Schizophrenia

F66FA81E-A676-CA5D-081A381809DAE658_1

Tiga minggu praktek di sebuah rumah sakit jiwa adalah hal yang menyenangkan buat saya. Bertemu dan interaksi dengan orang-orang yang katanya punya penyakit jiwa seperti schizophrenia adalah hal langka. Mereka yang orang-orang sebut gila dan dijauhi masyarakat sebenarnya adalah orang-orang yang sama kayak kita, they’re nice and fun to be with.

Kadang-kadang ketika mood mereka lagi drop dan halusinasinya muncul, mereka bisa berbicara, tertawa, dan marah-marah sendiri. Tapi ketika kondisinya lagi fit, kita bisa banyak ngobrol sama mereka, walaupun kadang-kadang ide pembicaraannya melompat-lompat atau bisa tiba-tiba meninggalkan kita karena teralihkan perhatiannya oleh hal lain.

Halusinasi dan delusi yang mereka alami adalah hal yang sangaaaat berbeda. Mereka bisa merasa dunia akan hancur, mereka bisa merasa Tuhan berbicara dengan mereka, mereka bisa merasa dirinya adalah orang paling kaya seluruh dunia, atau mereka bisa merasa jadi presiden. And it’s SO fun to know what they’re thinking of. It’s bizzare, but it’s normal for them.

Jangan pikir mereka kayak orang-orang gila di jalan, yang kerjaannya ganggu orang, nggak pake baju, dan ketawa-ketawa nggak jelas. Not all schizos are like that. Memang ada tipe schizo yang kayak begitu, tapi nggak semuanya. Mereka bisa terlihat sangaaaaat normal. Mungkin kita tahunya mereka berbeda kalau kita mulai bicara dan tahu isi pikiran mereka.

Walaupun orang-orang schizophrenia nggak bisa sembuh tapi mereka bisa dikontrol dengan obat-obatan yang harus mereka konsumsi seumur hidup mereka. Kalau mereka teratur makan obat, mereka akan terlihat sangat normal. Mereka bisa bekerja jadi apapun. Saya pernah ketemu dengan orang penderita schizo yang lagi koas jadi dokter (and happened to be cute. hihihi), guru, pengacara, dan banyak hal lainnya. They drive cars, they talk like normals, they work as usual.

Penyebab schizophrenia bisa dari genetik. Jadi kalau punya orang tua atau saudara yang menderita schizophrenia, mungkin juga kita punya genetik schizophrenia dalam diri kita. Orang schizophrenia nggak bisa sembuh karena di otak mereka ada semacam plak yang berbeda dari orang biasa lainnya.

But really, don’t be afraid of them. They are as nice as us and they’re around us.

*akibat baca DSM IV-TR dan Abnormal Psychology di Sabtu pagi X)

** Gambar diambil dari sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s