Balada Sheila dan Anji

Infotainment dua hari ini lagi seruuu banget. Sebagai penikmat infotainment *emak-emak banget deh*, saya suka kalau ada berita yang hebooooh dan nggak biasa. Anji ‘Drive’ akhirnya mengakui bahwa ia adalah ayah kandung Leticia, anak yang dilahirkan oleh Sheila Marcia.

Anji bilang bahwa waktu dia putus dengan Rini Idol selama kurang lebih 3 atau 4 bulan, dia berhubungan dengan Sheila. Saya kurang jelas juga di sini, entah mereka one night stand atau pacaran atau TTM atau apalah, karena Anji nggak menjelaskan secara gamblang. Yang pasti Anji mengaku bahwa ia melakukannya dengan sadar. Setelah itu nggak kedengeran lagi kabar hubungan mereka. Sheila merencanakan pernikahan dengan Delano, sampai udah melakukan foto prewed dan Anji balikan lagi sama Rini.

Suatu malam, Sheila yang lagi ada di Bali menelepon Anji dan bilang bahwa ia sedang mengandung 2,5 bulan. Waktu lagi menelepon itu, tiba-tiba Sheila dieksekusi sama polisi (alias ditangkap) karena harus melanjutkan hukumannya di penjara yang belum selesai. Terputuslah hubungan mereka di situ. Anji kebingungan karena dia baru balik sama Rini dan Sheila nggak bisa dihubungi karena nggak bisa bawa handphone ke penjara. Cerita terus berlanjut sampai akhirnya lahirlah Leticia.

Fiuh, rumit banget mirip cerita di sinetron.

Anywaaaaay, yang bikin menarik buat saya adalah:

  • Walaupun butuh waktu yang agak lama, tapi akhirnya Anji berani mengakui juga perbuatannya. Pasti itu bukan perkara yang mudah, apalagi di tengah bangsa yang katanya menganut adat ketimuran. Keberaniannya mengaku itu patut diacungi jempol. Nggak perlulah dipikirin kesalahannya dia yang dulu. Nggak penting. Jadiin itu jadi pelajaran aja buat yang lain. (Heraaaan, deh! Orang Indonesia ini sukaaa banget meng-judge orang lain macam-macam serasa paling beneeeer aja!)
  • Towwwlooooong buat reporter atau presenter infotainment ditatar dulu dong cara wawancara yang baik. Kadang-kadang pertanyaannya nggak masuk akal, maksa, dan bikin borok-boroknya artis keluar semua. Misalnya aja di tayangan SILET, presenternya bertanya, “Jadi Leticia itu hasil hubungan lust atau love?”. Hellooooooowwwww, penting, ya, nanyain begituan? Mau lust, kek, mau love, kek, yang penting anaknya sekarang anaknya udah jadi (dan cantik lagi). Belum lagi ditanyain pas kejadian sadar atau nggak, gimana bisa terjadi? Hah, ya ampuuun!! Perlu, ya, sampai sedetil itu dan on camera! Pertanyaan nggak berakhir sampai di situ aja. Udah kelihatan banget Anji masih sayang sama Rini, dikorek-korek terus gimana perasaannya: apa dia masih mau menikah sama Rini, gimana perasaannya? Akhirnya emosi Anji teraduk-aduk juga. Dia sempat menjawab terbata-bata dan sampai tercekat. Si presenter bukannya menyudahi malah meminta Anji menyanyikan lagu buat Rini. Anji sempat terdiam dan bertanya, “Do I have to?“, dan si presenter bilang, “Please“. Akhirnya Anji bernyanyi dengan suara tersendat. Haduuuh, tegaaaa bener ini presenter!
  • I can never be as brave as Sheila Marcia. Masuk penjara dalam keadaan hamil, dikerebungi pers setiap saat, dan memutuskan untuk membesarkan anak sendirian. Saluuut banget! Kalau saya jadi Sheila, saya nggak yakin bisa sekuat itu, apalagi berani mengambil keputusan jadi orang tua tunggal. Belum lagi caci maki dari orang-orang seluruh Indonesia yang (lagi-lagi) mencap Sheila sebagai orang yang nggak benar.
  • Infotainment menanyakan pendapat pada orang yang nggak berelasi, seperti Syaharani. Syaharani memberikan wejangan bagaimana tumbuh kembang anak yang baik. Hm, kalau untuk pendapat kayaknya mendingan dikasih ke ahlinya aja sekalian, deh. Biar pendapatnya bisa jadi pelajaran buat orang lain dan akurat.
  • Orang tuanya Anji itu tenang banget, ya, ngadepin berita anaknya seperti itu. Pendapatnya bijaksana dan nggak menyalahkan siapapun. WOWWW! Keren, deh. Saya yakin, seberapa tenangnya mereka, pasti di dalamnya, off camera, mereka juga merasa gundah, kecewa, dan marah. Untungnya mereka bisa membawa diri sehingga ketika tampil di depan kamera, mereka bisa mengeluarkan emosi yang tenang sehingga nggak sampai menjelekkan siapapun dan menimbulkan konflik yang baru.
  • Tante Maria, alias mamanya Sheila, is a great mom. I can’t imagine if that happened with me, what would my mom do? Tentu nggak bisa sesabar Tante Maria.

Berharaaaap banget bahwa kita lebih peduli sama masa depan seseorang daripada masa lalunya. Daripada ngurusin kesalahan masa lalu, lebih baik bantu orang lain mendapatkan masa depan yang lebih baik. Lagipula, kita juga nggak lebih benar daripada mereka, kan?

One thought on “Balada Sheila dan Anji

  1. makasiiihh ya update gosipnya..upsss…ini bukan gosip ya melainkan fakta…

    Btw, gw jg setuju ama komentarnya….tiap org bisa salah…yg penting adalah gmn membayar kesalahan dan belajar dr kesalahan itu…terdengar klise tp sulit bgt lho….

    Thx naomi atas infonya… ^.^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s