The Big Day

I’m officially married. Wohoooo!

Kalau biasanya sebelum nikah pake istilah dipingit, saya dan si pacar nggak pake begituan. Bahkan H-1 masih ketemuan untuk melakukan perawatan bareng dan gladi resik di gereja. Ciamik kan, ya? Hihihi.

Setelah sebelumnya deg-degan, panik, dan galau, kalau H-1 perasaannya adalah excited. Mood tambah baik karena si pandongani, alias Neng Melvi, nginep di rumah dan kita hahahihi terus. Nggak ada ragu-ragu dan takut. Tidur super nyenyak.

Dibangunin Mama jam 3 pagi, lalu langsung disuruh cepat mandi. Mbak Sofia, make up wedding, udah datang tepat jam 3.30 seperti janjinya. Dia didampingi 2 asisten yang bertugas mendandani keluarga. The make up was superb! Ternyata kalau untuk make up wedding itu didandaninya lama bener ya. Kira-kira 2,5-3 jam deh. Nah, yang paling saya suka adalah mata saya kelihatan besar. Berasa ngalahin Syahrini karena pake 3 bulu mata palsu di kelopak atas dan 1 bulu mata palsu di kelopak bawah. WOW!

Me on the D-day

Setelah dandan, tepat jam 7 pagi, keluarga calon suami datang untuk marsibuha-buhai. Marsibuha-buhai ini sebenarnya acara untuk makan pagi bersama, tapi yah teteeep saya dan calon suami nggak bisa makan. Cuma sempat makan sesuap nasi + arsik yang disuapin oleh Bapa dan Mama. Setelah itu digeret ke sana ke mari untuk foto.

Tepat jam 8, langsung berangkat ke gereja. Mobil pengantinnya adalah mobil klasik. Aiiih suka banget, deh. Model tipe limo jadi di dalam luas banget dan bisa selonjoran. Lumayan banget bisa santai. Kaca mobilnya transparan jadi sepanjang jalan diliatin mulu sama orang-orang. Berasa seleb. Hahaha!

The cool classic car

Di gereja acara foto-foto dengan keluarga dilanjutkan acara catatan sipil. Semuanya lancar dan tanpa rasa panik atau deg-degan. Tapi begitu acara sungkeman sama orang tua… DUAR… meleleh deh itu air mata. Mana kalau saya udah nangis nggak berhenti-berhenti. Ribet Β ceu nangis pake make up. Antara nangis terharu tapi juga agak takut muka acak-acakan takut make up luntur. Untungnya make up tetap ON! Hahahaha.

Sebenarnya yang bikin deg-degan itu pas acara mengucapkan janji nikah. Ih, itu deg-degan setengah mati karena merasa itu janji yang harus dipegang seumur hidup. Jadi pas ngucapin janji itu dalam hati komat-kamit juga supaya bisa berkomitmen dengan baik.

Setelah acara gereja, lanjut ke gedung. Percayalah di situ belum bisa makan juga. Begitu datang langsung digeret ke ruang make up untuk touch up. Karena kasihan, ada sodara yang sampe lari bawain kita makanan supaya bisa icip-icip sambil didandani. Baru juga makan 3 sendok, udah langsung dipanggil ke resepsi. Udah deh, kelar itu makannya langsung lanjut resepsi. Untungnya setelah salam-salaman, acara lumayan santai jadi bisa duduk sambil makan dengan tamu.

Kelar ramah tamahnya, langsung dipanggil ke bawah untuk acara adat. Di meja kita disediain piring besar berisi nasi dan satu ekor arsik. Bisa makan dong, ya. Salah, sodara-sodara. Itu juga cuma bisa makan beberapa sendok doang karena tamu-tamu naik pelaminan silih berganti untuk salaman. Jadi yah, wasalam perut mah udah kosong melompong.

Acara paling mengharukan adalah pas mangsulosi oleh orang tua. Lagi-lagi saya nangis nggak berhenti. Berasa mau dilepasin anak gadisnya trus diserahin ke keluarga yang lain. Sedih tak terkira.

Tapi kemudian sedihnya hilang karena dari sore sampe malam acara mangulosi. Percayalah, itu ulos nggak habis-habis dan kerjaan kita cuma duduk dan diulosi. Badan saya pegel setengah mati. Lapar dan haus? Bah, udah nggak berasa lagi. Semua rangkaian acara di gedung baru selesai jam setengah 8an. Tapii senang banget karena tamu-tamu tetap bertahan sampai akhir dan gedung ramai banget.

Apakah acaranya selesai sampai sini? Belum dong. Begitu sampai di rumah mertua, ada acara penyambutan keluarga baru lagi. Diberi nasehat dan petuah-petuah. Udah siap-siap mandok hata nih, eh ternyata kita nggak perlu mandok hata. YEAY! *keringat dingin* Hihihi. Untungnya acaranya cepat. Jam 10 udah selesai semua.

Nah, resmi deh jadi suami-istri. I am thankful for everything and may God bless this marriage.πŸ˜€

Newlywed

Gereja penuh! Senang.πŸ˜€

Me and my sis!πŸ˜€

The singers

PS: Foto-foto lainnya menyusul, ya.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s