Naik ke Puncak Gunung, Turun ke Refleksi

Senin pagi yang sungguh mengantuk. Cuaca mendung, AC di kantor dinginnya kayak Kutub Utara, rasanya pengen bobo aja deh di meja kerja.

HOAEM!

Oh baiklah, daripada tidur lebih baik mengerjakan sesuatu yang positif. Misalnya: nulis diblog.πŸ˜›

Mari menulis apa yang terjadi weekend kemarin sampai membuat saya mengantuk.

Sabtu

Seperti biasa Sabtu diawali dengan bekerja. Yeaaay…. NOT! Apalagi pagi-pagi si pacar memberi tahu bahwa ia harus kerja juga, yang berakibat rencana piknik kami terancam gagal.

*mood turun ke lantai dasar*

Si pacar pun tahu saya pasti bete setengah mati karena rencana ini udah direncanakan beberapa minggu sebelumnya. Jadi dia memastikan pekerjaan yang dilakukannya tinggal sedikit dan rencana kami pasti lancar. Oh, baiklah.

Jam 1 saya sudah duduk manis di kantor menunggu dijemput pacar. Si pacar sudah menyelesaikan pekerjaannya dan mampir bentar ke pernikahan sahabatnya. Semua kelihatan mulus sampai cuaca di Jakarta merusak semuanya. HUJAN DERAS. *nangis meraung-raung*

Tahu sendiri kalau hujan deras Jakarta pasti macet. Si pacar berangkat dari Slipi sampai ke Blok S butuh waktu hampir 2 jam. Saya yang belum makan karena rencana awalnya adalah makan siang bersama pacar langsung cranky. Setelah hujan reda, saya buru-buru keluar beli soto mie super pedas. Lumayan ngisi perut. Setelah selesai makan, si pacar masih juga terjebak macet. Di kantor udah sepi dan saya pun mati gaya.

Baiklah, mari pergi dari kantor ini. Untungnya di dekat kantor ini banyak restoran-restoran bertebaran, jadi tinggal jalan kaki sedikit saya menemukan restoran pancake. Huaaa.. itu makanan kesukaan saya. Langsung aja saya pesan brown vanilla pancake beserta ice chocolate. Seketika itu juga mood langsung jadi oke. Ditambah lagi nggak lama kemudian si pacar datang. Ih, dia tampak keren dengan baju batik formalnya. Ehm, tapi tetap gengsi untuk senyum-senyum kebanyakan. *minta dirayu*πŸ˜›

Jadilah kami baru mulai berangkat ke daerah Puncak jam 15.30. Kesorean, cinta!

Tapi tak apa-apalah. Demi mengenang masa-masa di awal pacaran di mana kami sering impulsif ke Puncak untuk makan doang, langsung lah kami capcus.

Ternyata oh ternyata, tol ke arah Cibubur itu macetnya parah, ya. Ditambah hujan, double parah, deh. *stres tingkat tinggi*. Keluar tol Puncak pun macetnya parah banget!

Bye bye, Taman Safari. Lupakan piknik. Yang ada perut kelaparan minta diisi. Baiklah, mari mencari tempat makan. Pilihan si pacar adalah Cimory: our fave place.

Sampai di Cimory jam 19.30. *tepuk tangan sama kemacetan yang luar biasa* Yang lebih lucunya lagi, demi dapat view yang bagus, kami rela lho menunggu di waiting list. For the sake of sweet old memories.πŸ™‚

Untungnya nggak perlu menunggu lama, kamiΒ  langsung dapat duduk. Pemandangannya emang bagus, ditemani hujan pula. Oh, suasananya romantis sekali. Langsung deh cekikikan komentarin orang sekitar dan inget-inget waktu dulu suka datang ke sini dari masih PDKT, HTSan, sampe benera pacaran. UHUUUY!

Pas perjalanan pulang, si pacar tampaknya udah capek dan ngantuk. Waduh gawat! Sebagai pacar, saya nggak bisa membantu. Skill menyetir belum bisa diandalkan, jadi yang dilakukan yah ngajak ngobrol aja supaya nggak mengantuk.

Lebih bodohnya lagi saking keasikan ngobrol, kita sering kelewatan mau mampir di rest area. Malahan pas udah dekat banget sama rumah, si pacar ngajak mampir di RS Siloam karena di RS itu ada Starbucks. Yeah, kami berniat nongkrong di rumah sakit. Sayangnya, ternyata jam 10 malam, Starbucks rumah sakit udah tutup.

Sebenarnya sampai sini saya bisa menawarkan untuk menyetir, sih. Karena kalau udah di dekat rumah, saya pede. Tapi tampaknya si pacar yang ketakutan melihat saya menyetir. Hihihi.

Jadilah, dia ke warung depan rumah sakit untuk minum kopi seharga 3000 rupiah saja. Beda jauh sama Starbucks, kan? -______________________-

Walaupun nggak jadi ke Taman Safari tapi perjalanan hari itu menyenangkan sekali. Terima kasih, Pacar. :*

Minggu

Diawali dengan mood yang kurang baik. Ya, blame PMS. Mood suka naik turun nggak jelas. Jadi setelah bergereja bareng keluarga, makan siang bareng, pekerjaan yang paling enak dilakukan di minggu siang adalah tidur siang.

Tidur siang aja saya bisa 3 jam. Itu tidur siang atau pingsan, sih?

Bangun-bangun seorang teman mau datang ke rumah. Yah lumayanlah. Mana dia nraktir pula. Walaupun traktirannya itu sushi.

Dia ngajarin saya makan sushi dan memesan sushi yang matang. Oh, baiklah. Harapannya saya pasti akan suka sushi seperti orang-orang lainnya. Begitukah kenyataannya? Tidak sama sekali. Walaupun bisa menghabiskan beberapa sushi, tapi saya belum bisa menemukan kenikmatannya di mana. Oh, kenapakah begitu? Ini lidah saya kenapa, ya?

Berakhir saya malah memesan udon. Segala hal yang berkaitan dengan mie biasanya saya suka. Tuh bener kan, saya suka udon ini. Si teman bilang, saya pasti nggak akan bisa menghabiskannya sendiri karena porsi besar. Huh, dia salah. Sebagai gadis pecinta mie dan gratisan, udon langsung habis dalam sekejap. Fufufufu!πŸ™‚πŸ™‚

Malamnya setelah diantarkan ke rumah, gantian si pacar yang menjemput. Mari berefleksi ria. Asik! Saya merekomendasikan satu tempat refleksi favorit saya. Tempatnya bagus, bisa nonton theater, gratis bubur dan wedang jahe, dan yang paling penting harganya terjangkau banget!

Tempat ini cocok banget buat saya dan pacar. Dia bisa tidur, melupakan sebentar deadline berkepanjangannya. Sementara saya bisa nonton film drama kesukaan di theater. Sempurna!

Berakhir si pacar bilang, “Kamu merekomendasikan tempat yang bisa aku datangin kapan aja aku capek. Ini artinya jajanan bertambah lagi, deh.”

Hihihihihi!

Sehabis refleksi, badan langsung rileks semua. Sampai rumah langsung tidur dengan nyenyak. Hm, tapi kok ya paginya masih berasa ngantuk. Apa badan masih terlalu rileks sampai belum mau bekerja?

Hmm!

Oh well, I had a nice weekend.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s