#Gerakan7HariKeMallTerus

What? Gerakan macam apa ini?

Ceritanya selama liburan Lebaran kemarin ternyata banyak acara kumpul-kumpul sama teman dengan berbagai lingkaran pertemanan dan tempat paling ketemu paling aman adalah di mall. Baru sadarnya sih pas terakhir-terakhir, lho kok tiap hari ternyata ada jadwal ketemuan sama teman dan pasti di mall. Maka isenglah bikin hashtag #Gerakan7HariKeMallTerus ini. Maka dari itu, mari kita rekap mall mana saja, beserta nursing room, yang disambangi dalam gerakan hedonisme ini:

1. 16 Juli 2015 – Hong Kong Cafe – Central Park
Janjian sama geng Merlyns ini udah dari awal Juli, lumayan lama, deh. Biasanya kalau ada yang dari luar kota datang, kita pasti bakal punya jadwal ketemu. Nah, kali ini bukan cuma geng Merlyns aja yang ketemu, tapi juga bareng si krucils, suami-suami kita, plus beberapa teman lainnya yang pas kuliah dulu juga dekat. Rame dan seru banget! Kita duduk di sana dari pagi restoran sepi, makan siang restoran rame, dan sampe sepi lagi karena udah sore. Couldn’t stop laughing!πŸ˜€ Oh ya, Hong Kong Cafe ini tempatnya luas, jarak antara satu meja dengan meja lain nggak mepet jadi nggak kelihatan sumpek, plus kalau bawa stroller jadi nggak ribet. Nggak berisik pula.

Nursing room: Ada di tiap lantai tapi kecil. Untuk menyusui ada 2 buah kursi berhadapan. Kalau ada yang buka pintu tapi lupa nutup lagi, pas lagi menyusui ya bisa kelihatan dari luar. Ruangannya cukup bersih, ada tisu basah, tisu kering, wastafel, sabun, dan 2 tafel. Lumayanlah kalau lupa bawa perlengkapan buat ganti popok.

with the Merlyns and Merlyns Kids

with the Merlyns and Merlyns Kids

2. 17 Juli 2015 – Luciole Bistro – Central Park
Nah, ini pertemuan dadakan karena baru tahu besoknya bakal ke Central Park lagi pas pulang dari Central Park. Lama-lama jadi juru kunci Central Park deh, ini. Untung tempat makannya beda. Kali ini terletak di tengah-tengah taman di Central Park. Tempatnya selayaknya bistro lah *nggak menjelaskan banget, ye*. Hari itu lagi nggak terlalu rame, tapi nggak sepi juga. Saat menuju ke Luciole lewat tamannya ada orang lagi jalan di depan saya yang merokok. Secara saya bawa bocah jadi agak senewen juga cium bau asap. Tapi namanya juga di taman dikira area smoking, ternyata pas dibaca ada tulisan dilarang merokok di area taman juga. Udah pengen noyor kepala nih orang karena di taman kan banyak anak kecil. Eh, udah gitu rokoknya dia buang sembarangan aja dong. Gaya boleh keren, mental kok ya kayak sampah! *masih KZL*. Tapi selain kejadian itu, saya suka banget taman di Central Park ini. Semakin sore banyak yang jalan-jalan bawa anjing jadi kita bisa ikut main-main sama mereka.

Nursing room: idem di atas.

Geng arisan suami

Geng arisan suami

3. 18 Juli 2015 – Shiok – PIM
PIM adalah mall yang paling saya hindari. Bayangin aja, terakhir saya ke sana adalah setahun lalu tepat di ulang tahun saya, 19 Juli 2014, dalam keadaan rame banget! Nah, setahun kemudian ke sini keadaannya masih sama: RAME! Bahkan jalan aja bisa saling nabrak kali. Ke mall ini karena dekat dengan rumah adik ipar yang akan pulang ke rumahnya. Tadinya kita mau makan di Bakmi GM, tapi ya masa ampun, antriannya kayak antrian sembako. Lebih lucunya lagi banyak banget yang rela ngantri. Kita mah ogah. Jadi kita cari tempat makan yang sepi. Kebetulan di seberangnya ada restoran Shiok yang sepi. Untungnya ternyata makanannya lumayan enak dan servicenya juga cepat. Yay! Karena begitu banyaknya orang yang ke mall ini, saya sempat ketemu 2 teman saya di sini.

