Pakaian Para Handai Taulan

Setelah 2 tulisan dari si pacar yang tak kunjung selesai dan entah berapa episode lagi *macam sinetron*, baiklah mari kita berbincang-bincang saja.

Kemarin akhirnya memutuskan untuk membeli seragam untuk para pria bestmen-ku. Seragam cewek-nya sih udah dibeli dari kapan tau (dan lupa difoto). Karena temanya burgundy, jadi tentu saja seragamnya pengennya berwarna burgundy, dong. Tapi oh tapi… sulit sekali ya orang yang mengerti warna burgundy itu kayak gimana. Burgundy itu warna perpaduan merah dan ungu seperti ini:

Burgundy, sodara-sodara!

Orang biasanya cuma nyadar merah marun atau ungu sekalian. Iya, sik, saya orangnya emang nyusahin *dilempar bom dari segala penjuru* *menghindar*.

Untuk seragam perempuan, mamaku membelinya sendiri tanpa sepengetahuan saya. Dia tahu sih saya pengennya warna burgundy dan udah pernah dilihatin juga pengennya seperti apa. Jadi untuk bridesmaids-ku tercinta *melirik Merlyns* mereka akan diberikan bahan satin berwarna burgundy. Karena lupa difoto, warna yang diberikan kepada mereka seperti ini:

Bridemaids

Warnanya mirip banget sama gambar di atas. Cucok!

Nah, untuk para penerima tamu nasional dan adat. Hmm, tampaknya mamaku mulai bereksperimen. Dia pun menanyakan kepada penjual bahan, apa warna yang setipe dengan burgundy. Dijawab tukang bahannya adalah…. dusty pink! Mungkin merujuk pada warna kebaya martumpol saya.

Untuk penerima tamu nasional berwarna seperti ini, berbahan satin:

Dusty pink

Untuk penerima tamu adat, yaitu adik-adik sepupuku yang masih muda belia dan bisa menjadi ajang mencari jodoh *ciyeeh*, maka nggak perlulah dipakaikan brokat yang bikin mereka tua seribu tahun. Mereka kan harus ciamik dan memikat para kumbang-kumbang di sana *tobat, Mi, tobat!*. Untuk warna (karena udah lupa, dan lagi-lagi lupa foto) kalau nggak salah ya sekitaran dusty pink dan ungu muda (tentunya pilihan si Mama). Akan dibuat model seperti ini:

Penerima tamu adat

Warnanya bukan seperti itu, ya. Itu cuma contoh aja *dijelasin*. Jadi nanti atasannya akan seperti itu dan roknya akan selutut saja dengan bahan yang lebih tebal. Semoga adik-adikku makin cantik nanti.πŸ˜€

Untuk para sepupu yang lainnya, tamu umur sudah matang akan diberikan brokat berwarna dusty pink pula. Kalau yang diberikan brokat itu berarti dia sudah berjodoh, jadi nggak papa dong ya pakai brokat. Hihihi. *dilempar parang*

Selanjutnya adalah seragam untuk para tetua yang akan manggung di pelaminan. Karena mereka sudah sesepuh dan akan duduk di panggung, tentu warna harus yang bikin mereka terlihat gonjreng dan ayu dong, ya. Jadi Mama memilihkan warna merah cabe. Pada waktu beli bahan ini tentu saja saya ikut. Nah, supaya tetap kelihatan muda, maka brokatnya minta polanya yang jarang-jarang. Biar agak seksi gimana gituh! *dipelototin tetua* Untuk bustiernya dibeli warna gold biar menyatu dengan warna kulit. Tapi tampaknya ada beberapa yang nggak pede, jadi mungkin diganti dengan warna merah.

Untuk para nantulang-nantulangku yang manis merona diberikan brokat paduan warna pink dan hijau muda. Kata mama biar lebih muda 20 tahun. Siap-siap para tulang menjaga para istrinya yang akan dilirik banyak orang. Hihihi. *menurut LO!*πŸ˜„

Nah, untuk para bestmen-ku, tentu saja akan berwarna mirip seperti bridesmaidsnya. Akan diberikan kemeja berwarna burgundy dengan dasi silver seperti ini:

Bestmen

Cerita mencari seragam para pria ini lumayan melelahkan. Cari kemejanya mah gampang, selirik-dua lirik langsung ketemu. Begitu cari dasinya, capek! Susah juga memadumadankan warna burgundy ini, ya. Setelah toko dasi diberantakin akhirnya dapetlah warna silver sebagai pemenangnya *tiup terompet*.

Oh ya, untuk pandongani perempuan, dikasih brokat warna orange/merah bata. Sudah jangan ditanyakan warnanya apa, aku pun kurang mengerti. Itu sarannya si Mama yang saya pun nggak bisa mencerna warnanya. Tapiii senangnya adalah si pandonganiku itu akan memakai bahan yang dikasih untuk lamarannya. Ih, senang!πŸ˜€

Well, begitulah pencarian seragam yang cukup membuat lelah jiwa dan raga *lebayatun amat sik!*.πŸ˜€

Hm, sebelum kelupaan: My mom approved my cinderella shoes. Wohoooo! *nari tor-tor*. Gonna upload the pic later.

Ciao!*menghilang di balik asap*

2 thoughts on “Pakaian Para Handai Taulan

    • Tak apa-apa! Doa-nya pasti melintasi benua, yak! Nanti entah honeymoon ke berapa gue ke sana, deh. Atauuu lo ke sini pake flight AA yang baru, ya. :))) Kangen dirimuuu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s