We Have Hope

Saya nggak terlalu suka politik. Nggak ngerti juga soalnya. Dari dulu di pikiran saya, politik itu kotor dan orang yang bergerak di dalamnya ya cuma karena pengen harta dan kekuasaan. Pesimis amat ya saya. Hahaha. Habis kenyataannya begitu dipilih ya begitu-begitu juga nggak ada perubahan.

Sebagai warga negara Indonesia, akhirnya saya berkesempatan untuk menggunakan hak politik saya dalam Pemilu. Saya lupa kapan pertama kali saya ikut Pemilu. Yang pasti, pas umur udah lewat 17 tahun (YAIYALAAH!). Waktu dapat kesempatan untuk milih pertama kali saya biasa aja. Lirik calon presiden kanan-kiri kok ya kelihatan nggak jauh berbeda dengan jaman dahulu. Jadi, di usia masih muda, idealis, dan punya kesempatan buat milih, saya memilih untuk tidak memilih alias GOLPUT. Yang mana, orang tua bilang sayang suaranya, tapi kan ceritanya keukeuh ya (biar kelihatan keren gitu. HAHAHA!).

Golput kedua saya adalah ketika pemilihan gubernur DKI Jakarta antara Fauzi Bowo dan Adang Dorojatun. Kenapa? Pertama, kami sekeluarga ajaibnya nggak dapet kartu pemilih, kemudian males ngurusinnya juga. Kedua, karena nggak ada yang oke menurut saya. Jadi, terbanglah itu beberapa suara dari rumah saya aja.

Waktu pemilihan presiden 5 tahun yang lalu, saya mulai melek politik. Mau baca-baca setiap tokoh yang mencalonkan diri. Waktu itu saya pilih SBY karena liat kinerjanya sebelumnya yang cukup oke. Eh, sekarang doi kerjanya bikin album dan istrinya ngamuk-ngamuk di Instagram. Sebagai salah satu suara yang nyumbang kemenangan doi, rasanya pengen ngamuk-ngamuk tiap doi nggak bergeming atau mengambil keputusan yang tegas atas masalah negeri ini. WOY, balikin suara saya! *emosiong*

Sempat kepikiran, tau gitu nggak usah milih aja, deh. Yang dipilih suka mengecawakan. Bak cinta tapi habis itu dikhianati. Bikin galau, men! Sempat berjanji udahlah balik ke golput lagi aja, toh pilihannya berkutat di situ aja.

Tibalah pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2012. Muncullah beberapa nama yang belum saya denger sebelumnya seperti Faisal Basri, Jokowi, dan Ahok. Waktu itu sempat kepincut sama Faisal Basri dan saya pilih dia di putaran pertama. Tau sih dia bakal kalah, tapi namanya kepincut ya, tetap dipilih juga. Putaran kedua, udah pasti saya pilih Jokowi dan Ahok setelah liat sepak terjangnya.

Setelah 1 tahun lebih jadi gubernur dan wagub, I must say that they impress me a lot! Jakarta belum jadi kota yang bebas macet, belum bebas banjir, masih banyak yang bobrok sana-sini, tapi saya lihat mereka beneran bekerja, turun ke jalan, dan jujur. Coba liat waktu Foke masih jadi gubernur (yang entah siapa wagubnya — saking nggak terkenalnya), macet dan banjir dikit, seisi timeline di twitter langsung mencaci maki si kumis, semua salah kumis, kumis, kumis, kumis! Bandingkan dengan yang sekarang, macet tetap ada, banjir ya masih, tapi kebanyakan masyarakat tidak mencerca pemimpinnya. Kenapa? Karena mereka beneran kerja. Kalau beneran kerja, rakyat pun tenang dan sabar dan tentunya dukung mereka 100%.

Saya suka bagaimana Jokowi sangat sederhana, nggak neko-neko, tapi tetap jalan lurus ke depan sesuai rencananya. Semua proyek yang dulu dilama-lamain si kumis, sekarang bisa dikerjakan dalam waktu cepat. Lah, jadi dulu si kumis kerjanya apa? Ongkang-ongkang kaki sambil kipas-kipas uang rakyat? Macet amburadul, banyak mall dibangun nggak jelas. We don’t need any more mall!

Sejauh ini yang saya tahu, belum ada mall baru yang dibangun, malah taman dipercantik. Saya pergi ke waduk Pluit dan itu jadi bagus banget. Tamannya luas, dengan danau di tengah-tengah, dan tanaman yang banyak di sekelilingnya. Cantik banget. Taman Langsat di Barito diperluas dan dipercantik. Itu taman yang tadinya serem karena banyak pohon-pohon gede jadi cantik banget dan bisa dipake buat banyak kegiatan. Cinta banget!

Belum lagi kalau ngomongin Ahok (ehm.. ehm!). Ngeliat dia marahin pegawainya yang males dan suka berkelit supaya bisa korup, liat dia berani melawan preman Tanah Abang, gimana dia abis-abisan marahin reporter TV Oon live karena pertanyaannya yang menyudutkan dan nggak jelas, gimana dia bisa bersikap tegas dan membuat segala sesuatanya beres. HE CAN KICK ASS! Maka dari itu, dia jadi idola saya. Hihihi!

Bukan hanya di Jakarta, di Bandung ada Ridwan Kamil dan di Surabaya ada Ibu Risma. They bring hope to us. Di tengah pemerintahan yang bobrok dan korupsi, ternyata muncul beberapa nama yang benar-benar berjuang untuk rakyat. Saya nggak pernah ngerasain ini sebelumnya. Saya sebagai warga udah terbiasa jalan sendiri-sendiri aja tanpa berharap banyak sama pemerintah. Jadi kemudian ketika ada orang-orang yang berjuang untuk rakyat, saya beneran terharu dan menitikkan air mata. I can count on them now and it’s rare….. but it feels good. :’)

Cuma bisa berdoa bahwa mereka selalu dilindungi Tuhan karena saya yakin ada banyak banget yang pengen menjatuhkan mereka akibat kepentingan-kepentingan yang tidak bisa jalan karena kejujuran mereka. Karena Indonesia sangat butuh orang-orang seperti mereka. Mereka meyakinkan kita bahwa Indonesia bisa berjalan ke arah yang lebih baik.

Sebentar lagi akan ada Pemilu. Semoga orang-orang baiklah yang maju dan terpilih. Kamu nggak mau kan pilih calon presiden yang kampanyenya main sinetron dan bikin kuis rekayasa (ehm… lirik si pemilik stasiun tv) atau si dagu panjang yang nggak mau tanggung jawab dengan lumpur lapindo atau orang-orang lama lainnya yang kita tahu sebenarnya dia nggak peduli kok sama rakyat, cuma sama kekuasaan aja. We can’t let those people rule us. We can’t let Indonesia step backward again. While we know, we have some people who will strive and give their best effort to make Indonesia better.

Rasanya lega sambil senyum lebar ketika akhirnya dalam hati saya bisa bilang, “We now have hope”. :’)

 

4 thoughts on “We Have Hope

  1. Bener banget mi, kita semua rasanya terharu banget liat kerjanya tim joko-hok. Dalam hati berdoa terus semoga mereka dilindungi dari buaya2 koruptor yang bisa nusuk mereka setiap saat. Jakarta dan Indonesia butuh perubahan dan tokoh-tokoh super seperti ini yang bakal terus dikenang, emang orang hebat ga perlu nyombong juga dah terbukti lah ya kualitasnya… Go joko-hok!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s