Kerontokan Pasca Melahirkan

Satu hal yang saya nggak tahu bahwa setelah melahirkan rambut akan rontok. Bukan cuma sekedar rontok, tapi parah banget seakan-akan ketiup angin aja rambutnya bisa jatuh. Flashback dulu saat hamil. Pas hamil, rambut saya jadi bagus dan gampang diatur banget. Tiga hari nggak keramas *euuh* tapi rambut saya nggak lepek dan tetap kece. Pokoknya cinta banget kondisi rambut pas hamil.

Namun, kira-kira tiga bulan setelah melahirkan, rambut saya mulai rontok. Rontok gila-gilaan. Sudah cukup menyedihkan? Selain rontok, rambutnya jadi kering, kasar, dan gampang lepek. Rambut selalu ada di mana-mana, di lantai, di meja, di tempat tidur, di badan Kaleb. Di mana-mana. Saking rapuhnya kalau habis keramas itu pedih  banget ngeliat segenggam rambut rontok ada di tangan. Plus, kalau disisir makin menjadi-jadi rontoknya. Saya jadi takut banget sisiran dan lebih rela rambut saya berantakan nggak jelas. Masalahnya, kalau rontoknya kebanyakan saya bisa botak, dong!  Bahkan, ada masanya saya bisa melihat rambut di depan jidat kok ya makin menipis dan kayak mau botak. Hiks! Hormon rambutku yang bagus menghilang sudah.😦

Kata Mama dan orang-orang, begitu bayi mulai ileran, di saat itulah mamanya akan rontok rambutnya. Lagi-lagi mitos. Ya tentu saja saya nggak percaya. Maka saya tanyakan kepada teman-teman yang sudah melahirkan dan googling. Hasilnya ada penjelasan ilmiahnya kok di sini. Intinya ya setelah melahirkan ada perubahan hormon yang drastis sehingga menyebabkan rambut rontok. Rambut rontok ini nggak bakal bisa diapa-apain dan bakal kembali normal sekitar ulang tahun pertama anaknya nanti. WHAT, ULANG TAHUN PERTAMA? Lama, ya! T_________T

Saya pun mulai berburu hair tonic khusus hair loss, vitamin rambut, shampo anti hair fall. Semua saya pakein ke rambut biar mencegah rambut rontok. Hasilnya, nihil. Rontoknya tetap mengerikan. Suatu saat, teman saya pernah menyarankan pake shampo wortel. Apaan ini shampo wortel? Setelah cari di supermarket, ternyata shampo wortel itu produknya Sari Ayu. Harganya nggak mahal. Kalau nggak salah waktu itu beli Rp 16.000.

Begini bentuk shampo wortel

Ekspektasinya nggak tinggi sih waktu itu. Secara harganya murah jadi ya paling kualitasnya juga nggak terlalu bagus. Tapi tetap dipake karena udah desperate sama kerontokan rambut ini. Eh, ternyata hasilnya cukup oke lho. Iya sih, rambutnya masih rontok, namanya juga pengaruh hormon yang nggak bisa diapa-apain, tapi jumlah kerontokannya jadi nggak sebanyak biasanya. Berkurang. Ditambah lagi sekarang udah mulai tumbuh anak-anak rambut di tempat yang dulu mengalami kerontokan parah. Kekurangannya adalah rambut saya sekarang malah menjadi kaku kayak sapu ijuk. Ya udah lah ya, we’ll handle that later. Yang penting kerontokannya berkurang dan bikin saya nggak mimpi buruk soal kepala botak lagi. Hihihi.

Jadi kalau yang rambutnya rontok boleh lho dicoba shampo ini. Siapa tahu cocok.πŸ˜‰

One thought on “Kerontokan Pasca Melahirkan

  1. waaah iya kak naomi dulu aku pas anak pertama juga gitu, beberapa bulan abis lahiran langsung deh rontok parah. yang hamil kemarin nih rambut jg lg bagus2nya skrg tinggal nunggu aja nih rontok pasti bentaran lagi.. boleh dicoba deh ntr itu sampo wortelπŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s