Akibat Piala Dunia

Selamat datang Piala Dunia 2014!

Nggak, saya nggak suka bola, kok. Musiman aja sukanya. Itu pun kayaknya musim ini nggak terlalu ngikutin. Seperti biasa saya akan dukung Italia, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dulu sih alasannya karena ada Fabio Cannavaro. Sekarang doi udah pensiun dan saya kehilangan arah gini. Hahaha! Jadi ya tetap dukung Italia, tapi nggak tahu karena apa. Oh, mungkin karena itu negaranya Cannavaro. *cetek abis, mak!*

Oh ya, Cannavaro baru datang ke Indonesia awal bulan ini, lho. Yang lebih bikin dadaku sesak adalah………..kenapa Jupe yang disuruh nyambut mereka? WHYYYY? Dapet kan tuh cium pipi dan peluk-peluk Cannavaro. Hiks! *iri setengah modar* Tega kamu, Jupe! #drama

Anyway, selama musim bola ini tentu saja suami tercinta nonton, dong. Masalahnya adalah hak siar Piala Dunia di Indonesia dikuasai oleh klan Bakrie *cis!*: ANTV dan TV One. Udah deh, saya yang pake TV kabel First Media mah tinggal gigit jari aja karena tayangannya diblok. Belum lagi internet juga pake First Media jadi juga nggak bisa streaming. Tapi demi memuaskan hasrat suami nonton bola, saya pun ngetwit nonton di mana selain ANTV dan TV One. Ada yang menyarankan nonton di wiziwig(dot)tv. Jadi saya kasih tau suami dan bener aja bisa streaming. Hore! Tapi ya mana puas sih nonton di layar komputer doang.

Sebenarnya kita punya antena dalam untuk TV di kamar. Itu antena hampir nggak kepake karena saya jarang nonton TV di kamar. Nggak suka berisik, bok! Lagian walaupun udah pake antena di TV kamar tetap gambarnya semut berbaris. Nggak bisa liat apa-apa juga. Eh, apa karena kamar saya terletak di bagian ujung rumah jadi susah nangkap sinyal, ya?

Akhirnya saya bilang suami untuk pake antena kamar aja di TV ruang tamu. Siapa tau hasilnya lebih kece. Bener aja, gambarnya lebih jelas. Suami pun bahagia tak terkira karena bisa nonton di layar besar dan bisa sambil tidur-tiduran di sofa. Pesan istri cuma satu, habis Piala Dunia kelar tolong itu antena dibalikin ke kamar karena kalau di luar merusak pemandangan. Hahaha, teteeep fokusnya estetika.

Bagaimanakah nasib istri di Piala Dunia kali ini? Istri mendapatkan tempat tidurnya untuk seorang diri aja. Lega bener, bok! Akibat nonton bola, suami jadi lebih sering ketiduran di depan tv sampe pagi. Pisah ranjang gitu jadinya, bok. Hahaha. Nggak denger suara ngorok lagi. Eh, tapi lama-lama sepi juga, ya. Nggak ada yang pijetin sebelum tidur, plus nggak ada yang gangguin kalau tidur. Hihihi. Suamiiii, ayo balik lagi ke kamar habis nonton bola!

Maka dengan ini saya deklarasikan bahwa istri hanya berada di urutan kedua di bawah bola. HAHAHA. Selamat nonton bola semuanya!

Go Italy!πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s