.Antara Perempuan, Hukum, dan Salon Muslimah.

Walaupun kemampuan mata untuk melek tinggal 5 watt, tapi nggak tahan untuk nulis. Jadi ada 2 kejadian penting selama 2 hari ini.

1. Kristi Poerwandari

Belajar tentang KDRT bersama seorang dosen favorit saya (karena bukunya udah kasih inspirasi pas dulu bikin skripsi. Harusnya saya minta foto dan tanda tangan dia, ya. Hehe), belajar mengenai keadaan korban-korban KDRT bersama seorang polisi beneran (walaupun sebenarnya saya nggak simpatik sama polisi, tapi kali ini bolehlah), dan belajar psikolegal sama seorang dokter spesialis forensik. Belajar 3 hal ini bikin saya sadar kalau ternyata selama ini saya tertarik dengan hal-hal yang berbau perempuan dan hukum. Merasa bahwa perempuan masih dinomorduakan dan masih lemah dari segi hukum. Saya masih suka gregetan sama hal ini. Misalnya aja perempuan yang mau dipoligami, apalagi cuma dengan nikah siri (terlepas dari boleh tidaknya dari segi agama, ya), bikin saya bingung setengah mati karena posisi mereka rentan banget sama masalah di masa yang akan datang. Dan karena ada pengaruh sosio budaya, di mana perempuan harus begini begitu, bikin perempuan makin terjepit. Hiks, sedih, deh. Makanya saya senaang banget kemarin baru tahu kalau sekarang udah ada UU Penghapusan KDRT yang isinya bisa lebih menjerat pelaku-pelaku KDRT (pelaku KDRT bisa laki-laki atau perempuan, lho). Yeeey! Senangnya, semoga bisa menolong korban-korban KDRT itu. Oh ya, dulu skripsi saya tentang perempuan yang dipoligami, lho. Jadi secara nggak sengaj, saya sudah menemukan apa yang saya suka dari dulu. Btw, kuliah 2 hari ini bikin saya nggak ngantuk sama sekali jadinya. Dengerin pengalaman mereka sangat menyenangkan (sekaligus bikin hati miriiiis banget).

2. moz5

Pertama kalinya ke salon di Depok. Saya dan seorang teman mencoba sebuah salon secara random. Dan masuklah kami ke sebuah salon khusus muslimah. Lucu juga karena saya bukan muslim. Capsternya semua berjilbab. Lagu yang bergema adalah lagu rohani muslim. Semuanya perempuan (ya iyalaaah). Tapi yang paling penting, dengan harga yang Rp 35 ribu, saya bisa dapat kenikmatan maksmimal. Kepalanya dipijit 10 menit, punggungnya dipijit 20 menit dan itu rasanya enaaaaak banget, tangannya dipijit 10 menit. Ditambah digosok dengan scrub dan diluluri lotion. Gilaaa, nikmat. Setelah itu diblow yang bagus. Aduuh, kalau begini baru namanya puas! Hihihi. Setelah itu makan chinese food di dekat salon itu. Makan nasi goreng yang enaaaaak banget, porsinya juga bisa bikin perut kenyang sampe pagi, dan yang paling penting harganya di bawah Rp 10 ribu. Sedaaap!

Dua hari yang menyenangkan tapi melelahkan juga. Well, yang penting saya udah dapat pengalaman yang berharga banget hari ini.

Hope you enjoy yourself too, guys!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s