My Lucky Day

Tiga hari sebelum Natal segala sesuatunya semakin baik. Pagi ini dimulai dengan hujan di luar sana, membuat saya malas beranjak dari tempat tidur. But heeey, it was time to meet Mr B. Harus buru-buru supaya nggak telat dan nggak dimarahin lagi (kalau pun dimarahin, saya udah mempersiapkan mental, kok). I call today as my lucky day. Here’s what happened *a la Mr. Monk*:

  • Pagi-pagi dikirim SMS sama seseorang yang sudah saya tunggu SMSnya dari semalam. Ternyata dia ketiduran. Pagi ini dia menanyakan keadaan dan perasaan saya. Hmm, that text really cheered me up.
  • Pergi ke kampus naik kendaraan umum di tengah hujan. Untung ada payung kesayangan yang menemani. Jalanan lancar, walaupun harus kena basah sedikit karena hujan. Yang bikin senang, hari ini timer si bis ungu membalas SMS saya dengan cepat dan memberitahu di mana keberadaan si bis ungu. Jadi walaupun Trans Jakarta tidak kelihatan keberadaannya, saya bisa naik bis ungu sampai Depok. Bahkan sempat tertidur nyenyak karena suasananya mendukung.
  • Tepat sampai di kampus jam 12 siang. Saya mengetuk kantor Mr B, setelah sebelumnya menarik napas panjang. Takut moodnya lagi buruk. Dia sedang makan dan mengatakan tunggu sebentar, nanti dia akan memanggil saya. Sekitar 15 menit kemudian, dia menelepon saya dan menyuruh saya datang ke kantornya. Dia langsung menunjukkan laporan saya dan minta dijelaskan apa saja yang sudah diperbaiki setelah kasuistik. Saya tunjukkan dan ceritakan seadanya. Dia mengangguk-angguk dan mengatakan OK. Dia bilang tidak ada yang perlu dirubah dan dia bisa langsung menandatangani laporan saya. Saya cuma dia, speechless. Ini bahkan baru bimbingan pertama dan dia sudah mau menandatangani laporan saya. WOW! Dia bilang, print yang baru. Dia tanya apa besok saya ada urusan ke kampus. Saya bilang nggak ada. Dia bilang dia bisa ditemui besok di kampus jam 2-3 sore. Saya menyetujuinya dan bersedia menemuinya besok. Dia tanya rumah saya di mana, naik apa, dan berapa lama ke kampus. Saya menjawab semuanya. Dia terkejut karena membutuhkan waktu lama untuk ke kampus dan rumah saya cukup jauh. Dia bilang akan menyusahkan saya kalau besok harus datang lagi untuk khusus menemuin dia. Kebetulan kemarin entah kenapa saya bawa print laporan yang sudah diperbaiki beserta lembar penilaian kasus. Padahal saya nggak pernah membawa buku nilai kalau baru pertama kali bimbingan. Saya bilang ke Mr B bahwa saya membawa semua yang diperlukan. Dan dia langsung menandatangani semua berkas-berkas yang ada. Dia tanya apakah saya merayakan Natal, saya bilang iya. Dia langsung menyalam tangan saya dan berkata, “Selamat Natal, ya”. Ya ampuuun, Mr B was super nice today. He really made my day. Merry Christmas to you too, Mr B!
  • Sudah 6 laporan yang terkumpul. Nggak menyangka. Padahal saya, kan, nggak rajin-rajin banget.
  • Meminta tanda tangan para dosen untuk rekapitulasi nilai. Banyak dosen yang mudah dimintai tanda tangan. They were nice. Bahkan pembimbing thesisku bertanya kapan mulai thesisnya. Waah, senang dia perhatian dan mengingatkan saya. Segera ya, Bu.πŸ™‚
  • Pulang tanpa kehujanan. Cuaca sangaaaat baik pada saya hari ini.
  • Mendapati seorang teman menyebut saya di note Facebook-nya. Katanya dia suka baca blog saya dan sering merasakan hal yang sama dengan apa yang saya tulis. Waah, saya nggak pernah berharap ada orang yang baca blog saya karena biasanya saya nulis karena mau curhat aja. Tapi mengetahui ada yang membaca blog saya dan merasa senang karenanya membuat saya sangat, sangat senang. Oh ya, teman saya itu, Jillian, juga punya blog. Bisa dibaca di sini.
  • Mengobrol dengan seseorang di YM dan mengetahui bahwa saya beruntung karena mengenalnya. Makasih, dearπŸ™‚.

Thank You, Lord. This must be the Christmas gift from You. I love You.

4 thoughts on “My Lucky Day

  1. Pagi ini dia menanyakan keadaan dan perasaan saya. Hmm, that text really cheered me up.

    Haha. It is always funny to see, that women loves all those little things man did to them.

    I bet that you will also won a lottery today, if you play any. It’s your lucky day.

    Well, I also have to admit it, its a relief to read your posts. You’ll be surprise once you realise how many people stick to read your blog.πŸ™‚

    Keep blogging.

    Ah, anyway, Merry Christmas.

  2. waaaahh,.. emang yah mi, kalo udah jalannya, pasti deh dimudahkan. kayak ada “tangan-tangan Tuhan” ikut membantu. apalagi kalo urusannya udah tugas kuliah, ato jaman skripsi2 dulu.. hehe
    semangat yah mi, untuk thesisnya.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s