Ketika Rantai Pagar Hilang

This is saturday and I am officially a zombie at office.

Jadi semalam nggak bisa tidur dengan nyenyak karena ketakutan dan was-was. Kemarin pagi suami bangun mendapati rantai untuk menggembok pagar rumah udah hilang entah ke mana. Pagar juga udah nggak kekunci lagi. Padahal tadi malam suami udah kunci pagar dengan benar. Rantainya pun sampe sekarang nggak ketemu. Kemungkinan ada yang berusaha masuk ke rumah semalam.

SHOCK!

Puji Tuhanย nggak ada yang hilang sama sekali. Ajaib banget, deh. Padahal di depan ada motor, helm, dan mobil yang nggak ada pengamannya, tapi nggak hilang atau rusak sama sekali. Pintu rumah pun masih dalam keadaan terkunci. Kemungkinan pencurinya nggak jadi masuk karena dengar gonggongan Mika. Saya emang sempat kebangun sama gonggongan Mika tapi nggak periksa ke depan karena saya pikir paling ada kucing lewat jadi Mika gonggong. Ternyata itu pencuri. Hiks!

Udah mana dulu rumah orang tua pernah kerampokan dan semua hilang, jadi kemarin itu kayak membuka trauma lagi, deh. Saya dan suami yang nggak tenang karena pagar rumah nggak ada gemboknya lagi akhirnya nggak masuk kantor. Secara kita tinggal berdua aja jadi kalau mau ngurusin apa-apa ya sendiri, deh.

Kejadian kayak gitu langsung lapor ke Bu RT, yang dijawab dengan, “Ya udah ganti aja gemboknya.” HAH? HELLOOOOO, itu juga mah kita juga tau. Suami nanya dong petugas keamanan emang nggak ada yang patroli, eh dia bilang nggak ada karena susah cari orang. LAH, itu tiap bulan bayar uang keamanan buat apa kalau nggak ada yang menjaga keamanan? Emosi jiwa kan, ya? Emang deh di Jakarta ini nggak bisa ngarepin orang lain jagain kita.

Akhirnya kita pun langsung meluncur ke Ace Hardware untuk beli gembok dan rantai. Bulan menjelang puasa dan Lebaran gini biasanya banyak maling (dulu kejadian dirampok juga pas bulan puasa) jadi mau beli gembok yang bagus sekalian. Untungnya banyak gembok yang lagi diskon karena ternyata gembok yang bagus itu mahal banget. Hiks!

Saya beli 3 gembok (ini antara parno atau jaga keselamatan, ya?): satu gembok beralarm — jadi kalau gemboknya goyang, langsung alarmnya bunyi–, satu gembok yang nggak bisa digergaji — ini mahal banget, tapi apalah daya kalau demi keamanan, untung diskon, satu gembok waterproof biar nggak cepat rusak kalau kena hujan. Kemudian beli 2 rantai super berat biar kuat untuk dipasang di masing-masing ujung pagar. Untuk gembok ini aja udah berasa bangkrut, deh. Hahaha! Tapi daripada ngerasa ketakutan dan nggak aman ya mendingan mahal, deh.

Selain gembok berlapis-lapis, Mika yang biasanya kalau malam tidur di dalam rumah, sekarang tidur di teras. Masalahnya Mika terlalu aware sama keadaan sekitar. Bayangin, masa anjing, kucing, orang ngobrol, mobil semua digonggongin dan gonggongannya keras banget sampe kedengaran ke ujung jalanan. Yang ada semalaman kita nggak bisa tidur karena gonggongan Mika. Zzzz! Akhirnya Mika dimasukin ke dalam dan suami tidur di sofa kalau ada apa-apa. Baru deh diam si Mika dan cuma gonggong kalau ada hal yang mencurigakan aja.

Saya yang pernah ngalamin kerampokan sebelumnya masih lebih bisa menanggapi dengan tenang. Soalnya dulu rumah sampe dibobol dan diacak-acak, sekarang cuma gerbang aja tanpa kehilangan barang, jadi masih ada rasa lega dan tenang. Sementara suami yang dulu komplek perumahannya aman banget karena bisa ninggalin rumah tanpa kunci pintu (satpam komplek perumahannya banyak dan beneran kerja, bok) langsung shock mendapati rumah mau dimasuki pencuri. Dia yang memutuskan untuk tidur di ruang tv supaya kalau ada apa-apa dia bisa dengar. Lebih parah dari saya ketakutannya dia. Hihihi.

Jadi waspadalah selama menjelang bulan puasa dan lebaran, ya. Komplek perumahan sebelah komplek saya aja kemarin ada 4 rumah yang kecurian. Jahat, ya pencuri ini!๐Ÿ˜ฅ

Stay safe, people!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s