Back to Black

Masih inget perubahan besar yang saya lakukan dalam rangka 10-10-10? Waktu itu saya memotong pendek saya (yang mana nggak pernah dipotong pendek kira-kira udah 7 tahun) dan mewarnai rambut saya dengan warna, ehm.. niatnya sih kecoklatan gitu, tapi kok akhirnya jadi terlalu terang menjurus ke pirang?

tampak seperti bule.... kesasar๐Ÿ˜›

Awal-awalnya bangga banget punya rambut bule gitu. Paling mentereng kalo pergi ke mana-mana. Kalo hilang di mall, nggak susah deh nyariinnya *dikata anak kecil*๐Ÿ˜€. Tapi, lama-lama tiap sebulan-dua bulan sekali harus balik lagi ke salon karena rambut-rambut baru mulai muncul dan warnanya luntur. Lebih tepatnya mirip anak yang suka main layangan. Pirang mentereng dan kusam.

Dikarenakan kemalasan untuk selalu ke salon, setelah melalui pertimbangan yang rumit *tsaaaah*, maka saya pun memutuskan untuk kembali ke dasar aja. Saya mengecat kembali warna rambut saya menjadi hitam legam dan berencana mendaftarkan diri menjadi model iklan sampo.

Lihat rambut hitam legam saya๐Ÿ˜›

Lebih bagus kan, ya? Si mama dan pacar memuji habis-habisan. Apalagi kata si pacar, saya kayak Katy Perry #eaaa #berlebihan #tapigeerjuga. Tobat deh, kayaknya beberapa tahun ke depan saya akan tetap dengan rambut hitam. Kayaknya nggak bikin capek ngecat mulu. Terutama sih gara-gara ngecat rambut itu bikin kantong kering.๐Ÿ˜›

Tapi untuk soal urusan panjang rambut, kayaknya saya lagi ngefans berat sama rambut saya sekarang. Soalnya kalo ke salon jadi lebih murah. Dihitungnya rambut pendek. Ihiiiiy! *teteeep hemat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s