Di Awal Tahun

SELAMAT TAHUN BARU SEMUANYA!

*tiup terompet keras-keras* *pasang kembang api*

Seperti malam tahun baru sebelumnya, tradisi di keluarga Batak itu tahun baruan pasti bareng keluarga dengan kebaktian kecil tepat jam 12 malam. Jadi ya bye-bye kumpul-kumpul sama teman-teman, apalagi mau keluar kota.. NO! Digorok nanti lehernya. ;P

Nah, tahun ini sebenarnya agak galau karena tahun ini bakal jadi terakhir kalinya tahun baruan bareng keluarga. Tahun depan udah di keluarga Β yang baru. *nangis seember*

Jadi untuk menghalau kegalauan akut, sore sehabis pulang kerja (iya, masih kerja di hari terakhir 2011), ditemani si pacar, saya ke Tebet untuk ke salon dan dia belanja. Cuci mata sedikit lah biar nggak bengong sendirian.

Habis itu langsung pulang ke rumah dan cusss pergi ke gereja bareng keluarga. Ini mungkin karena dalam pikiran mau di-repress jadi tuh di gereja bawaannya ngantuk banget dan pengen pulang ke rumah untuk tidur bablas sampe besok paginya. Biar nggak perlu ada kebaktian keluarga tengah malam, yang mana nanti mewek dong, ya.

Beneran habis kebaktian langsung pulang ke rumah dan tidur. Tentu saja tepat jam 12 malam dibangunkan buat kebaktian. Nah, udah mulai ketar-ketir nih. Pasti bakal disuruh ngomong kesan dan pesan seperti biasanya, trus pasti mewek, trus pasti jadi sedih. Ah, aku tidak mau!

Tapi mungkin si Bapa juga merasa hal yang sama, ya. Tahun ini diputuskan untuk berdoa bersama aja. Skip pesan dan kesannya. Tapi sebelum acara dimulai Bapa bilang, “Tahun depan nanti jadi sepi ya, kita berempat aja”.

BOK, itu dalam hati udah komat-kamit, “Jangan mewek! Jangan mewek! Jangan mewek!” Ikutan menceloslah.

Untungnya akhirnya nggak nangis dan bisa senyum aja. Padahal dalam hati bisa kali jadi anak buahnya Betharia Sonata, nangis sendu gitu.

Jadi tahun baruan ini, saya menolak dengan tegas segala macam bentuk count down dan bentuk kalimat “Ini kan tahun terakhir bla bla bla..”. Nggak mau dengar kata-kata yang begitu.

Lanjut, besokannya tepat 1 Januari 2012 mengunjungi saudara. Ini tradisi juga. Senang sekali rasanya rame-rame kumpul bareng keluarga dan ketawa ngakak sampai air mata keluar.

Oh tentu saja, para tetua ngingetin kalo tahun depan harus mengunjungi keluarga suami dulu, baru keluarga sini. Aih, aku kan jadi deg-degan setengah mati.

Pulang dari rumah saudara, masih sempat kencan sama pacar malam-malam. Mengulang christmas dinner waktu itu, kami pun makan di tempat yang sama. I had a very good night.

Saya selalu merefleksikan hari pertama tahun itu dengan keseluruhan sepanjang tahun. Hari pertama di tahun 2012 saya senang dan tertawa terus, jadi saya percaya (semoga, amin) tahun ini adalah tahun yang penuh kebahagiaan. AMIN!πŸ˜€

Selamat tahun baru!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s