Balada Perkostuman

Hari Minggu kemarin saya dan pacar ke QZM (lagi). Setelah misuh-misuh karena pelayanan mereka buruk sekali minggu sebelumnya (oh, mungkin karena minggu lalu pengunjungnya membludak), minggu ini sudah lebih baik. Sebelum datang ke QZM, saya menelepon dulu untuk memastikan bahwa kebaya, dress, dan beskap si pacar udah disiapkan. Jangan sampai kejadian nunggu dicariin 2 jam kayak minggu kemarin.

Sampai di QZM kira-kira jam 13.00. Pemandangan pertama yang dijumpai adalah: lagi nggak ada pengunjung! *sujud syukur* *cium lantai* Betapa senangnya hati, QZM lagi nggak penuh, jadi fokus bisa ke kita. #customerposesip๐Ÿ˜„

Kebaya, dress, dan beskap dengan cepat langsung dikeluarkan karena udah disiapkan. Pas pertama kali liat kebayanya, hmm… cukup ragu masih ada yang perlu diperbaiki, nih.

Kebaya martumpol tampak depan

Bustier masih kesempitan bikin sesak napas (eh, apa pertanda kurusin aja perutnya, ya? Hihihi). Bagian tangan kebayanya ngepas banget, tapi nggak papa, deh, demi dapat efek melekat di tubuh. Nah, yang masih kurang itu, bagian kerahnya itu kurang turun ke bawah. Kurang seksi gitu. Hahahaha, inget kan kalau saya mau kebayanya seksi! *dibuang ke api neraka*๐Ÿ˜› Jadi untuk bagian depannya, saya minta diturunin lagi. *keukeh tiap fitting minta diturunin mulu*

Baiklah, sekarang kita lihat tampak belakangnya:

Kebaya martumpol tampak belakang

Dari belakang udah lumayan oke, nih. Tapi tetap: kurang seksi! Maklum hasrat punya baju backless belum kesampaian, jadinya pengennya dibikin ke kebaya backless. Berkali-kali nanya si pacar,

“Eh, ini kayaknya kurang seksi, ya?”

“Nggak kok, udah bagus.”

“Masa sih? Kurang turun kayaknya.”

“Lama-lama sekalian aja diturunin semua. Topless dan backless.”

” –___________________________–“

Untuk kebaya ini masih perlu di-fitting lagi sama Qosim-nya langsung. Sekalian menentukan mau dipayet seperti apa dan warna apa. Untuk itu si Mama harus ikut, nih. Nggak pede kalau sendirian.

Selanjutnya adalah mencoba songket. Hmm, nggak komen banyak soal ini. Kayaknya sih udah pas. Jadi langsung dibawa pulang ke rumah aja. Oh ya, karena saya ketinggian dan kain songketnya cuma 90-100 cm, maka ditambahin bordirnya di bagian atas biar nggak kelihatan kosong.

Songket

Setelah mencoba songket, sekarang giliran si dress buat Marhusip yang dicoba. Oh nooo! Kenapa belum ada perubahan dari kemarin, sih? Bahunya masih kekecilan sama kayak minggu kemarin. Sum-nya juga masih kelihatan asal-asalan. Usut punya usut, setelah diukur ulang, ternyata emang si penjahitnya bikin kekecilan, nggak sesuai dengan ukuran yang tertulis. Dia bilang harus dibongkar dan dibikin pola yang baru.

Errr… bukannya itu yang mereka bilang minggu lalu juga, ya? Harus dibikin pola baru. Terus kenapa sampai sekarang belum dibongkar dan dibikin pola baru juga? Jadi bagian bahunya cuma dicubit gitu (nggak tahu maksudnya apa), yang mana nggak menolong sama sekali karena bahunya masih tetap kekecilan dan nggak proporsional. Dari sini agak mendapat kesan kalau mereka males bikin pola baru dan bongkar lagi padahal dari minggu lalu mereka tahu itu satu-satunya cara supaya baju itu bener. GRAUK! *makan penjahitnya*

Oh, ini hasilnya:

Dress marhusip dari kain tenun Bali

Secara kasat mata sih udah kelihatan bentuknya dan saya suka banget! Kemeja si pacar juga dari kain tenun dengan dasar yang sama, yaitu abu-abu cuma dia dikombinasikan dengan warna hijau. Biar nanti serasi pas Marhusip. Hihihi!

