.Real/Kamuflase?.

Ini seperti bukan saya. Untuk hal sebesar ini, pasti saya udah nangis meraung-raung, ga bisa makan, ga bisa tidur.

Tapi dari kemarin saya ga seperti itu. Nangis iya, berkaca-kaca iya, sedih iya, tapi cuma bentar. Bisa tidur. Bisa makan. Bisa ketawa. Bisa seyum. Bisa mengontrol emosi.

Dan saya takut menghadapi emosi saya yang seperti ini. Karena itu bukan saya. Saya ga seperti ini seharusnya. Saya terlalu tenang dan tough untuk hal sebesar ini.

Jadi saya mulai mikir-mikir: apa saya sedang merepress-nya karena hal tersebut terlalu menyakitkan untuk diingat. Apa saya sedang lari dari sesuatu yang harusnya saya hadapi? Saya ga tahu. Yang saya tahu, saya takut kalau ketika saat-saatnya saya (harusnya) sudah dalam proses tenang, saya malah baru sadar, saya malah baru nangis meraung-raung, saya malah baru merasa sakitnya minta ampun.

Tapi saat ini saya memang baik-baik saja. Saya benar-benar merasa kuat. Saya merasa bisa menghadapi apapun.

Jadi apa yang saya hadapi ini sebenarnya real atau ga, sih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s