Dari Pesta ke Pesta

Sabtu, 19 januari 2013, kemarin adalah harinya pesta. Ada dua kawinan yang bikin saya dari subuh sampe malam berbalut kebaya dan make up tebal (oh gini toh rasanya jadi Syahrince). Satu adalah kawinan sepupu saya, yang satunya adalah kawinan teman.

Jam 5 pagi saya udah bangun dan mandi koboi (saking nggak tahan sama airnya yang dingin banget) lalu berangkat ke salon. Di salon udah ada si mama yang menunggu. Ini salon dekat rumah yang emang langganan kalo mau make up untuk pesta karena… cepat dan lumayan aja. Kadang-kadang make up-nya berhasil bikin cantik, kadang-kadang ya.. begitulah. Mari berdoa kali ini make up-nya berhasil.

Kebetulan yang make up bukan mbak yang biasanya. Nah, kalo udah begini udah mulai ragu-ragu, deh. Bakal cantik nggak, ya? Tapi ya sutralah, ya. Saya cuma wanti-wanti, mata saya sipit jadi harus dibikin besar. Udah itu aja. Selanjutnya terserah anda.

Surprisingly, make up-nya bagus. Aku sukaaa! Hair do-nya juga oke. Yeay!

Me wearing martumpol kebaya on a perfect make up. Love it!

Me wearing martumpol kebaya on a perfect make up. Love it!

Setelah selesai dandan dan pake kebaya yang ketatnya minta ampun tapi tetap dipake karena… bagus. Menjadi cantik itu menyiksa emang *tahan napas 10 jam*.

Perhentian pertama adalah Gereja Katolik di Rawamangun tempat pemberkatan sepupu saya. Udah bertahun-tahun sejak lulus SMP saya nggak ke geraja Katolik. Dulu kan sekolahnya di sekolah Katolik ya jadi wajib ikut misa. Nah, sekarang ikut misa lagi jadi rasanya excited.

Pemberkatannya berjalan mulus, lancar, dan menyenangkan. Akhirnya sepupu pun sah jadi suami istri. Ciumm.. ciumm! *lalu dipelototin Romo*

Happy wedding Kak Debie + Angga!

Happy wedding Kak Debie + Angga!

Pemberkatan selesai jam 11 siang. Resepsi dilanjutkan jam 15.00. Di sisa jeda waktu itulah saya dan suami serta sepupu saya ngacir dulu ke Gedung Mulia untuk resepsi adat teman saya. Lumayan kan ya bisa diisi dengan makan siang. Hihihi.

Sejak menikah, hampir nggak pernah lagi ke gedung ini jadi begitu ke sini lagi rasanya jadi keinget momen pernah duduk di pelaminan di gedung ini. Seharian, bok!

Begitu masuk, si sepupu bilang, “Eh, Mi.. dekornya sama banget sama lo. Beda warna doang.” Awalnya nggak sadar, sih. Tapi setelah diliat eh iya sama. Oh well, mungkin terinspirasi kali ya. Dulu pas nikah saya wanti-wanti ke vendor nggak mau ada rumah gorga di pelaminan. Lalu saya tanya, udah ada belum sih yang nggak pake rumah gorga. Katanya baru saya yang pertama kali nggak mau pake rumah gorga di gedung batak. Ternyata beberapa lama kemudian banyak juga yang ngikutin. Ciyeeeh banyak yang suka! Hihihi!

with the girls

with the girls

with the family

with the family

Selesai dari Gedung Mulia, saya pun langsung menuju gedung Grand Olimo untuk pesta resepsi sepupu. Gilaaa, ini mah non-stop pestanya! Puji Tuhan, cuaca cerah dan jalanan lancar jadi nggak ada kendala yang berarti. We also enjoyed the party.

IMG-20130119-00408

mommy-daughter

mommy-daughter

numpang nampang

numpang nampang

 

Baru pulang ke rumah jam 10 malam. Masih harus mandi, keramas, dan bersihin make up. Tapi hati senang!πŸ˜€

Happy wedding!

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s