Dear Tuhan,
Tuhan saya lagi kesal. Saya lagi nggak bisa berbaik-baik hati sekarang. Saya nggak bisa senyum walaupun udah dipaksakan.

Tuhan, saya lagi nggak mau melihat dosen-dosen ini dulu. Saya benci mereka. Saya benci kampus ini. Saya benciiii, Tuhan. Saya tahu nggak baik merasakan kemarahan seperti ini. Tapi Tuhan saya nggak bisa. Saya nggak mau ada di sini lebih lama.

Tuhan, bantu saya untuk meredakan amarah ini. Bantu saya untuk memaafkan (walau saya tahu salah mereka yang seperti itu!). Bantu saya untuk tenang. Bantu saya untuk tersenyum pagi ini. Bantu saya mengingatkan tujuan awal saya harus berada di kampus ini.

Tuhan, saya mau jadi seorang psikolog yang baik. Saya mau bantu orang. Saya mau jadi berkat buat orang. Dan kalau Tuhan kasih semua hal-hal buruk untuk terjadi sama saya, saya tahu Tuhan mau saya belajar untuk lebih sabar dan lebih menerima bahwa nggak semua hal bisa saya atur. Tapi Tuhan yang punya kemampuan untuk mengatur semuanya. Saya ada di dalam rencana Tuhan. Dan itu indah. Saya cuma percaya itu.

Saya tahu itu susah, Tuhan. Tapi bantu saya ya, Tuhan. Buat hari ini jadi lebih baik.

Love you, God.

Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s