Catatan awal MPASI Kaleb

Seminggu lagi Kaleb pas 7 bulan yang artinya udah 1 bulan ini dia makan MPASI. Selama kurang lebih sebulanan ini, Kaleb lumayan banyak variasi makanannya, sesuai acuan ajaran WHO. Untuk jadwal yang telah disiapkan jadi nggak terlalu saklek karena tergantung bahan persediaan di tukang sayur atau supermarket aja. Tapi panduannya tetap sama.

Pada saat pertama kali makan, Kaleb diperkenalkan pada pisang. Pilihan buah karena lebih mudah dan tidak perlu diolah lagi. FrekuensinyaΒ 1 kali dalam sehari, kemudian 3 hari kemudian naik 2 kali sehari, masih buah. Minggu depannya diperkenalkan kepada karbo, seperti kentang, jagung,serelia, dan labu. Kemudian beberapa hari kemudian diperkenalkan pada sayur, seperti wortel, brokoli, dan buncis. Pada saat memasuki minggu ketiga Kaleb udah makan dengan menu lengkap: karbo, sayur, protein, buah, dan ASI. Jadwal makan Kaleb sekarang udah 3 kali sehari makan utama dan 1 kali makan buah. Udah mirip jadwal makan orang dewasa. Teksturnya masih halus sekali biar dia nggak kaget. Rencananya bulan ke-7 mau dinaikin teksturnya jadi agak kasar.

Berikut adalah makanan yang sudah dicoba Kaleb:

Buah: pisang, pepaya, alpukat, apel, pear, melon, semangka, jeruk.
Sayur: wortel, brokoli, buncis, bayam
Karbo: kentang, kabocha, sereal, beras putih, jagung
Protein: ayam dan salmon

Sejauh ini belum ada yang alergi (Puji Tuhan!) dan Kaleb tampaknya suka sama banyak makanan (nggak kayak mamanya. Hore!). Secara kalau bikin makanan bayi kan harus dicoba dulu, ya, jadi saya sekarang coba-coba makanan baru juga, deh. Hihihi. Oh ya, pertama kali mencoba solid food, Kaleb nggak pup selama 3 hari. Awalnya dikira jangan-jangan sembelit, tapi anaknya sih nggak kelihatan kesakitan dan ceria aja. Ternyata pas pertama kali mencoba solid food, biasanya pencernaan akan beradaptasi mencerna lebih berat, jadi frekuensi pupnya pun melambat. Tapi setelah 3 hari itu, Kaleb pup tiap hari. Tekstur pupnya pun berubah mengikuti kepadatan makanan (ehm, bahkan kadang-kadang mengikuti warna makanan).

Alat masak yang dipake masih yang sederhana dan (harusnya) ada di dapur tiap rumah, seperti panci, kukusan, blender, talenan, dan pisau. Pernah pake slow cooker buat masak bubur beras putih dan ayam, tapi ternyata malah gosong. Aduh, nggak berbakat banget, sik! Hahaha! Karena makannya masih sedikit jadi sampai saat ini yang paling enak ya masih masak pake panci, kemudian diblender.

Apakah harus jadi bangun lebih pagi? Iya. Saya cuma majuin bangun 30 menit lebih pagi aja, kok. Nggak harus yang pagi buta. Untuk bikin bubur beserta lauk-pauknya butuh sekitar 20 menit, kemudian diblender. Itu udah bisa dapat untuk makan 2 hari. Kalau untuk bubur nasi, saya taruh di kulkas bagian bawah, karena nggak bisa dibekukan. Untuk buah dan kaldu bisa dibekukan di freezer jadi bisa lebih tahan lama. Malam sebelumnya dipindahin ke bawah kalau mau dimakan. Hangatinnya juga nggak susah, saya sih taruh makanan di mangkok, lalu rendam di air panas. Jadi deh hangat.

Untuk belanja makanan juga cuma seminggu sekali dan belinya dalam porsi yang dikit aja. Kalau kebanyakan takut jadi basi dan malah kebuang. Bayi belum perlu makan banyak. Misal seperti hari ini: beras putih 1,5 sdm, 1 kentang, sepotong kecil salmon, 2 potong kecil brokoli, 2 buncis, dan kaldu ayam. Dengan menu seperti ini aja udah bisa untuk 2 hari makan 3 kali sehari.πŸ˜€

Dari pengalaman ini, saya berpendapat kalau peralatan MPASI nggak harus mahal, it should be as simple as possible, karena tujuan akhirnya adalah si anak akan makan bersama kita jadi jangan beli peralatan yang cuma bertahan sebentar aja.

Selamat ber-MPASI ria!πŸ˜€

PS: Nggak ada foto-foto karena masaknya selalu pagi jadi habis itu rempong siap-siap mau ke kantor. Nggak sempat foto. Hihihi!πŸ˜€

4 thoughts on “Catatan awal MPASI Kaleb

    • Iya mamaku juga sempat kaget kalau sekarang bisa dimasukin lemari es. Aku juga bikinnya buat tiap hari tapi kadang-kadang suka salah ngukurnya jadi berlebihan, ya udah simpan aja buat besoknya.πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s