Ucapan Manis

Kemarin saya dan suami punya me-time. Dia pergi sama temannya, sementara saya gelosoran di rumah sambil DVD marathon (helooo Desperate Housewives dan How I Met Your Mother!).

Punya me-time itu menyenangkan sekali. Sendirian dan melakukan hal yang kita sukai. Bikin pikiran jadi fresh lagi.πŸ˜€

Jam 10 malam mulai deh mata mengantuk. Suami belum pulang. Ya sudah, langsung tidur aja. Demi tidur 8 jam. Zzzz!

Suami baru pulang jam 23.30. Sambil setengah teler saya bukain pintu. Nanya dikit sambil tetap jiwa ingin kembali ke tempat tidur. Habis itu dia ganti baju dan saya tentu saja langsung menjatuhkan diri di tempat tidur.

Habis itu suami nyusul ke tempat tidur dan ngajak ngomong bentar. Tapi kayaknya karena udah lihat saya teler, dia nggak lanjutin ngobrol lagi. Saya pun kembali tidur dan dia sibuk dengan HP-nya. Eh, tiba-tiba dia ndusel-ndusel ke saya, dan ngajak ngobrol (dengan saya yang udah teler tapi masih bisa dengar dia ngomong),

“Kamu suka kangen aku nggak kalo ditinggal lama? Aku kangen nih. Kayaknya sekarang nggak bisa lama-lama pisah, deh. Kayak hari ini. Makasih ya udah suport aku selama ini.”

Ih, suami manis amat, sik! Kan langsung melek matanya. *dasar perempuan* *melayang*

πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s