Nursing room: Kabarnya cuma sedikit nursing room di PIM 1 ini. Untungnya waktu itu lagi di lantai paling atas di mana ada nursing room, di belakang restoran Wendy’s. Nursing roomnya kecil. Ada 2 sofa kecil, satu wastafel, dan 1 changing table. Kalau mau menyusui ya rame-rame, agak nggak ada privacy, ya. Kurang nyaman. Karena changing table juga cuma 1 jadi kalau mau ganti popok harus gantian.

Weekend with the in-laws plus krucils

Weekend with the in-laws plus krucils

4. 19 Juli 2015 – Seroeni – Plaza Senayan
It’s my birthday, yay! Karena ini hari ulang tahun, maka nggak mau kayak tahun lalu yang salah memilih mall kayak pasar, alias PIM. Tahun ini milih ke PS karena biasanya serame-ramenya tetap masih masuk akal. Untungnya hari itu PS nggak rame. Tempat makan pun nggak terlalu rame. Walaupun nggak booking dulu, langsung dapat tempat di Seroeni. Seroeni ini porsinya nggak terlalu besar, rasa juga nggak buruk, tapi enak banget sih nggak, kecuali ayam lemon-nya yang sedap banget. Paling juara adalah ice monsternya. Dessert ini berisi parutan es, kelapa, kit kat, oreo, mesis. Oh, nikmatnya. Selamat datang lemak-lemak!πŸ˜„

Nursing room: WORST! Tempatnya kecil banget. Maksimal cuma bisa 1 orang deh di dalam karena emang beneran ruang geraknya sempit. Cuma ada wastafel dan satu kursi. Udah. Kalau mau ganti popok ya di kursi itu. Udah gitu nursing room-nya sering dikunci. Jadi kalau mau masuk sering harus cari petugasnya dulu untuk bukain ruangannya *lelah*. Bayangin aja kalau anaknya udah keburu ngamuk gimana. Jadi kalau ke PS, mendingan jaga-jaga bawa apron deh, siapa tahu susah kalau harus ke nursing room jadi harus nyusuin pake apron. Untuk mall segede PS dengan toko-toko branded di mall-nya, nursing room sekecil itu mah namanya penghinaan. Inget lho, yang sering belanja itu kebanyakan perempuan dan ibu-ibu.

Birthday lunch with the family

Birthday lunch with the family

5. 20 Juli 2015 – Puri Indah Mall
Jadi ceritanya sebagai seorang introvert, energi saya udah terserap dengan ngumpul-ngumpul tiap hari. Maunya hari ini di rumah aja istirahat. Niat ini hanya berhasil setengah hari karena sorenya si suami bosan dan ngajak jalan-jalan ke mall terdekat, yaitu Puri Indah Mall. Di hari itu udah nggak terlalu rame lagi. Yang kita lakukan cuma jalan-jalan cuci mata, ngemil Shihlin, suami beli sepatu, minum bubble tea, dan cao pulang.

Nursing room: Belum pernah menyusui di mall ini, tapi pernah cek nursing room-nya. Sepertinya nursing room nggak ada di tiap lantai. Saya waktu itu lihatnya di WC dekat bioskop. Karena Puri Indah Mall ini satu manajemen sama PIM maka nursing room-nya juga setipe. Satu sofa, satu changing table, wastafel. Walaupun nggak luas, tapi nggak terlalu sempit. Cuma ya mbok jangan cuma ada satu gitu, lho.

