Hey You, Watch Out!

Have I mentioned I once hate Batak community? Walaupun tidak separah dulu, kadang-kadang saya berpikir masih kurang sreg sama komunitas ini. Terutama para penggosip yang ganggu banget! Minggu ini saya baru merasa kesal lagi dengan orang-orang di komunitas ini.

  • Para orang-orang yang pengin tahu– hm, bukan pengin tahu, deh, tapi sok tahu– dengan hubungan saya. Did I mention my future plan to you? NO, NEVER! So don’t make any assumption or make up stories. Occasionally, I don’t care if people talk about my relationship but when they tell lies to my mom, ooh, I can get mad like hell! Don’t ever try me! Saya nggak ngerti, orang-orang ini yang usianya jauuuuh lebih tua dan (harusnya) lebih bijaksana, tapi mulutnya kayak ember dan nggak pernah disekolahin. Rasanya pengin saya garuk-garuk mukanya, mulutnya dimasukin cabe sepiring biar berhenti menggosip mereka. Rasanya emosi saya naik seketika. Saya nggak peduli sama gosip-gosip apapun, selama itu nggak melibatkan orang-orang terdekat saya. And I hope my mom will loosen up her nerve a little bit and consider people like them as some stupid clowns.
  • Untuk si gadis keriting di luar sana. Saya sebenernya nggak berhubungan langsung dengan kamu, sih. Mungkin juga nggak ada masalah apa-apa sama kamu (well, setidaknya saya merasa begitu). Tapiiiii, saya nggak suka gaya kamu! Bukan gaya baju, fashion, atau apalah yang tampak secara fisik. Tapi attitude kamu itu nggak banget! Oke, katanya pelayan di gereja, tapi kelakuan sok ngebos banget, sih! If you notice this, pelayan itu artinya melayani, yang di bawah, yang disuruh-suruh. Kalau belum ngerti arti pelayanan, lebih baik mundur sejenak dari aktivitas segudang di gereja, belajar lagi dulu, deh. Kalau saya yang harus ngadepin kamu secara langsung, saya pasti udah nampar kamu!
  • Untuk orang-orang yang berkecimpung di organisasi kepemudaan gereja. You’re chosen to be the examples. Bukannya pas di tengah kebaktian malah keluar untuk nongkrong di warung sambil makan bakso atau merokok. Ya ya ya, berdoalah sampai mulut kalian berbusa supaya organisasi ini berjalan dengan baik, tapi kalau hati kalian nggak ada di situ buat Tuhan, sia-sialah perbuatan kalian. Saya bisa ngerti kebosanan kalian pada kebaktian ini karena saya juga merasakannya. Betapa seringkali khotbahnya membosankan dan bikin mengantuk, sementara perut belum diisi karena harus terburu-buru bangun pagi. Ya, saya juga merasakannya. Well hellooooo, ini rumah Tuhan, lho. Masa kalian lebih respect kalau di rumah teman daripada di rumah Tuhan? Perlu diingat, kebaktian ini cuma 1,5-2 jam. Tahan-tahan aja kenapaaa? Jadi contoh buat orang lain. Inti organisasi yang kalian buat, kan, bukan cuma sekedar segala macam kegiatan itu, tapi hati kalian. Please please, at least do respect the church! Stay inside until it’s over.

Tunggu, ternyata cuma 3 itu yang bikin saya marah sama komunitas ini. Humm.. mungkin saya memang bukan marah sama komunitas ini secara keseluruhan, tapi ada oknum-oknum yang bikin darah saya bisa mendidih sampai 100 derajat. Ya ampuuun, semoga saya bisa lebih sabar lagi, deh. Agresivitas saya sedang meningkat, nih. Jangan sampai saya meledak dan menghampiri mereka satu-satu.

2 thoughts on “Hey You, Watch Out!

  1. mi, marilah kita berdoa bersama-sama supaya kita lebih sabar. Amin.

    *ini kenapa tulisan lo selalu merepresentasikan mood gue juga yaak* bwahahaha sabar mi, dendam pasti terbalaskan *ngomporin*

  2. huaaaa… samaaaa banget in. Rasanya kepala gue mau kebakar saking marahnya. Gue bahkan mikir sebentar lagi bisa sangat agresif ini. haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s