Pasien

Hari ini saya akhirnya ketemu dengan para pasien. Tugas saya adalah melakukan screening kepada mereka apakah mereka mempunyai gangguan makan atau tidak.

Udah lama banget nggak melakukan wawancara. Terakhir kali wawancara itu wawancara calon karyawan, yang mana beda banget sama wawancara klien atau pasien. Jadi lumayan dag-dig-dug, tapi excited banget.

Percaya nggak kalau pasien di sini itu kebanyakan bentuk tubuhnya seperti orang-orang kebanyakan. Jarang banget yang obesitas. Saya aja suka bingung soalnya yang ada di ruang tunggu ini kok badannya yahud gini. Apalagi toh yang mau dikurusin?

Tapi ya, mereka emang bermasalah di self-esteem dan pandangan diri mereka. Masa udah kurus keren cihuy gitu masih merasa gemuk, toh? Tapi ngobrol dengan mereka itu menyenangkan, lho. Mereka rata-rata nggak tahan nafsu makan dan merasa dirinya gemuk buanget.

Prinsip di klinik ini adalah mengatur pola makan dengan menghilangkan kata diet. Kalau kita mikirnya diet, begitu program diet selesai, ya pola makan kita berubah lagi ke semula. Nah, di sini yang kayak gitu diperbaiki, deh. Diajarin pola makan yang sehat, menghitung kalori, olahraga, dan perubahan perilaku pola pikir. Kalau ada pasien yang udah kurus banget dan cuma doctor shopping doang biasanya ditolak sama dokter dan dikasih ke psikolog. Itu urusannya bukan soal fisik lagi, tapi lebih ke pola pikir.

*cieeeh, Naomi promosi kliniknya*πŸ˜€

Yang menyenangkan dari ketemu pasien adalah mereka manggil saya dokter. *ngikik* Tahu kan ya, dulu cita-cita saya waktu masih kecil itu jadi dokter tapi nggak kesampaian karena ternyata otaknya nggak mampu belajar fisika dan kimia yang njelimet itu. Nggak pernah nyesel sama sekali karena ternyata sejak SMP saya lebih tertarik ilmu sosial. Pas SMA ketertarikan saya menyempit ke psikologi. Bukan karena saya sering dicurhatin teman, lho *alasan klise masuk psikologi*. Tapi mungkin lebih karena saya kepo dan kalau dengar orang cerita apapun itu rasanya excited. Lebih juga penasaran kenapa semua perilaku orang itu bisa berbeda-beda dan nggak pernah ada yang sama plek. Alasan terakhir sekaligus berobat jalan di mana saya kan anaknya nggak pedean mampus, jadi butuh dicek kejiwaannya, tuh. Hihihi.

Psikologi itu menurut saya mirip dengan ilmu kesehatan lah. Kesehatan jiwa. Belum lagi sejak semester akhir saya ambil kekhususan psikologi klinis, yang dilanjutkan dengan kuliah lagi untuk ngambil profesi psikolog klinis. Pokoknya saya pengen nyerempet ke dunia kesehatan, deh.

Yaoloh, tapi tak dinyana. Siapa yang bilang kuliah psikologi itu cuma ngapal doang? Cih! *melepeh sirih* Jarang tuh hapalannya. Banyakan analisis kasus, ketemu orang, berdiri di depan, dan ada banyak hitungan. *pingsan di antara angka-angka*

Nggak bikin menyesal sama sekali, dong. Apalagi setelah melewati badai tugas segunung bisa ketemu klien yang unik-unik. Berasa banget senang dan belajarnya. Klien itu justru banyak ngajarin soal kehidupan, lho. Belum lagi kalau mereka bilang kalau saya membantu mereka banget. Duh, rasanya nggak perlu dibayar juga puas, deh (oh tapi sayang seribu sayang, ibu kota itu kejam, ke mana-mana butuh duit).

Nah, balik lagi ke wawancara pasien hari ini. Aduh, itu rasanya senang banget. Ngobrol sama mereka, belajar dari mereka, dan membantu mereka. Oh ya, yang tambah bikin senang lagi hari ini:

Pasien: Aduh, dokter, langsing banget, sih.
Saya: *senyum-senyum GR*

Iyaaa, saya dipanggil dokter dan dibilang langsing *bahagia sampai tahun 2012*. Nah, kalau udah gini gimana bisa bilang kalau saya nggak cinta pekerjaan ini? *minta dipuji lagi dan lagi*

Jadi saya pikir, semua cita-cita itu bisa dicapai, kok. Tergantung seberapa niat aja. Ya kan?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s