Not Just Good, But Great

Beberapa hari yang lalu ketika saya dan beberapa orang teman sedang di dalam mobil dan mendiskusikan hal-hal seputar perbedaan laki-laki dan perempuan, teman saya nyeletuk bilang: Ibu rumah tangga itu beda lho sama nyonya rumah tangga.

Oh ya?

Ibu rumah tangga itu adalah perempuan/istri yang mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga, seperti mengepel, menyapu, memasak, mencuci, dan pekerjaan lain yang biasa dikerjaan pembantu rumah tangga. Sedangkan nyonya rumah tangga adalah perempuan/istri yang membiarkan pembantu untuk mengerjakan pekerjaan dasar (menyapu, mengepel, mencuci, dan memasak), tapi dia bertanggung jawab dengan mengecek setiap hal di rumahnya dengan teliti. Nyonya rumah tangga ini mungkin nggak sempat mengerjakan pekerjaan rumah karena dia punya karir di luar.

Lalu saya berpikir. Ternyata ada sebutan nyonya rumah tangga, ya. Hm, enak juga, sih, cuma tinggal mengontrol rumah. Tapi entah kenapa, saya selalu kagum sama seorang perempuan yang bisa melakukan semuanya: dari pekerjaan rumah yang dasar sampai kerjaan di luar rumah.

Lagipula kalau suami saya terus-terusan dikasih makan masakan pembantu, mending kawin sama pembantu aja, kan (oh GOD, help me to cook)? Lagian yaaah, jaman sekarang tuh makin jarang cewek yang bisa masak, ngepel, nyapu, dan cuci piring karena semua udah ada pembantu yang ngerjain (yah, seperti saya inilah), makanya saya pengen jadi cewek yang nggak sekedar pintar di luar, tapi pintar di dalam.

Setelah dipikir-pikir cita-cita saya jadi super mom kali ya? Hihihi. Nggak mau jadi biasa-biasa aja, tapi mau jadi yang luar biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s