Tuhan Nggak Tetanggaan

Ketika sedang membaca skripsi seorang adik kelas, saya dan seorang teman lagi ngobrol dan becandaan. Lalu nggak tahu gimana saya bilang, “Gue sih pasti masuk surga, Mas”.

Trus dia nyeletuk, “Emang Tuhan kita sama?”

Kebetulan saya dan dia berbeda agama.

Saya menjawab, “Tuhan kita pasti sama. Masa Tuhan kita tetanggaan. Tuhan kan cuma satu”.

Dan pembicaraan ini tidak diperpanjang lagi.

Saya percaya Tuhan cuma satu. Nggak ada yang namanya Tuhan-nya orang Kristen, Tuhan-nya orang Islam, Tuhan-nya orang Buddha, atau Tuhan-nya orang Hindu. Tapi kenapa semua kelihatan berbeda karena kita menyembah dengan cara-cara yang berbeda pula.

Saya percaya Tuhan tidak menciptakan agama. Manusia menciptakan agama. Manusia menciptakan sistem kepercayaan. Tapi kalau mau berhubungan sama Tuhan sebenarnya hanya sederhana saja. Nggak perlu ribet nunggu sistemnya jadi.

Jadi, saya nggak percaya Tuhan kita beda. Karena kalau Tuhan kita beda pasti Tuhan kita rumahnya tetanggaan, ya. Hihi.

One thought on “Tuhan Nggak Tetanggaan

  1. Tuhan itu satu. Ada sebelum ciptaanNya ada dan tetap ada meski ciptanNya telah tiada.

    Kenapa banyak Agama ? karena Agama ada pada masanya

    pada masa nabi Adam, ada agama jelas bukan seperti agama2 yang ada sekarang yang diakui oleh pemerintahπŸ™‚

    jadi Agama diciptakan oleh Tuhan bagi setiap kaum.
    kaum nabi Nuh, Nabi Isa dll.

    saya pernah mengalami hal yang anda alami sekarang.

    Semua adalah perjalan hidup saudaraku. ada masanya …..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s