Persiapan Liburan

Halo! Saya baru balik dari liburan, nih. It was fun fun fun!

Sebelum cerita soal liburannya, cerita dulu soal persiapannya. Karena udah mulai jenuh dan setelah ditilik…eh, terakhir liburan setahun lalu. Lama banget, ya. Akhirnya memutuskan udah saatnya deh liburan. Berhubung niatnya beneran liburan jadi harus yang santai dan leyeh-leyeh, nggak ambisius ngunjungin tempat-tempat, nggak jalan seharian sampe capek. Maka tempat yang tepat untuk semua itu adalah…. BALI! *pake kacamata hitam*

Beli tiket ke Bali bulan Desember kemarin. Itu juga nunggu promo, dong. Manalah ya mau rugi. Jadi segala macam airlines dibukain sampe nemu yang paling murah. Terpilihlah Air Asia.

Setelah tiket di tangan, bulan depannya booking hotel. Jadi untuk pemilihan hotel ada kriterianya sendiri: harus bersih, minimalis, ada kolam renang, akses gampang, dan masuk budget (ya iyalaah!). Maka yang terpilih adalah Hotel Terrace at Kuta dan The Oasis Lagoon Sanur. Dua-duanya memuaskan dan persis mirip kayak foto di website mereka.

Hotel aman. Sekarang untuk transportasi. Karena niatnya leyeh-leyeh jadi mungkin aja paginya pergi, sorenya istirahat di hotel, dan malamnya hang out. Β Oleh karena itu, kita memutuskan nggak usah pake supirlah, ya. Soalnya dihitung per 8 atau 12 jam plus kalo waktunya lebih dicharge per jam. Belum lagi tips buat supirnya. Sayang ya, bok. Mending uangnya pake makan di tempat enak. Hihihi. Lho, untuk tau jalannya gimana? Sekarang kan ada Waze di handphone. Andelin aja aplikasi ini. Selama 4 hari 3 malam, semua tempat yang kita mau bisa didatangi cuma mengandalkan aplikasi ini. Dia juga kasih tau mana jalanan yang macet dan real time banget. Pengen kecup pembuatnya, deh.

Untuk cari rent car cuma tinggal googling dan bandingin mana yang paling murah. Karena pergi berdua aja, jadi pesan Karimun (selain karena paling murah, sih. Hihihi). Pas di-googling muncullah nama Pak Wayan dengan penyewaan yang murah (beda 15 ribu dibandingkan penyewaan lainnya). Orangnya gampang dihubungi, sehari sebelum berangkat dia confirm lagi, tepat waktu, dan…… pas hari H ternyata mobil Karimunnya nggak ada, jadi dia kasih kita Avanza dengan harga Karimun. Bahagia, deh.πŸ˜€ Untuk bensin sendiri dengan perjalanan yang jauh dari satu tempat ke tempat lain setiap harinya, selama 4 hari 3 malam kita cuma ngabisin Rp 200.000. Gilaaa, di Jakarta mana bisa.

Untuk itinerary sendiri, walaupun niatnya leyeh-leyeh tetap dong ya ada tujuannya. Untuk control freak kayak saya, tetap itu itinerary harus ada jam, tempat, alamat, perkiraan biaya, apa yang perlu dipersiapkan. Macam mau pergi ke camp aja. Hahaha! Tapi kenyatannya nggak semua harus didatangi, kok. Yang penting harus santai.πŸ˜€

Oh ya, satu hal yang bikin ribet adalah… anjing saya si Mika mau dititipin di mana? Sejak dua bulan sebelumnya, udah cek ricek penitipan hewan di sekitar rumah. Udah yakin sama satu tempat penitipan, eh pas saya minta lihat tempatnya seperti apa dia nggak mau kasih lihat. Katanya atas dasar kepercayaan aja. Hih, trust is earned! Dia juga bilang kalau ada waktu anjingnya dibawa jalan ke luar. Berarti kalau nggak ada, di kandang terus? Buat si Mika yang nggak pernah masuk kandang pasti bikin stres, deh. Jadi say no no.

Kandidat satu lagi adalah sebuah tempat di Bogor (bisa dijemput dan diantar anjingnya). Tempatnya luas ada area bermain, kolam renang, kandangnya juga luas. Setiap 2 kali sehari anjing akan dibawa jalan-jalan dan bermain di halaman yang luas. Tiap hari kita akan dikabari soal kondisi si anjing. Paling penting, harganya terjangkau. Perfect! Tapi karena sebelum kita berangkat kita sibuk banget (ada 2 kebaktian yang diadakan di rumah) dan belum sempat survery ke sana karena…. Mika mens (yang mana anjing mens kan 3 mingguan, ya), jadi diputuskan Mika nggak jadi dititipin. Di rumah kebetulan ada saudara jadi Mika juga nggak stres ditinggal di lingkungan yang sama sekali baru. Lalu saya minta Papa saya untuk nengokin rumah juga, jadi aman.

Semua persiapan beres. Eh, sehari sebelum berangkat ada pesawat Malaysia Airlines yang hilang. Buat saya yang takut naik pesawat, bencana banget deh. Supaya kepanikannya nggak menjadi-jadi saya memutuskan untuk nggak baca koran, nonton tv, ataupun liat socmed berkaitan dengan pesawat ini. Sebelum berangkat pun minum antimo supaya tidur (yang mana saking takutnya tetap nggak tidur).

Udah beres semua? Yuk, liburan kita!πŸ˜€πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s