.My 10 Things.

Hawa-hawa libur mulai kerasa banget, deh. Mulai malas bangun pagi (ehm, ini sih emang tiap hari kayaknya. Hehe), mulai pengen cepat pulang, dan mulai menghitung hari. Kalau biasanya saya merencanakan kegiatan ini-itu buat hari libur, tapi kali ini nggak merencanakan apa-apa. Mau santai aja. Mau ngobrol-ngobrol ama bokap-nyokap yang mulai merasa saya jarang di rumah akibat terlalu sibuk hura-hura di luar. Hehe.

Beberapa hari ini lagi malas nulis. Lagi terlalu capek mungkin, ya. Terlalu maksain badan buat bersenang-senang, padahal saya ini kan energinya nggak banyak-banyak amat. Tipe orang yang butuh banyak istirahat juga. Butuh tidur 8 jam (miss my 8 hours sleep).. Ya udah, sekarang dirangkum aja apa yang terjadi belakangan ini.

1. Hari Senin kemarin, pas berangkat ke kempus, saya ketiduran di bis. Kelewatan sampai Gunadarma. Pas bangun, bis udah kosong. Buru-buru saya turun dan langsung naik angkot ke arah sebaliknya.

2. Niatnya adalah ke kos dulu, untuk kembali melanjutkan tidur (aiiiih, pemalas abis. Hehe), tapi di depan gang kos ada banyak polisi yang menutup jalan. Dikira lagi ada aksi penggerebekan geng narkoba. Ternyata ada penemuan mayat. Hiiiii, serem. Gara-gara itu memutuskan untuk nggak nginep di kos. Nanti hantunya datang gimana? Sudaaah.. jangan tertawakan saya.

3. Pulangnya disambut nyokap dengan rendang kesukaan. Aiiih, makanan rumah emang paling enak, deh. Cuma sempat mandi dan makan tanpa leha-leha udah harus pergi sama nyokap ke kebaktian di rumah teman. Senang bisa ketemu teman-teman dan becanda. Bikin hari jadi lebih baik. Sampai rumah jam 11 malam. Tepar bersama nyokap yang suaranya makin habis.

4. Berbincang-bincang dengan seorang teman di kampus (sebut saja Wita. Hihihi). Dia bilang saya udah banyak berubah dari semester satu. Lebih terbuka, lebih bisa ngomong kalau nggak suka, lebih berani. Hm.. then I should thank them who made me like this. =)

5. Merasa bingung dan kesal dengan seorang ibu yang menelantarkan anaknya sendiri. Malah sibuk bersenang-senang dengan hidupnya. Heeeeyyyyy! Lo tuh yang perlu ke psikolog, bukan anak lo!!!!!! Uuups, maaf kesalnya masih kerasa, nih.

6. Ikut bergembira untuk temannya yang baru aja jadian sama si om (cuma ngikutin sebutan anak-anak yang lain, kok, De.. Hehehe). Pizzanya masih ditunggu di Kavling DKI, lho. Sama kabar-kabarnya ada juga temannya yang mau tunangan. Woow, ikut bahagia juga. One of us already thought about serious life. Congratz, guys!

7. Menyadari bahwa saya bisa hidup tanpa TV sejak ngekos. Padahal dulu mana bisa saya hidup tanpa TV. Kerjaannya nonton di depan TV mulu sampai minus mata nambah. Tapi sekarang malah merasa tidak bisa hidup tanpa internet. Hahaha.

8. Melakukan kebodohan sendiri di Starbucks PIM. Mengira bahwa koneksi internet di Starbucks dodol banget karena selama berjam-jam di sana cuma bisa connect selam 15 menit aja. Tapi ternyata pas pulang baru nyadar, saya belum menyalakan wifi di laptop saya. Oooalaaaah, pantes ga bisa connect. Dodol amat deh. Haahahaha.

9. Mulai berpikir seharusnya nggak ada yang bikin gue nggak pede.. Tapi kenapa masih suka nggak pede aja, ya?

10. Wanna be a more stable woman.

Have a great day, guys. Jangan lupa ikut pemilu, ya.. Cup cup muaaach!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s