.Peluk.

hug

Mungkin karena hujan, mungkin karena mood yang kacau balau, mungkin karena kuliah yang bikin ngantuk, mungkin karena masalah yang ingin saya hindari, saya memilih untuk tidur.

Tidur sepanjang jalan di Debora, tidur sesampainya di rumah, (hampir) tidur ketika mendengar dosen berceloteh di depan, padahal saya duduk tepat di depannya tapi baru kali ini saya benar-benar tidak bisa menahan kantuk.

Setiap hari pulang dengan mood yang kurang baik, perasaan berkecamuk, dan kelelahan luar biasa.

Ketika menaruh tas, duduk di atas tempat tidur yang empuk, memandang sekeliling, lalu tiba-tiba saya merasa sendiri. Merasa bingung harus menelepon siapa. Merasa nggak punya pegangan. Merasa bisa jatuh sendirian.

Kemudian ada perasaan itu menjalar di dalam hati…

Saya ingin dipeluk saat ini. Ingin sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s