.Surat Cinta.

Menemukan buku ini:

kepada-cintaΒ “Kepada Cinta: True Love Keeps No Secret”. Buku ini berisi surat cinta dari beberapa penulis. Dari penulis yang udah terkenal, seperti Adhitya Mulya, Raditya Dika, Moammar Emka, Christian Simamora, sampai pnulis-penulis baru.

Surat-surat cinta di sini benar-benar bikin saya merasakan lagi yang namanya jatuh cinta, patah hati, menunggu, dan berharap. Ada satu surat cinta, tulisan Raditya Dika, yang bikin saya jatuh hati setengah mati. Hm, mungkin karena pernah merasakan hal seperti itu juga, ya. Jadi ini saya sadur dari buku itu (hal 151).

Dari Raditya Dika.

“Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian”

Kepada kamu,

Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan, di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta semua detil yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci untuk berada dalam posisi itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekedar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang salah aku artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi- salah mengartikan dengan penuh percaya diri?

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke seluruh tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahann kecil yang ada dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku bisa benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena di dalam perasaan menggebu-gebu ini, dibalik semua rasa kangen, akung, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian.

——————————————————————————————————————————————–

Surat cinta yang bagus banget. Mengingatkan pada saat saya sedang takut jatuh cinta karena takut semua itu cuma saya yang merasakan. Takut untuk sendirian di dalam perasaan ini. Well, been there before. Semua yang ditulis di atas: deg-degan, menunggu-nunggu SMS, telepon, atau online, canggung, ketakutan.. Semuanya pernah. It was a good letter, knowing that I’ve felt it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s