Acara Tahun Baru

Kalau acara Natal di keluarga Batak bisa lebih santai (hah, santai aja begitu? Hahaha), tahun baru akan lebih menguras energi karena harus mengunjungi saudara-saudara seperti layaknya Lebaran. Ini nggak cuma berlangsung di tanggal 1 Januari aja, lho. Tapi bisa berlanjut sepanjang bulan Januari di setiap weekend demi semua kerabat dikunjungi.

Seperti Natal, sehari dan sesudah tahun baru pun saya cuti supaya energinya nggak habis dan malah kecapekan. Bedanya, tanggal 31 Desember 2014 suami tetap masuk kerja walau setengah hari. Hari itu saya habiskan dengan tidur *kebo banget yak*.

Siangnya ketika suami datang, kita makan di sebuah kopitiam karena walau udah makan siang, perut saya lapar lagi. Karena makannya nanggung banget di jam 4 sore jadi lebih ke ngemil. Saya pesan bakso sapi kuah dan roti bakar keju. Eh, masa roti bakar kejunya biasa banget, bahkan roti bakar yang dijual di emperan banyak yang lebih enak. Hiks!

Sampai rumah langsung siap-siap ke gereja dan dilanjutkan dengan kebaktian penutup tahun yang lama banget sampai kelaparan lagi.

Kalau orang Batak tahun baru pasti kumpul pas jam 12 malam untuk acara kebaktian kecil plus sekalian mandok hata alias satu per satu anggota keluarga mengevaluasi dan dievaluasi selama tahun sebelumnya. Nah, dari kecil acara mandok hata ini paling bikin greget karena harus ngomong padahal saya kan nggak suka ngomong. Hahaha! Apalagi setelah menikah, acara mandok hata di rumah suami, ya mau nggak mau harus dilakukan dan nggak bisa menghindar lagi. Supaya nggak deg-degan saya nanya dulu ke suami nanti ngomong apa, nih. Masa tiap tahun template gitu ngomongnya. Ketahuan banget ngapalnya. Hahaha!

Sebelum jam 12 malam udah ngumpul di rumah mertua dan makan besar. Kebetulan bapak mertua saya masak buanyaaak banget. Hah, bapak? Iya bapak mertua. Jadi ceritanya waktu kecil di kampung tugasnya emang masak jadi udah terbiasa, deh. Setelah menikah dia jarang masak, sih, tapi kali ini dia mau nostalgia dengan masak lagi. Oh ya, dia belanja ke pasar sendiri juga, lho. Masakannya enak banget! Ayam gulai, ayam gota, sup ayam habis saya makan semua. Hahahaha sedaaap!πŸ˜€

Setelah makan, baru mulai acara kebaktian dan berlangsung selama 1 jam. Satu jam itu termasuk sebentar, lho. Teman saya ada yang acaranya sampai jam 4 pagi karena pas bagian mandok hata anggota keluarganya curhat panjang lebar ngabisin satu jam per orang. Tck tck!

Setelah selesai acara, kita masih ngobrol-ngobrol dan baru pulang jam 3 pagi. Ya karena udah kecapekan dan besokannya harus gereja pagi lagi, saya cuma tidur ayam aja, deh. Nggak bisa tidur karena takut bangunnya telat. Fiuh!

Jam 9 pagi gereja, untungnya kali ini durasinya nggak terlalu panjang karena kayaknya orang udah pada begadang dan ngantuk. Lalu langsung lanjut mengunjungi keluarga besar saya. Biasanya dari gereja akan ke rumah keluarga besar suami, tapi kali ini dibuat open house tanggal 3 januari aja. Asiiik! Jadi nggak terlalu padat deh acaranya.

Salah besar! Acara di rumah keluarga besar saya berlangsung dari siang sampai malam, yang ujung-ujungnya tetap aja pulang jam 10 malam. Tapi nggak papa, karena senang ketemu semua sepupu lengkap dan ketawa-ketawa sampai puas. Yah, setahun sekali lah (padahal tiap arisan ketemu juga lagi. Hahaha).

Tanggal 3 januari, giliran ke rumah keluarga besar suami. Di sini ada kebaktian kecil untuk menyambut tahun yang baru. Nah, saya kalap banget makan heboh karena masakannya enak-enak. Jadi saya makan lontong sayur, kwetiaw goreng, nasi rendang, kue wajik, kue lapis, dan banyak lagi. Udah lama banget pengen makan lontong sayur begitu ada di depan mata rasanya berbinar-binar. Tapi pas mau makan lagi, udah habis masaaaa!

Apakah acara tahun baruannya udah selesai? Tentyu tidak! Minggu depan masih mau ke rumah keluarga besar Mama saya dan kemungkinan minggu depannya lagi ke rumah keluarga besar mamanya suami. Siap-siap energi yang besar deh, nih! Tapi acara tahun baru itu selalu bikin happy karena ketemu orang-orang yang kadang-kadang baru bisa satu tahun sekali ketemu. Senang!πŸ˜€

Selamat tahun baru 2015! Semoga apa pun yang kita rencanakan bisa berhasil di 2015 dan selalu dipenuhi berkat.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s