.Sehari Bersama Simuk.

Akhirnya setelah sekian lama, saya bisa juga bersenang-senang. Jalan-jalan tanpa sama sekali mikirin tugas. Hari ini di kampus, tugas kami (saya, Wita, Andi, Ade, Simuk, dan Agit) adalah mengerjakan tes TAT. Lalu ada tugas individual, di mana kami harus menginterpretasikan 3 kartu TAT. Tapi pas ngerjainnya boleh bareng kelompok. Secara kelompok ini asik banget (whoahahaha!). Sepanjang ngerjain kita saling ngeledek dan becandaan. Bikin jiwa sehat.

Trus si Simuk, pria gemuk berbadan besar itu, minta ditemenin Ade sampai jam 6 sore di kampus karena dia ada janji ketemu orang malamnya. Trus tiba-tiba ada yang kasih ide untuk nonton di Detos. Woooow! Langsung deh yang lain mau pada ikutan. Jadi kita cepetin buat tugasnya dan segera kabur ke Detos, walau harus menembus derasnya hujan.

Kita nonton film Kambing Jantan. Filmnya lumayanlah, ya. Cukup menghibur dan bikin ketawa, terutama saat kita lagi butuh ketawa begini. Nah, pulangnya si Simuk minta ditemenin ke tempat orang di kawasan Gema Pesona, Depok. Dia mau bayar ganti rugi karena habis nabrak mobil orang itu. Ya sudahlah ya, saya temenin. Secara besok nggak ada tugas juga.

Ternyata perjalanan lumayan jauh. Jalannya naik turun serasa mau ke Puncak. Dan kita berdua terkaget-kaget melihat daerah rumanya yang elit. Sempat muter-muter komplek untuk nyari bloknya, tapi kemudian kita berpikir jangan-jangan rumah super mewah yang ada di depan itu ya. Kita berbalik dan ternyata, rumah yang dituju letaknya tepat di sebelah rumah mewah itu. Rumah orang itu juga mewah, dua rumah dijadiin satu gitu. Cuma mungkin masih lebih sederhana daripada sebelahnya yang kayak rumah di sinetron. Di depan rumahnya berjajar beberap mobil. Gila ini orang pasti kaya berat!

Bertemu dengan pemilik mobil yang ditabrak Simuk itu. Kelihatan kayak orang yang sederhana padahal tajir mampus. Trus kita basa-basi sebentar. Dia cerita itu rumah bapaknya yang lagi stroke. Dia punya usaha keluarga sebuah resort keluarga di Serpong (yang pas dia kasih lihat brosurnya, oh my God, harga per kamarnya aja 3 juta! Mahal amit! Ini mah kaya banget!). Dia juga cerita kalau rumah di sebelah adalah rumah kakaknya (yang berarti rumah super mewah tadi). Pas saya dan Simuk mau pulang, kita memperhatikan rumah sebelah yang mobilnya di depan buanyaak banget (ada 5 kali ya) . Udah kayak showroom mobil aja. Dan kita berdua ketawa ngakak melihat kemewahan itu!

Setelah pulang dari sana, saya dan Simuk memutuskan untuk makan pecel ayam di warung pinggir jalan. Gila laper banget! Baru nyampe kos lagi jam 10 malam! Jadi dari jam 9 pagi sampai 10 malam, saya menghabiskan waktu bareng Simuk. Ketawa ngak nggak jelas!

Senaaaaang! Bisa sehari tanpa ngerjain tugas. Thanks for today.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s