Back to topic. Agak kecewa juga sih karena untuk desain terusan yang nggak terlalu susah, dia butuh waktu sekitar 2 bulan untuk membuatnya dan setelah bolak-balik 3 kali fitting belum jadi juga! Minggu depan mau fitting ke-4! FIUH!

Untuk baju-baju saya semua beres di-fitting, sekarang giliran beskap untuk martumpol-nya si pacar. Saya belum pernah liat si pacar pake beskap ini. Dulu sih saya tentang habis-habisan dia mau pake beskap. Kayaknya aneh dan nggak lazim aja martumpol batak pake beskap. Oh, dia bahkan nggak tahu kalo itu bentuknya beskap. Dia cuma bilang mau jas kayak Neo-nya Matrix atau Jet Lee di film apa gitu. Pas datang ke QZM, mereka bilang itu beskap. Krik! Ternyata tokoh jagoan di film luar itu pake beskap buat berantem. Hihihi.

Anywaaay, ini hasil fitting ke-2 beskap si pacar:

*merasa* Ala Neo di Matrix๐Ÿ˜›

Kalo diliat-liat cukup pas, ya. Bentuknya pas di badan dan nggak bikin dia kelihatan gemuk. Cakeps! Tapi begitu dia duduk…………. kancingnya hampir kebuka dan celananya berkerut karena kesempitan. Jadi mau nggak mau harus dirombak lagi. Dia disuruh balik lagi tapi ketemu langsung sama Qosim-nya biar langsung sang komandan yang perbaikin.

Untuk fitting kali ini walaupun masih dibumbui sedikit kekecewaan, tapi yah lumayanlah. Si mbak-nya nggak jutek lagi dan fokus sama keluh-kesah saya. Tapi teteeep, harus balik lagi ke sana minggu depan. *pingsan*

Oh, dan setelah kami datang langsung datang banyak pengunjung ibu-ibu dan anak gadis buat bikin kebaya. Langsung sumpeklah si QZM ini. Oke, pertanda harus pulang.

Sampai jumpa di kisah fitting selanjutnya.๐Ÿ˜€

4 thoughts on “Balada Perkostuman

  1. Hai Naomi, mau tanya nih pernikahan kamu bulan apa? Aku mau ngitung, kira2 kamu perlu berapa lama utk nyiapin kostum (hanya kostum lho). Soalnya weddingku bln maret 2012 dan aku msh santai2 aja nih *terlalu cuex* hehehe

    Aku baca postinganmu semuanya all about your wedding. So well prepared ya? *good job*

    Salam
    Vivien

    • Hai vivien. Kalo buat kostum, aku bikinnya jauh2 hari, sih. Misal, buat kebaya martumpol aku udah masukin dari bulan september karena penjahitnya minta waktu 3 bulan buat jahit. Kalau untuk baju pernikahan, aku masukin dari bulan november. Penjahitku bilang dia baru ngasih kebayanya pas bulan pernikahannya. Jaga-jaga kalau badannya menggendut atau mengurus jadi masih bisa diperbaiki.

      Semoga lancar persiapannya.๐Ÿ™‚

  2. naomi ambil contoh kebayanya darimana, cantik banget? adikku mau nikah juni, jadi mau cari2 model nya, kebetulan dia sibuk jadi minta bantuan kakanya…hehhe. so kalau ga secret banget boleh kan tau budget untuk kebaya martumpolnya sampai selesai dipayet berapa ya? . thanks before

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s