Senam Hamil

Akhirnya kemarin saya senam hamil juga. Padahal dari 7 bulan saya sering nanya ke dokter kapan boleh senam hamil, nih. Eh, pas udah boleh malah bablas kelupaan. Pas kontrol Sabtu kemarin diingetin dokternya lagi untuk senam hamil. Huwoww, baiklah! Dikarenakan jadwal yang agak sulit, saya pun Sabtu masuk jadi agak susah ke sananya *banyak alasan*. Akhirnya menemukan jadwal yang cucok itu Senin jam 17.30-18.30, itu pun ngabur buru-buru dari kantor. Cita-cita ditemenin suami waktu senam hamil pun terpaksa yuk dadah byebye karena ya nggak ketemu waktunya. Nggak papalah, yang penting pulangnya dijemput.

Sebagai orang yang nggak suka olahraga, memantapkan diri untuk ikut senam hamil ini juga males-malesan. Tapi begitu googling dan buka forum ibu-ibu hamil, banyak yang bilang berguna banget, terutama teknik pernapasan untuk melahirkan, supaya nggak terlalu sakit, dll. Saya kan jadi merasa ketinggalan banget masih clueless nanti melahirkan gimana. Akhirnya memantapkan niat buat ikutan senam hamil (selain takut nanti ditanyain dokter lagi, sih).

Ketakutan lainnya adalah sebagai orang yang introvert dan males rame-rame, dari dulu diajak Mama buat senam bareng aja males, ini malah bakal senam sendirian. Huwooow! Kan takut kalau gerakannya kaku trus dimarahin pelatihnya *lebay*.πŸ˜„

Tapi karena ketakutan buat nggak tau teknik melahirkan lebih tinggi daripada ketakutan dimarahin pelatih senam, maka hayuklah ikut senam. Saya ikut senam di RSB Asih. Biayanya Rp 40.000, bayar di customer service. Setelah itu langsung bisa ikut senam di ruang auditorium di lantai 2. Ruangannya kecil, nggak spesial, banyak lemari-lemari berkas. Kalau dibandingin dengan rumah sakit besar lainnya ya jelas kalah jauh. Tapi yang penting ruangannya bersih dan dingiiiin banget karena ruangan sekecil itu AC-nya 2 (dan di luar hujan juga, sih). Kalau senam pakai baju sendiri, senyamannya aja. Jadi nggak ada seragam dari rumah sakitnya.

Kemarin ada 4 orang yang ikut senam, termasuk saya. Untungnya nggak banyak dan pada hamil besar semua kayak saya. Jadi nggak terlalu merasa bersalah kalau baru di minggu ke-36 senam. Kebetulan juga semuanya lagi mengandung anak pertama. Jadi lagi semangat-semangatnya (eh, atau lagi cemas, ya?). Di dalam ruangan ada 5 matras. Suster yang ngajarin baik banget.

Setiap gerakan yang diajari dikasih tau gunanya buat apa. Misal buat ototnya jadi lemas tapi kuat, supaya kaki nggak bengkak, supaya napas tahan lama, gerakan relaksasi sempurna, dll. Jadi kita ngerti kenapa harus melakukan itu. Gerakannya juga nggak cuma napas-napas doang, tapi ada banyak banget gerakan yang kadang susah juga dilakukan dengan perut besar. Sebenarnya semua gerakan itu harus dilakukan tiap hari, tapi maklum ya bumil kan suka short term memory jadi ya ada beberapa juga yang lupa. Oh ya, baru tau juga kalau ngeden nggak boleh tutup mata karena pembuluh mata bisa pecah. Aish, ini kalau nggak ikut senam hamil, eike nggak tau.

Yang paling penting adalah susternya menenangkan para bumils ini bahwa proses melahirkan itu nggak semenyakitkan yang kita bayangkan kalau kita rajin latihan senam hamil. Dengan senam hamil juga proses kelahiran bisa jadi lebih cepat karena ya udah siap juga badannya. Belum lagi dia kasih tau kalau bayinya segar bugar (tidak ada indikasi medis), di sini akan dilakukan IMD dan pasti ASI eksklusif. Sebagai orang yang concern banget sama soal pro-normal, pro-IMD, dan pro-ASI saya langsung berbinar-binar karena semua hal itu jadi prosedur standar rumah sakit ini. Anyway, bukan berarti saya menentang c-section, ya. Kalau ada indikasi medis yang mengharuskan ya nggak papa juga harus c-section. Intinya, sebisa mungkin melakukan yang alamiah dulu, tapi kalau Tuhan berkehendak lain apa mau dikata.

Apakah masih mau senam hamil lagi? Mau banget! Minggu depan pasti ikut lagi biar lebih termotivasi dan nggak takut lagi. Worth to try!πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s