Dengerin Musik Apa, Ya?

Menurut kabar yang beredar *berasa gosip aja* mendengarkan musik klasik sejak bayi dari kandungan membuat bayi pintar. Aih, pengen dong ya bayinya pintar. Makanya dulu niatnya kalau hamil wajib dengerin lagu klasik.

Makin ke sini, setelah belajar psikologi dan berbagai macam penelitiannya itu, malah dengar desas-desus baru bahwa bayi nggak harus dengerin musik klasik supaya pintar, lho. OH YAAA? Tapi ya udahlah ya, belum hamil juga, toh. Jadi sebodo teuing.

Setelah hamil dan ternyata eike nggak suka musik klasik (maafkan aku Mozart dkk, lagumu sungguh njelimet dan bikin aku bosen dengerinnya), maka mulai deh ubek-ubek Om Google untuk tahu kebenarannya. Kebetulan sebelumnya seorang teman yang kebetulan thesisnya mengenai musik bagi pertumbuhan anak udah bilang sih kalau belum ada penelitian yang sah mengenai memperdengarkan musik klasik di dalam kandungan bikin anak pintar. Jadi sebenarnya yang dulu itu penelitiannya dilakukan untuk anak yang sudah lahir terhadap perkembangan kognitifnya, bukan dari yang belum lahir. Setelah banyak baca artikel dan penelitian yang didapat di Google pun, semua sepakat mengatakan bahwa musik klasik belum tentu bikin bayi pintar. Tapi bayi emang bisa distimulasi dengan musik, sentuhan, atau diajak ngomong. Akan lebih baik jika ibu mendengarkan musik yang ia suka karena akan membuatnya relaks dan membangun yang mood yang baik, bahkan jauh lebih baik lagi jika ibu sambil mendendangkannya.

Intinya adalah apa yang membuat ibunya happy akan membuat anaknya happy. Jadi kalau suka musik klasik, silakan perdengarkan bayinya musik klasik. They’ll be happy. As for me, I don’t like classical music. Serius, bikin ngantuk dan bosan. Zzzz!

Tapi kan tetap pengen ya anaknya suka denger musik. Jadi yang pertama-tama saya perdengarkan adalah lagu rohani. Standarlah yaa.. ibunya adem kalau dengar musik rohani, jadi semoga anaknya juga. Nah, sekarang ini pengen diperdengarkan lagu lain lagi, nih. I come up with The Beatles! Me and hubby love The Beatles. Pengennya sih anak ini juga suka The Beatles. Pagi-pagi sebelum berangkat ke kantor biasanya dengerin di Youtube lagu-lagu The Beatles for babies. Saya pun happy dengerinnya karena bisa sambil nyanyi. Sementara si suami senang karena pengen anaknya bisa suka musik dan main musik suatu hari nanti. Horeee!

Setelah The Beatles, saya pengen dia denger segala genre musik dan pengen tahu dia bakal suka yang mana. Semoga akan ada satu jenis musik atau lagu di mana dia nendang-nendang dengan kencang karena lagi kesenangan dengernya, ya.😉

PS: segala jenis penelitian dan artikel mengenai pengaruh musik klasik pada bayi dalam kandungan bisa dicari di Google, ya.🙂

2 thoughts on “Dengerin Musik Apa, Ya?

  1. Ahaha
    Persiss.. aku jaman hamil slalu ketiduran dengerin musik2 klasik.. ga suka sama sekali..😀

    Krn gagal lewat musik2 klasik aku slama hamil hobi banget ngerjain mat dan sgala tes tes psikologi (ditambah emg lagi tes tes buat pindah kerja waktu itu) katanya org yahudi pinter2 gara2 setiap hamil ngerjain soal mat n psikologi ini.. katanya s.. berhub eike suka dilakuin..

    Diatas smuanya itu yg penting bumilnya happy maka anaknya d perut juga happy

    Lancar ya hamilnya🙂

    • Aku ga suka matematika dan kerjanya emang berhubungan sama tes psikologi sih. Hahaha, jadi semoga sedikit membantu. Untungnya musik klasik ga berhubungan sama kecerdasan jadi amanlah ga suka musik klasik. Hihihi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s