Sehari Lagi

Apa rasanya H-1 sebelum nikah? Campur aduk banget! Jantung berdebar keras, takut, panik, sedih, excited. Semuanya ada. Ditambah semalaman nggak bisa tidur karena otak kayak nggak berhenti bekerja. Mungkin perasaan yang ada lebih ke takut karena:

1. Saya bakal memasuki dunia yang saya sendiri belum pernah tahu, belum pernah rasakan, dan buta sama sekali. Singkirkan itu semua teori-teori psikologi tentang pernikahan, komunikasi, dan segudang teori lainnya. I knew the theory, but I don’t have any single experience of marriage. So I am clueless and afraid.

2. The thought of going to live forever with the same person is kinda blur for me. Tentu saja saya berkomitmen untuk bersama dia setiap saat. Tapi orang-orang yang bersama seumur hidup dengan saya cuma keluarga. Ini adalah orang  baru yang saya pilih untuk hidup bersama saya selamanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

3. Adaptasi yang baru. Gimana beradaptasi dengan keluarga baru, gimana harus keluar dari rumah, gimana menurunkan ego, dan gimana mengurangi kemanjaan. Fiuh!

4. Sebenarnya saya agak takjub bahwa sampai di H-1 sebelum menikah saya tidak berpikir untuk mundur, meragukan calon pasangan hidup saya, atau jadi runaway bride. Soalnya saya kan paling jago lari dari hal yang membuat saya keluar dari comfort zone saya.

5. Yah, pokoknya gitu, deh. –> Udah nggak tahu mau ngomong apa, tapi tetap ngomong supaya nggak panik atau takut sendiri.

Wish me luck for our new life (and to be able to sleep tonight).🙂

2 thoughts on “Sehari Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s