Bangkok In A Glimpse 3

Lanjuuut kita?

Day 4
Hari terakhir di Bangkok. Huhuhu, belum puas belanjanya *teteeep loh, lama-lama buka online shop aja kali, ya*. Hari ini jadwal kita cuma ke Chatuchak yang buka pas weekend aja. Kebetulan pesawat kita terbang jam 9 malam jadi bisa dong dipuas-puasin belanja di pasar yang katanya segala macam ada dan murah-murah.

Saatnya menghabiskan uang *tebar-tebar uang sampe kere*!

Seperti biasa kita pergi ke Chatuchak naik taksi. Letaknya agak jauh jadi menghabiskan sekitar 100 THB. Sampai di sana, kita menentukan dulu letak meeting point karena semua HP kita nggak bisa dipake dan nggak mau ganti nomor (katanya: mendingan uangnya dipake buat belanja). Meeting point kita di JJ mall, sebelah Chatuchak.

Begitu menentukan meeting point dan jam ketemuan nanti, kita pun langsung menyebar untuk belanja sendiri-sendiri. Chatuchak itu luasnya minta ampun dan tentu saja karena di alam terbuka jadi ya panas. Untungnya waktu itu saya pake singlet dan celana pendek. Adem! Rambut pun langsung diiket supaya nggak panas.

Emang ya, Chatuchak itu segala macam ada! Segala barang-barang vintage tersebar di mana-mana. Gimana saya rasanya nggak mau beli semuanya #kemudianliatdompet #uanghabis. Saya pun beli mobil vintage yang di atasnya bisa ditaro pot bunga kecil, bunga-bunga artificial yang jauh lebih murah daripada di IKEA, beli berbagai kaos untuk suami, dan sepatu boot untuk suami, beli undies, cushion cover 4, lukisan, dan masih banyak hal lainnya lagi. Itu semua cuma ngabisin sekitar 1500 THB. Gimana nggak bahagia? #terharu

Di Chatuchak semua tersedia: baju, sepatu, makanan, seprei, pajangan, makanan berbagai rupa, alat pertukangan, bahkan pet shop pun ada. Heraaan, ini seluas apa sih sampe semuanya ada?

Puas ngabisin duit (yang nggak seberapa) di Chatuchak, beranjaklah ke JJ Mall. Di sana beli es krim lagi saking panasnya. Nah, muter-muter JJ mall ini juga sama aja bikin ngilernya. Yang paling bikin ngiler ya pajangan dan bunga-bunganya itu, deh. Nah, di sini baru inget kalo saya belum beli Nestea Thai Iced Tea pesanan suami. Heran, deh, si Nestea ini kok nggak jual thai iced tea-nya di Indonesia. Padahal enak banget. Untungnya di bawah ada supermarket jadi saya beli banyak Nestea sekalian untuk oleh-oleh juga, banyak mie instan dengan rasa-rasa unik macam tom yum, minced pork, dan sebagainya (yang setelah makan pas di rumah, enaaaak parah!). Di sini juga beli makanan khas Thailand seperti manisan mangga, keripik nanas, dll. Tapi kata Stefany agak lebih mahal 5-10 THB dibandingin di salah satu mall yang letaknya 15 menit dari JJ mall naik taksi. Ya bok, jauh juga naik taksi, ya.

Lagi-lagi permasalahannya adalah belum makan karena sibuk belanja. Jadi kita pun makan di KFC di JJ Mall. Padahal sebelumnya niatnya makan di Boat Noddle, tapi letaknya agak jauh jadi udah nggak sempat. Oh, dan ayam KFC di Thailand nggak ada apa-apanya dibandingin ayam KFC di Indonesia. JAUH BANGET. Setelah diperhatikan juga, orang Thai kalo makan ayam KFC/McD kayak makan steak pake pisau dan garpu.

Puas makan di KFC dan belanja (serta jadi kere) kita pun naik taksi ke hotel untuk beres-beres dan cap cus ke bandara. Untungnya sampe bandara dengan cepat, yaitu jam 18.00.

Untung aja kita sampe cepat karena petugas check in Air Asia-nya reseee banget! Jadi dari Jakarta kita sengaja udah beli bagasi 70 kg, dibagi masing-masing 20-25 kg. Biasanya kan bisa digabung aja bagasinya. Eh, dia nggak mau dong. Harus per nama per bagasi. Sungguh rese! Untungnya pas semua tuh bagasi nggak perlu nambah. Karena kalo sampe nambah, uangnya udah habis buat belanja (tersisa di dompet 200 THB).

Pas check in kita juga minta duduknya deketan. Dia bilang udah penuh jadi nggak bisa duduk deketan. Semua percakapan dilakukan dengan muka bete, ya. Kenyataannya pas masuk pesawat pesawat cuma setengah terisi dan kursi tepat dibelakang saya satu baris kosong semua. TUH KAN! Dia pasti kesal sama kita jadi nggak mau dudukin kita bareng.

Oh ya, karena di bandara saya makan dan ngabisin 240 THB. Maka dengan terbangnya pesawat ke Jakarta, uang saya pun minus 40 THB (pas makan minjem Yenny. Hihihihi).

Apakah saya pengen balik lagi? Tentu saja! Masih pengen ke Grand Palace karena waktu itu tutup, masih pengen ke Platinum sampe puas, dan masih pengen makan di Boat Noddle.

After all, it was a nice trip with the girls. #happyπŸ˜€πŸ˜€

 

One thought on “Bangkok In A Glimpse 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s