Kaleb: My Bald Baby

Waktu masih di kandungan, si Mama suka nyuruh minum air kelapa supaya rambut anaknya lebat (ehm, yang kemudian jarang saya minum karena males belinya. Hahaha). Lalu si Mama juga suka nanyain apakah perutnya gatal, karena kalau gatal berarti rambut anaknya banyak, kalau nggak botak. Yang mana emang perut saya gatal, tapi bukan karena rambut itu mah, tapi karena stretchmark. HIKS!

Rambut juga jadi salah satu concern saya pas lagi hamil. Jadi tiap USG sering tanya ke dokter, “Dok, anaknya ada rambutnya, nggak?”. Maklum mertua kan nggak ada rambutnya jadi takut menurun. Hahaha! Ya tapi mana bisalah dengan USG 2D dilihat ada rambutnya atau nggak. Dokter dengan santai bilang, kalau orang tuanya nggak botak, ya anaknya nggak botak lah. *elus dada lega*

Pas lahir, Puji Tuhan, Kaleb nggak botak, malah gondrong. Ih, akyu bangga anakku rambutnya lebat. Tapi lama-kelamaan rambut Kaleb jigrak berdiri, nggak mempan disisir, tetap berdiri. Kalau dia lagi ngamuk, seluruh rambutnya makin berdiri kayak kesetrum listrik. Lucuk banget! Sayangnya, rambutnya depannya sepertinya rontok sehingga di belakang lebat, di depan hampir botak. Udah macam profesor aja.

Si Mama udah nyuruh Kaleb dibotakin aja biar tumbuhnya rata. Tapi eike kan udah bertekad nggak bakal botakin anak dari pas hamil. Soalnya kayaknya lebih lucu bayi ada rambutnya, daripada botak kayak tuyul. Sempat keukeuh nggak mau dibotakin, sampai akhirnya rambut depannya makin botak dan saya makin males lihatnya. Hahaha. Akhirnya opsi botakin pun dipertimbangkan. Berkali-kali membayangkan kalau Kaleb dibotakin lucu nggak, aneh nggak, kece nggak *emak labil*. Pas hati udah mantap dan suami pun setuju, maka hayuklah dibotakin aja.

Nama pun Batak ya, semua ada adatnya. Jadi potongan pertama harus digunting tulangnya alias saudara kandung laki-laki dari pihak perempuan alias lagi adik laki-laki saya. Setelah digunting dikit dan ditanam di halaman rumah supaya cepat numbuh (yang mana nggak tahu hubungannya apa), Mama yang mencukur rambut Kaleb sampai botak. Hemat ya bok nggak perlu ke KiddyCut yang mahal. Hahaha.

Setelah digunting, awalnya berasa aneh, sih. Tapi lama-lama Kaleb makin kece aja *udah iya-in aja, namanya juga rabid mama. Hahaha*. Lalu menyadari: anak gue kayaknya lebih cocok botak daripada berambut. Kelihatan makin putih dan gembil jadinya.

Jadi perkenalkanlah…. Vin Diesel versi mini:

IMG-20150512-WA0003

2 thoughts on “Kaleb: My Bald Baby

  1. Naomi mau nanya dong, aku juga kontrol kehamilan di RSB Asih pangpol mi. kemarin dirimu lahiran nya caesar ya mi?Di RSB Asih kena biaya berapa mi untuk lahiran kaleb kemarin? terus dirimu yang jenis kamar apa mi?Sorry ya nanya begini, buat ancer2 biaya juga mi soalnya. Lahirannya Β sih masih sekitar Oct sih mi nanti.Thanks ya naomi info nya.Salam Kenal, CarolinΒ 

    • Haiii.. Aku sekitar 30 jutaan di kelas 1. Tapi baby sempat harus masuk inkubator. Tp lbh baik tanya cust service untuk tau harga terbaru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s