Berakhir

There he said it. Kata-kata keramat yang harusnya hati-hati ia ucapkan. Tapi entah kenapa dia melakukannya. Dia membuka semuanya, menyatakan perasaannya. Yang terdalam, yang harusnya ia simpan sendiri karena bukan pada tempatnya.

And here I am. Tidak merasakan apapun. Tidak ada detak jantung yang lebih cepat. Tidak ada keringat dingin. Tidak ada rasa yang menjalar. Datar. Tidak ada apa-apa.

Cuma rasa lega yang ada. Mengakhiri semua tebak-tebakan. Mengatakan bahwa semua harus diakhiri. Pesan-pesan singkat, rayuan, dan kata-kata manis. Tidak pada waktu yang tepat. Tidak pada saat yang benar.

Maaf, cuma sebatas ini. Tidak akan ada kata kita. Hanya kamu dan aku. Terpisah. Memang tidak akan pernah ada. Dulu, apalagi sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s