Kamar Mandi Idaman

Salah satu hal penting di dalam hidup saya adalah kamar mandi *tsaaah*. Masih inget dulu saya cerita kalau waktu mau masuk SMA saya nangis kejer karena toiletnya jorok. Waktu itu sampe niat banget nyebrang lapangan ke gedung baru tiap mau pipis demi mendapatkan toilet yang lebih manusiawi.

Tiap pergi ke mana pun, saya paling was-was soal toilet. Secara saya anaknya tukang kebelet pipis (dikarenakan kalau minum bisa bergalon-galon mirip unta), maka toilet yang bersih adalah kewajiban. Tapi nggak semua orang kayaknya paham ini. Kalau lagi pergi ke suatu tempat tiap masuk ke kamar mandi jadi harap-harap cemas, takut jorok. Kadang saking kebelet pipisnya tapi toiletnya jorok, maka saya tutup mata aja deh sambil pipis.

Selain itu, Mama selalu bilang ruangan paling penting dan harus bersih di rumah adalah kamar tidur karena tempat kita beristirahat, dapur karena tempat kita membuat makanan, dan kamar mandi karena tempat kita membersihkan diri. Ruangan-ruangan itu harus dan wajib bersih.

Kamar mandi idaman saya adalah kamar mandi kering macam kayak di hotel-hotel gitu. Yang kalau mau masuk kaki jadi nggak basah. Si Mama juga agak menerapkan prinsip itu. Kenapa agak? Karena mandi masih di situ jadi yah agak basah. Tapi prinsipnya Mama adalah gimana caranya kamar mandi itu cepat kering jadi dia mengatur sedemikian rupa letak lantainya.

Nah, dalam renovasi rumah kali ini, kamar mandi adalah salah satu yang direnovasi total. Semua keramik, closet, dan dinding diganti. Niat mulia adalah punya kamar mandi yang bersih dan ciamik. Pokoknya yang cepat kering. Supaya saya yang kalau mandi cepat banget ini lebih betah lagi ada di kamar mandi. Kalau bisa bisa tidur sekalian di sana *lah, kasian amat!*

Suatu hari, saya ke toilet di restoran (yang saya lupa restoran apa) dan langsung jatuh cinta dengan warna lantainya yang seperti ini:

black-and-white-bathroom-design-ideas-005

black-and-white-bathroom-design-ideas-8

black-and-white-bathroom-design-ideas-010

Kamar mandi dengan lantai catur hitam putih ini sungguh membuat saya dan suami langsung jatuh cinta. Kok, manis banget, ya! Pengennya sih seciamik semua kamar mandi di atas tapi kok ya belum mampu (suatu saat ya, Amin!). Maka dari itu kami pun mengadopsi warna lantai dan dindingnya. Untuk nyari lantai kamar mandi yang tampaknya umum seperti ini nggak mudah ternyata. Ya ada sih warna hitam putih gitu, tapi bukan buat lantai kamar mandi. Bisa dipakai untuk kamar mandi tapi bakal jadi licin banget dan bikin mudah tergelincir. Secara kamar mandi saya nantinya nggak sepenuhnya kering, jadi nggak mungkin dong pake lantai yang licin bisa jatuh. Lagian nanti kalau hamil trus kepleset gimana? (ada Amin untuk hamilnya? :D). Setelah ngubek-ngubek perkeramikan, didapatlah lantai kamar mandi berwarna hitam dan putih keabu-abuan yang tidak licin. Saya dan suami langsungΒ  bahagia bener!

Semoga nanti saya bisa betah di kamar mandi. Bisa sambil baca majalah di kamar mandi. Bisa ngopi-ngopi cantik juga di kamar mandi. *ini kamar mandi atau ruang tamu, sih?*πŸ˜€

PS: gambar diatas dicomot dari google images.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s