cinta membabi buta sama si cowok jenius (maafkan aku buat para penggemar Itazura Na Kiss). Dari segi cowoknya juga dinginnya minta ampun sampai kayaknya nggak pernah nunjukin emosinya sama sekali. That’s why I never finished all of them. Bosen.

Ada ketakutan bahwa versi Thai akan mengikuti karakter seperti itu. Masalahnya serial Itazura Na Kiss bukan favorit saya banget. Tapi yah demi Aomike kan saya tonton juga. Setelah 20 episode berakhir dengan saya suka banget! Ini versi pertama dari Itazura Na Kiss yang berhasil saya tonton sampai habis. Horeee!

Kiss Me ini buat saya lebih emosional dan manusiawi. Taliw memang secara intelegensi bodoh, tapi bukan bodoh yang gengges (yang rasanya pengen saya jitak). Tapi bodohnya cute bikin pengen dicubit. Dia juga bukan yang membabi buta ngejar Tenten. Ada saatnya Taliw mengambil sikap dan memutuskan untuk nggak ngejar Tenten lagi (dan Tenten langsung jleb jleb jleb!). Tenten juga bukan cowok jenius super dingin yang nggak punya emosi. Tenten di sini lebih manusiawi. Dia nyebelin, yes. Dia arogan, yes. Dia cool, yes. Tapi ketika berdua dengan Taliw dia seakan kehilangan semua benteng dan cool-nya itu. Dia lebih bisa senyum, lucu, dan hangat. Adem hati eneng, bang jadinya! *alay detected* Dia juga lebih bisa mengekspresikan perasaan sayangnya ke Taliw. Duh, so sweet banget lah.

Serial ini ngajak kita buat ketawa, sedih (duh, banyak adegan nangisnya, deh!), dan marah, terutama sama si Tenten! Plis lah, Ten! Belum lagi kita dibikin bimbang mau jadi #teamTenten atau #teamKing, nih. Di versi yang lainnya, sahabat yang naksir Taliw kan konyol. Kalau di Kiss Me, dia malah cakep dan gentleman abis. Dia juga yang menghapus kesedihan Taliw. Aw awww! Penonton dilema kan pilih mana.

Tenten di serial ini awalnya kan lumayan manis lah (dingin sih, tapi lumayan manis sikapnya), tapi tiba-tiba semua berubah ketika mantan pacarnya datang. Tenten langsung berpaling dan bikin kita semua KZL! Kasian Taliw dicampakkan gitu aja. Saking sebelnya, para fans sampe suka bikin meme/fan art mau lempar Tenten pake durian. Hihihi! Lebih lucunya lagi, Mike merespon dengan upload foto yang bilang, “Bukan salah gue kalau Tenten jahat. Itu disuruh sutradaranya. No durian for me, please!” Kocak! Hahaha! Jadi para fans suka bilang, boleh deh nggak dikasih durian, asal lo baek-baek sama Taliw, ya. LOL!

Tapi tenang aja, ada King sang penyelamat yang menghibur dan memperlakukan Taliw dengan sangat manis. Saking manisnya, kita pun jadi bersimpati dengan King dan diam-diam berharap ada cowok semanis King buat kita (iyee buat kita, bukan buat Taliw hihihi).

Seperti FHT, Kiss Me juga punya twist yang beda sehingga nggak sama persis dengan versi lainnya. Karena versi ini beda jadi kita tetap penasaran menunggu episode selanjutnya. Yang paling menyenangkan adalah: there are a lot of kisses! Wohooo! Kalau di versi lainnya kiss-nya pelit banget cuma ada 1 atau 2. Yah, paling banyak 3-lah. Yang ini banyak. Saya ulangi: BANYAK. Hahaha, bisa ketebak nggak sebanyak apa? Selain banyak, adegan kiss-nya juga manis, nggak ketebak, dan bikin meleleh. Duh, Tenten!

Setelah dihempaskan di beberapa episode terakhir dengan ke-plin-planan Tenten (plis lah, and you say no durian? *toyor pake durian*), episode terakhir ditutup dengan sempurna. Awas, ini bakal banyak spoiler ya. Sempurna itu adalah banyak adegan manis yang kayaknya cuma bisa dikhayalin di benar perempuan.

Paling seru adalah ada adegan Tenten ngemis cinta ke Taliw dan ditolak Taliw. Ha! Rasakan Tenten! Di versi ini Taliw girl power banget. Tenten udah tangannya diperban karena kecelakan ngejar Taliw, kehujanan, eh ditolak. YES! Setidaknya ngajarin perempuan-perempuan di luar sana bahwa otak boleh bodoh, hati mah jangan. Hihihi! Jadi kita akan melihat Tenten nangis galau ditinggal Taliw. Aciik!

