Hitung-Menghitung Tanggal

Quick update!

Kepusingan masih berlanjut, kawan-kawan. Bulan November ini direncanakan waktunya Marhori-hori dinding alias lamaran resmi dengan keluarga besar. Yang bikin pusing adalah:

Saya kerja di hari Sabtu, sementara acara ini dijadwalkan hari Sabtu. Kemungkinan harus cuti. Cutinya udah kebanyakan.

  • Tanggal 19 November adalah hari pernikahan sahabat saya yang mana saya jadi penerima tamu. Sebisa mungkin jangan di hari ini karena saya nggak bisa.
  • Tanggal 20 November, mamatua (kakak dari bokapnya pacar) akan berangkat ke Kalimantan karena anaknya akan melahirkan. Berarti acara harus dilakukan sebelum 20 November.
  • Β Tanggal 5 November, Sabtu juga, sepupu menikah. Jadi tentu saja nggak bisa di hari ini.
  • Β Barusan mendapat kabar bahwa satu-satunya Sabtu yang masih lowong di bulan November, yang diperkirakan akan jadi hari marhori-hori dinding, akan jadi hari di mana saya training seharian: dari pagi sampai sore banget.

Makin keriting kan rambutnya.

Kalau kata Mama sih saya nggak wajib ikut kalau acara lamaran begini. Acaranya sendiri akan lebih banyak antara kedua belah keluarga. Kehadiran saya agak nggak dibutuhkan, kecuali untuk menunjukkan ini loh calon pengantinnya. Kalau bisa begitu berarti baguslah. *melarikan diri dari kehadiran* *serahin ke pacar*

Sekian kabar terbaru. *kembali bekerja* *dipanggil bos*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s