Love Yourself And Eat Right

Setiap hari saya berhubungan dengan pasien-pasien yang ingin menurunkan berat badannya. Yang gemuk, obesitas, eating disorder, dan semacamnya. Saya tahu kalau badan gemuk itu bikin nggak leluasa untuk cari baju, bikin nggak pede, bahkan bergerak aja rasanya berat. Belum lagi dapat ejekan dari orang lain.

Tapiii.. satu hal yang agak mengganggu saya sebenarnya adalah kalau udah kurus tapi keukeuh pengen ngurusin lagi. Ok, saya tahu sih itu mungkin semacam gangguan seperti body image disorder atau anorexia.

Satu waktu, saya dapet pasien masih SMP yang tiap hari makannya cuma susu, sayur, dan buah demi ngurusin badannya yang udah kurus. And I was like… do you enjoy yourself as a teenager? Terlepas dari dia punya gangguan makan (yang memang dia terganggu dan punya masalah di baliknya), anak remaja itu harusnya go out and have fun. Coba makanan yang lagi hip saat ini (di mana dia suka sushi tapi cuma mau makan sashimi dan salad aja, karena rendah kalori), nikmatin hidup, jalan sama teman-teman, dan cobain banyak hal yang bikin kaya pengalaman.

Paris Hilton kamu bilang keren? Nggak sama sekali! Badan kurus kayak gitu masa dibilang keren. Nambah 1 kg trus panik? Itu cuma satu kg. Besoknya kamu cuma harus kurangin makan dan olahraga.

Dulu, waktu saya ngekos, saya makan amburadul banget. Namanya juga anak kos, makannya yang gampang jadi aja. Alhasil, berat badan saya nambah 3 kg. Padahal saya cuma ngekos 3 kg aja. Sebelumnya berat badan saya selalu stabil di 55 kg. Pas nimbang nambah 3 kg, saya cuma cengengesan aja. Ya udah sih, kemarin-kemarin makan itu saya nikmatin juga. Apa yang perlu disesali, kan.

Saya ngerasa begah dan ga enak itu pasti. Makanya, saya memutuskan untuk ngurangin porsi makan dan makan teratur. Makan cake, bakmi, dll sih tetap. Tapi cuma makan kalau lapar aja. Kalau saya lagi pengen makan pizza, ya saya makan, tapi nggak sampe membabi buta. Intinya, enjoy yourself. Makanan ada untuk dinikmati. Tapi makan kalau lapar aja. Kalau tubuhnya udah kasih alarm kalau dia butuh asupan. Sesederhana itu.

Kadang-kadang orang salah menyimpulkan bahwa kalau mau kurus tuh harus makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Percaya deh, kamu bakal jadi orang yang kekurangan gizi dan bikin berat badan kamu malah susah turun. Tubuh kita butuh karbohidrat, butuh gula, dan butuh protein. Semua itu harus ada di tubuh kita. Yang penting adalah makan teratur dan porsinya sesuai. Udah itu aja.

Dokter selalu mengajari saya ketika kita ngirit-ngirit makanan demi diet, maka pencernaan tubuh kita akan melambat dan itu bikin berat badan makin susah turun. Dia juga nggak pernah menganjurkan orang untuk nahan lapar. Kalau lapar ya makan. Kalau kenyang ya stop. Salahnya kita adalah kita selalu lapar mata. Padahal perut juga nggak lapar. Habis itu karena suka icip-icip dan ngemil, berat kita nambah, kita panik, dan diet mati-matian dengan cara yang salah. Lalu berulang gitu terus-menerus.

Not cool!

Kekurusan itu nggak cantik. Kegemukan juga nggak manis. Di atas semuanya itu, kalau kamu sayang diri sendiri, kamu pasti memberikan yang terbaik buat tubuh. Bahwa alasan paling penting adalah menjadi sehat.

Love yourself, love your body. Eat what you like and stop when your body is enough.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s