The Sweetest

My husband is probably the sweetest person.

Sejak hamil, tubuh rasanya berubah 180 derajat. Pegel, capek, pusing, eneg, lemah. Setiap pulang ke rumah, yang pengen dilakukan cuma rebahan di tempat tidur. Nggak kepikiran mau bersihin rumah atau pekerjaan rumah tangga lainnya. Hey, I’m focusing on this aching body. Tentunya suami adalah orang pertama yang jadi tempat sampah keluh kesah saya.

“Aku pegel. Badanku semua sakit. Capek banget.” kata-kata pertama yang dilontarkan ketika bertemu suami sehabis pulang kantor.

“Aduh, kamu lama banget sih datangnya. Aku udah mau pingsan nih saking pusingnya.” terucap ketika suami terlambat menjemput.

Dan sejuta keluhan lainnya lagi. Ada kalanya saking sakitnya nggak hilang-hilang dan nafsu makan berkurang karena eneg terus, saya mau nangis karena nggak tahu harus gimana.

But my husband is the sweetest person. Sejak pertama tahu saya hamil, dia mengambil seluruh tugas rumah tangga. Dia membiarkan saya langsung masuk kamar sejak pulang kantor untuk istirahat karena tahu saya pasti lagi kesakitan. Dia langsung menyiapkan makanan. Bukan cuma menyiapkan, tapi dia memasak. Pertama kalinya memasak, sedangkan saya cuma memberi instruksi saja. Ketika makanan siap, dia akan memanggil saya untuk makan. Kemudian, ia masih harus mencuci piring dan segala macam perabotan makan lainnya. Sementara tentu saja saya sudah balik lagi ke kamar. Tidak lupa, dia juga masih harus memberi makan anjing kami, si Mika.

Sebelum saya tidur, dia akan masuk kamar untuk memijit punggung saya yang pegal dan mengusapkan minyak kayu putih di punggung. Kadang-kadang dia tertidur ketika sedang memijit saya. Tapi biasanya ketika saya sudah mengeluh seharian badannya sakit, dia akan memastikan akan memijit sampai tuntas tanpa ketiduran. Pijitannya membuat saya tidur lebih nyenyak dan keesokan harinya bangun dengan lebih segar.

Sehabis memijit saya, dia masih harus membawa Mika jalan-jalan keliling komplek. Kalau rumah sudah kotor, dia akan lanjut menyapu dan mengepel. Kadang-kadang pekerjaannya baru selesai hampir tengah malam. Tiap malam dia juga tidak lupa merebus sari kacang hijau untuk saya minum. Untuk refreshing, dia tidak langsung tidur tapi lanjut main komputer dulu. Biasanya sekitar jam 01.00 saya terbangun dan melihat belum ada suami di samping saya. Ketika saya panggil baru dia masuk kamar untuk tidur.

Waktu baru awal kehamilan dan tiap pagi disertai rasa pegal tak tertahankan, suami yang membuatkan sarapan. Bukan cuma membuatkan sarapan, dia juga memasak lagi untuk bekal makan siang kami. Sampai kadang-kadang dia lupa untuk makan pagi karena saking sibuknya. Dia harus tergopoh-gopoh untuk mandi dan siap-siap ke kantor. Membereskan tempat tidur kami karena dia tahu saya nggak suka meninggalkan kamar dalam keadaan berantakan. Waktu itu saya sungguh malas sekali membereskan kamar. Tidak meminta suami juga untuk membereskan kamar, tapi dia melakukannya sendiri. :’)

Setelah membereskan kamar, dia akan memanaskan mobil, memberikan Mika makan, dan membuang pup Mika di halaman. Baru kemudian kami berangkat ke kantor bersama-sama. Pulangnya kami bertemu di tengah-tengah antara kantor kami untuk sama-sama pulang. Di tengah jalan ketika saya mengeluh, dia pun mengelus punggung saya dan selalu bilang, “Nanti aku pijitin sampai lama, ya.”

Semua rutinitas itu berulang setiap hari. Bayangkan betapa capeknya dia mengurusi saya. Sampai dia pernah sakit karena terlalu capek. He really takes good care of me. I can’t ask for a better husband because I already got the sweetest one. There is no doubt that he’s gonna be a good father too. I am forever lucky to have him. :’)

Advertisements

4 thoughts on “The Sweetest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s