Suamine yang fotoin jadi doi nggak masuk frame

Suamine yang fotoin jadi doi nggak masuk frame

6. 21 Juli 2015 – Kiyadon – Senayan City
Ini adalah janjian paling tersulit. Udah lamaaa banget punya niat ketemu tapi cuma sebatas niat karena saya hamil, Ade hamil, kemudian Andi hamil, jadi ya batal mulu. Pas hamil karena keadaannya terbatas jadi saling nunggu suaminya bisa nganterin jadi janjiannya agak ribet. Nah, diniatin banget habis Lebaran harus ketemuan, dengan pasangan masing-masing, plus para bocah. Akhirnya setelah setahun ketemu jugaaa! *tebar confetti*. Tentunya selalu menyenangkan kalau ketemu teman lama. Beberapa tahun lalu pas S2 masih ngomongin masalah tugas, tugas, tugas, kemudian beranjak galau masalah percintaan dan menikah, sekarang berlanjut ke masalah punya anak. Ih, kita udah gede, ya. :’)

Nursing room: Kedua terburuk setelah PS! Di mall segede dan semewah Senayan City, ajaib banget nursing room cuma ada satu. Udah cuma satu, tempatnya kecil banget! Ada 2 kursi goyang, 2 changing table yang kalau dilihat kok ya agak kotor, satu wastafel. Nggak ada tisu, AC nggak maksimal jadi pengap. Karena cuma ada 1 nursing room dan pasti banyak banget yang mau nyusuin, jadi hari itu mau nyusuin aja ngantri banget. Belum lagi ada satu anak yang tantrum jadi kebayang kan efeknya ke anak-anak lainnya. Chaos banget! Nggak approriate lah ini nursing room buat ibu menyusui.

Next time jangan sampe nunggu setahun buat ketemuan lagi ya, guys

Next time jangan sampe nunggu setahun buat ketemuan lagi ya, guys

7. 22 Juli 2015 – Nanny’s Pavilion – Gandaria City
Horeee! Sampailah di hari ke-7, di mana ketemu teman dari Palembang yang lagi datang ke Jakarta di Gandaria City. Gancit ini nggak terlalu rame waktu itu. Lumayan banyak lift tersembunyi jadi gampang kalau mau pake stroller. Di Nanny’s Pavilion sendiri nggak rame. Yang penting makanannya tetap enak seperti biasa. Yummeeeh! Pas beli Chatime, antriannya panjang kayak orang-orang ini nggak pernah minum bubble tea aja *yah, termasuk gue*. Cari parkir lagi gampang, banyak sale, suka!

Nursing room: Ada di setiap lantai. Untuk menyusui ada 2 ruangan kecil yang ada sekatnya jadi nggak akan kelihatan dari luar, bikin menyusui jadi nyaman. Di dalam ruang menyusui ada colokan dan juga sofa. Di luar ada 2 changing table, semua perlengkapan bayi, seperti tisu basah, sabun, lotion yang disponsori oleh Pigeon. Nursing room nggak besar tapi sangat memadai banget. Nah gitu dong kalau jadi mall nggak pelit.

Tamu agung dari Palembang

Tamu agung dari Palembang

BONUS:
Udah sah dong #Gerakan7HariKeMallTerus dilakukan dengan sukses, tekor karena makan di luar terus, dan kadar lemak nambah karena makanannya enak semua (plus bubble tea tiap hari), maka dengan itu ditutuplah gerakan ini. *elap ketek* Eh, ternyata besokannya pas masuk kerja, saya dan teman kantor makan di mall lagi. Jadi sebenarnya bisa jadi #Gerakan8HariKeMallTerus. Hahaha!

8. 23 Juli 2015 – Ippudo – Pacific Place
Sejak dibukanya ramen Ippudo ini tahun kemarin antriannya panjang banget udah kayak nggak pernah makan ramen aja. Tentu saja, eike dan teman-teman penasaran. Tapi karena waktu itu semua ramennya mengandung babi jadi kita belum datang. Baru-baru ini mereka udah ada ramen yang halal, alias mengandung ayam. Ditambah lagi karena itu menu baru maka lagi ada promo, yang tadinya harga ramen ayam Rp 65.000, jadi cuma Rp 35.000. Ish, hemat! Pas datang di jam makan siang, tempat ini masih rame aja, plus antriannya masih panjang. Kita aja dapat antrian ke-7. Jadi lumayan juga nunggunya. Oh ya, sebelumnya saya dapat surprise kecil dari teman kantor. Jadi pas lagi nunggu di Ippudo, mereka tiba-tiba menghilang dan membawakan saya cupcakes yang ada lilinnya. Awww, terharu!
Untuk ramennya sendiri, kuahnya cair, nggak seperti yang saya harapkan. Rasanya biasa aja. JAUH lebih enakan ramen di Ikkudo Ichi. Apalagi untuk ramen yang mengandung babi harganya Rp 99.000. Jadi cintaku sudah tertanam di Ikkudo Ichi.