Awwww sakit kan rasanya ditolak!

Awwww sakit kan rasanya ditolak!

Tapi tentu saja semua itu akan dibayar dengan happy ending (males juga kan kalau sad ending). Adegan yang bikin saya meleleh adalah adegan Tenten kasih surat masa kecilnya ke Taliw. Isi suratnya cute dan romantis banget:

Hai Teerapat,
Today I have important things to tell you. After I live for 6 years, I found that the girl that I would like to get married is you.

To be my bride is easy:
1. Eat a lot
2. Practice to do fried chicken, since I like it
3. Do not love other guys
4. No matter what happens, remember only I love you very much.

PS: Did you remember elephant that we found at zoo. You told me it is big. You never saw which one was bigger than this.

I love you more than that elephant.

Tenten

That is the cutest letter ever! *cium Tenten*

Happy ending kiss

Happy ending kiss

Adegan lainnya yang saya suka banget adalah pas Tenten melamar Taliw ke bapaknya, yang intinya dia nggak kaya (lalu dia tunjukkan sertifikat mahasiswa kedoktera, sedikit saham perusahaan bapaknya, dan deviden tahunannya), tapi dia janji akan mencintai dan menjaga Taliw seperti orang tuanya saling mencintai dan Paman Han dan Bibi Nuan (orang tua Taliw) saling mencintai. Dia juga meminta ijin untuk menikahi Taliw. Tapi kalau keberatan karena Taliw masih belum lulus kuliah, tunangan dulu nggak papa. Kemudian dia minta ijin untuk pergi kencan dengan Taliw dan akan mengantarkannya kembali sore hari nanti.

*meleleh*

Kalau saya jadi bapaknya mah udah pasti diterima, nggak perlu pikir panjang lagi. Hahaha!

Tunangan mereka pun romantis banget dengan suasana serba putih dan pink! Tenten dan Taliw cakep banget! Mana- seperti biasa- tatapan Tenten tuh menusuk ke sanubari. Awwww!

It's like real pre-wedding pictures

It’s like real pre-wedding pictures

Setelah tunangan, orang tua mereka menyuruh mereka bertenda di halaman depan rumah sebagai latihan nanti honeymoon. Katanya boleh dicium, tapi kalau tidur harus di tenda yang berbeda. Hahaha, orang tua mana yang kocak kayak gitu.

Adegan di depan tenda ini manisnya minta ampun, diikuti dengan gerak-gerak salting dari Tenten dan Taliw. Mateeek! Eh, ini Tenten Taliw atau Aom dan Mike, sih? Kok jadi nggak bisa bedain. Hihihi.

Is is Tenten & Taliw or Mike & Aom? ;D

Is is Tenten & Taliw or Mike & Aom? ;D

It ended perfectly!

Seperti biasa, Mike’s and Aom’s chemistry is undeniably matched! You’ll believe that they’re in love in real life (or are they? *wink*). Jadi ini versi Itazura Na Kiss favorit saya. Sebisa mungkin dinilai dengan objektif (walau pasti banyak subjektifnya. Hahaha). Eh, tapi ditonton dulu ya buat membuktikannya.

Selamat jatuh cinta!

PS: all the pics are taken from IG @romant1c_pr1ncess

9 thoughts on “Review: Kiss Me

  1. Setuju kakak…kl di versi lain pengen bgt geplak pala cewe nya krn gak pnya pride kl disini pengen bgt geplak pala cowo nya krn pridenya ketinggian wkwkwk…yg pertama aja kiss nya banyak apalg yg kedua ya…*tuing tuing…

  2. Kak, suka banget sama reviewnyaaa. Sering -sering yah update aomike *ngarep wkwkwkwk
    Aomike emang chemistrynya bikin gemes
    Ga sabar nungguin season 2nya kiss me..

  3. Salam kenal onnie,,drama ini memang ngegemesin,,beda banget dengan versi korea dan jepangnya,,kalau boleh jujur versi thailand ini lebih ciamik dan nda ngebosenin,,,hehehehehhe,,,cucok banget pokoknya,,jadi pengen nonton lagi,,,hehehehehe

  4. suka banget ma review2 kk ttg aomike..sering2 update tentang mereka y kak..hihihi..
    Terima kasih kak..Makin cinta ma aomike couple jadinya..😍😍😍

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s