Murah Tapi Bukan Murahan

C360_2014-06-30-11-33-46-585

Can you guess how much the price for my top?

It is only Rp 25.000. So cheap lah!

Jadi waktu belanja di Carrefour kemarin, di tengahnya ada yang jualan baju. Sebenarnya udah lama ada tapi saya nggak pernah ngelirik karena kayaknya barangnya nggak kece *somseeee*. Tapi kemarin akhirnya dilirik karena ada tulisan Rp 25.000. BAJU APA YANG MURAH GITU?

Ya udahlah ya, dengan pengalaman baju super murah di Ambas, maka coba dilihat-lihat dulu. Hm, nggak menarik. Hampir aja pergi, tapi entah kenapa memutuskan untuk melihat dengan seksama. Maka di antara banyaknya baju yang digantung saya nemu harta karun lagi *dancing*. Saya dapat 1 atasan, 3 blazer, dan 1 rok. Semuanya masih dalam kondisi bagus dan keren. Coba bayangkan, blazer dengan harga Rp 25.000. Bukan cuma murah, tapi ini hampir gratis. Hahaha. Cuma tinggal dicuci dan diseterika dengan baik, voilaaaaa bajunya makin keren.

I assumed that they were second clothes. Mungkin kalau di burjer gitu harganya lebih murah lagi. Teman saya pernah beli baju di burjer dengan harga LIMA RIBU RUPIAH saja. Gila, lima ribu rupiah! *masih takjub*. Asal matanya jeli dan pinter milih, pasti dapat yang kece, deh. Apalagi seringkali dapat baju yang unik dan jarang dijual di toko-toko. Makin bahagia aja rasanya. Hihihi.

Si suami manas-manasin pulak kalau di Pasar Baru atau Senen lebih murah lagi harganya. Lah, saya yang baru tau soal beginian kan langsung berbinar-binar matanya (ehm, apakah si suami manas-manasin karena biar hasrat belanja saya terpenuhi tapi nggak ngabisin uang? HAHAHA).

Ditambah lagi bos saya juga semangat cerita dia sering beli baju second di dekat rumahnya. Masalahnya adalah bos saya yang kece plus modis banget ini ternyata juga penggemar baju second. Kalau dipake dia baju second juga dikira mahal. Pernah ada pasien yang dengan berbinar-binar bilang ke dia, “Mbak, roknya bagus sekali. Ini beli di Mango, kan? Saya kemarin lihat yang persis gini.” Dan dengan tersipu-sipu bos saya bilang, “Ini beli di Mangga Dua, kok.” DWANG! Intinya kalau pinter mix and match, baju murah juga terlihat mahal. Kalau udah dasarnya norak, baju mahal malah kelihatan murahan. Ini sih yang paling kasihan. Hehehe.

Jadi kapan kita berburu baju?

9 thoughts on “Murah Tapi Bukan Murahan

  1. Benerrrr bgt mi, di pasar baru murahhh, gw 2 minggu lalu ke pasar baru ama cowo gw dan dia yg membawa gw ke surga baju bekas, dan gw nemu celana bahan 7/8 kerenn punya hanya 35rb sajaa hahaahha bisa dipake ke kantor punn.. Tp emg lo.musti jeli sih dan sabar nyarinya. Dan di pasar baru mayan ga sesek jd masih.nyaman lahh milih2 hahaa bahagia bgt gw pas kesana

    • Gila ya innn, ini kenapa nggak ada yang kasih tau gue dari dulu kalau ada barang beginian. Bahagia banget nemuin barang super murah dengan kondisi bagus gini. Harta karun! Iya nih pengen banget ke Pasar Baru. Di sana barangnya harus ditawar ya In?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s