Late birthday surprise from office mate.

Late birthday surprise from office mate.

FIUH! Habis ini puasa dulu ke mall, yah! Setelah mengunjungi 7 mall ternyata ya rasanya sama aja, plus boros! Selain itu menyadari sekarang preferensi ke mall ditentukan adanya nursing room yang layak dan eskalator yang banyak dan pengunjung yang nggak kayak pasar. Untung si bocah kayaknya anak mall. Jadi tiap di mall kebanyakan malah anteng dan tidur. Kalau pun bangun malah heboh lihat-lihat pemandangan. Biar bocah nggak rewel biasanya pas perjalanan ke mall udah disusuin dulu, jadi pas sampe dia udah tenang atau bahkan udah tidur. Anak tidur, ibu bebas kelayapan. Hahaha! Lain kali mari explore hal lainnya lagi, seperti misalnya ke taman atau CFD mungkin? CIAO!

Oh ya, di akhir kata Selamat Idul Fitri untuk teman-teman. Mohon maaf kalau ada salah-salah kata atau tulisan, ya. Semoga semua liburannya menyenangkan.πŸ™‚

Kesimpulan: Dari semua mall yang sudah dijelajahi (nggak cuma yang di atas aja) yang paling bagus nursing room di Kota Kasablanka; luas, tempat menyusui banyak dan ada penyekat, sofa empuk, colokan; changing table ada banyak. Perhatian banget lah mall ini sama ibu-ibu.

8 thoughts on “#Gerakan7HariKeMallTerus

  1. Wahhh mbak naomi ndk pegel tiap hr ke mall hahhaha, btw setahuku klo di pim satu mang cm 1 nursery roomnya dan kecil tp klo mao lbh agak gedean bisa ke pim 2 disana ada 3sekat plus areany jauh lbh luas *pengalaman nemenin kakakku waktu nyusui di mall*

    • Pegel bangettt. Hahaha. Aku belum coba di PIM 2. Kapan-kapan kalo ke sana nyusuinnya di PIM 2 aja deh. Hmmm tahun depan kali ya? x)) #kePIMsetahunsekali

  2. Kak tambah cantik banget elah, Kak *menatap iri ke those thigh dan berencana daftar aerobik secepatnya*
    btw, iya tuh kayaknya sebagai warga Jakarta hiburan utamanya rata-rata ke Mall aja ya hehe
    kiss kiss buat Kaleb :* :* :*

    • Makasiiih. *tersipu2* Bosen bgt yaa sama mall. Setidaknya bikin ke Disneyland di jakarta *banyak mau* hahaha. Kiss back from Kaleb. :*

  3. Selamat ulangtahun, kak!πŸ˜€ IH 8 hari ke mall mulu ga eneg tuh? Wkakaka.. Anyway baru tau mall2 gede macam PS & SenCy ga ramah nursing room utk ibu2 hamil & menyusui~ sayang bgt mengingat mereka sudah menggerus isi dompet kita πŸ˜±πŸ˜œπŸ˜‚

    • Makasiih ucapannya.πŸ™‚ Aduh sekarang eneg banget ke mall. Tepatnya eneg karena menguras dompet. Hahaha! Kejam ya Sency dan PS ini. Kan belanja di sana mahal.😦

  4. cobain nursing room di aeon mall kak, mantaapppppp! Ada sekat-sekat nya, wastafel, changing table, tempat parkir stroller bahkan toilet untuk anak… cuma ya itu toiletnya agak jorok jadinya karna ibu-ibunya gak tau jaga kebersihan😦

    • Pengen banget ke AEON mall udah lama, tapi liat rameny ga kuat, deh. Semoga nanti pas ke sana udah ga rame jadiny WC-nya bersih ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s